Bahaya Kristenisasi di Sekitar Kita


Penulis: Al Ustadz Abu Ibrahim Abdullah bin Mudakir al-Jakarty

 

Sebagaimana kita ketahui kebencian dan permusuhan orang-orang kafir dari kalangan Yahudi dan Nashrani tidaklah samar bagi seseorang yang sedikit saja memiliki ilmu agama. Mereka berusaha dengan berbagai macam cara untuk memurtadkan kaum muslimin dari agamanya. Mulai dari cara yang paling halus sampai yang terang-terangan, dari cara yang paling lembut sampai dengan cara yang paling kasar. Maka wajib bagi kaum muslimin untuk berhati-hati dari makar dan tipu daya mereka serta dari upaya kristenisasi yang dilakukan di mana-mana. Allah Subhaanahu wa ta’ala berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا

“Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (Qs. at-Tahrim : 6)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “ Setiap dari kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungan jawabannya, seorang laki-laki (suami) pemimpin didalam rumahnya dan dia akan ditanya tentang kepemimpinannya, dan seorang istri pemimpin dan akan ditanya tentang kepemimpinannya.” (HR. Bukhari  dan Muslim)

Sebesar – besar sebab seseorang masuk neraka bahkan kekal didalamnya adalah murtad (keluar dari agama islam) pindah ke agama nasrani atau yang lainnya. Maka wajib bagi kita untuk memelihara diri  dan keluarga kita dari upaya – upaya kristenisasi, karena kalau sampai seseorang murtad pindah agama menjadi seorang kristen akan memasukkan seseorang kedalam  neraka selama-lamanya. Dan hal ini, yaitu menjaga keluarga kita dari kristenisasi sebagai bentuk penunaian amanah yang Allah amanahkan kepada kita sebagai seorang pemimpin yang akan ditanya tentang kepemimpinan kita.

Adapun tentang kebencian dan permusuhan mereka serta upaya mereka untuk memurtadkan kaum muslimin dari agamanya Allah, Ta’aalaa berfirman dalam banyak ayat tentang hal itu, di antaranya :

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ

“Dan orang-orang Yahudi dan Nashrani tidak akan rela kepadamu (Muhammad) sebelum engkau mengikuti agama mereka.” (Qs. al-Baqarah : 120)

مَا يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَلاالمُشْرِكِينَ أَنْ يُنَزَّلَ عَلَيْكُمْ مِنْ خَيْرٍ مِنْ رَبِّكُم

“Orang-orang kafir dari ahli kitab (Yahudi dan Nashrani) dan orang-orang musyrik tiada menginginkan diturunkannnya sesuatau kebaikkan kepadamu dari Rabbmu. (Qs. al-Baqarah : 105)

 

وَدَّ كَثِيرٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يَرُدُّونَكُمْ مِنْ بَعْدِ إِيمَانِكُمْ كُفَّارًا حَسَدًا مِنْ عِنْدِ أَنفُسِهِمْ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْحَقُّ

“Sebagian besar ahli kitab (yahudi dan nasrani) menginginkan  agar mereka mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. (Qs. al-Baqarah : 109)

 

وَلا يَزَالُونَ يُقَاتِلُونَكُمْ حَتَّى يَرُدُّوكُمْ عَنْ دِينِكُمْ إِنِ اسْتَطَاعُوا

“Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka dapat mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran) seandainya mereka sanggup.” (Qs. al-Baqarah : 217)

 

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ لِيَصُدُّوا عَنْ سَبِيلِ الله

 “Sesungguhnya orang-orang kafir menginfaqkan harta-harta mereka untuk menghalangi (manusia) dari jalan Allah.“ (Qs. al-Anfal : 36)

 

وَدُّوا لَوْ تَكْفُرُونَ كَمَا كَفَرُوا فَتَكُونُونَ سَوَاءً

“Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka).” (Qs. an-Nisa’ : 89)

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تُطِيعُوا فَرِيقًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ يَرُدُّوكُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ كَافِرِينَ

“Hai orang-orang beriman, jika kamu mengikuti sebagian ahli kitab (yahudi dan nasrani), niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir sesudah kamu beriman.“ (Qs. Ali Imran : 100)

 

Banyak cara yang dilakukan oleh orang-orang Kristen untuk mengkristenisasi (mengkristenkan) umat Islam di antaranya :

  1. Mengutus para misionaris kristen ke negeri-negeri Islam di berbagai penjuru, untuk mengajak kaum muslimin murtad dari agamanya.
  2. Membangun gereja di negeri-negeri kaum muslimin.
  3. Membagi-bagikan buku-buku mereka guna menebarkan keraguan kepada ummat Islam terhadap agamanya.
  4. Membagi-bagikan sembako kepada rakyat miskin yang beragama Islam dengan menawarkan supaya mereka pindah agama.
  5. Dengan cara membuka balai pengobatan untuk kaum muslimin dengan tujuan untuk memurtadkan kaum muslimin dari agamanya.
  6. Mendirikan sekolah-sekolah atau lembaga pendidikan yang mengajarkan agama mereka. Yang ditampakkan seakan-akan murni pendidikan formal.
  7. Kristenisasi melalui media-media informasi yang disebarluaskan ke negeri-negeri kaum muslimin.
  8. Menikahi wanita kaum muslimin setelah mempunyai anak lalu pindah ke agama semula sehingga tak sedikit yang akhirnya sang istri menjadi murtad mengikuti agama suaminya.
  9. Di antara mereka ada yang dengan cara menyihir atau menyantet sebagian muslimah. Dengan menawarkan kalau mau sembuh harus murtad dari agama islam pindah ke agama Kristen..!!!
  10. Mengadakan kebaktian di rumah-rumah di tengah-tengah lingkungan kaum muslimin, dengan tujuan menampakan syiar-syiar mereka sehingga dilihat oleh kaum muslimin dan anak-anak kaum muslimin.
  11. Dan banyak lagi cara-cara mereka untuk mengkristenisasi kaum muslimin.

Wahai sudaraku, berhati-hatilah dari upaya orang-orang Kristen untuk mengkristenisasi kaum muslimin dan anak-anak kaum muslimin. Karena jika seseorang sampai keluar dari agamanya maka ancamannya di dunia dan di akhirat sangatlah dahsyat. Dalam hal ini Allah Ta’alaa berfirman :

وَمَنْ يَرْتَدِدْ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَأُوْلَئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَأُوْلَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

“Barangsiapa yang murtad di antara kalian dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.” (Qs. al-Baqarah : 217)

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabada :

من بدل دينه فا قتلوه

“Barangsiapa yang mengganti agamanya (murtad) maka bunuhlah dia.” (HR. Bukhari dari Ibnu Abbas Radiyallahu anhu)

Disamping itu tidak boleh seorang muslim yang mengaku mencintai Allah dan Rasul-Nya berloyalitas, berkasih sayang dengan orang-orang kafir. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala :

لا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ أُوْلَئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ الإِيمَانَ وَأَيَّدَهُمْ بِرُوحٍ مِنْهُ وَيُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا رَضِيَ اللهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ أُوْلَئِكَ حِزْبُ اللهِ أَلا إِنَّ حِزْبَ اللهِ هُمُ المُفْلِحُونَ

Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum  yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak, atau saudara-saudara, ataupun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. Dan dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung.” (Qs. al-Mujadilah : 22 )

Jangan dipahami dari sini boleh bagi kita untuk mendzalimi atau berbuat dzalim terhadap mereka, maka itu pemahaman yang keliru. Wajib bagi kita untuk membenci mereka dan menanamkan permusuhan kepada mereka karena itu merupakan konseksunsi keimanan akan tetapi tidak boleh juga berbuat dzalim dan aniaya kepada mereka. Haram hukumnya.

 

Maka sebagai seorang muslim kita harus peduli terhadap kaum muslimin lainnya, dengan menasehati dan membantu mereka agar mereka tidak terjatuh kepada upaya kristenisasi yang begitu gencar. Ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk membetengi dari upaya –upaya kristenisasi :

  1. Memperkokoh aqidah kaum muslimin dengan menggiatkan dakwah mengajarkan aqidah yang benar.
  2. Membangkitkan kesadaran beragama yang benar dan pembelaan terhadap agamanya.
  3. Memperingatkan kepada ummat akan bahayanya kristenisasi bagi kehidupn seseorang di dunia dan akhirat
  4. Membantu kaum muslimin dan saling tolong-menolong di antara mereka.
  5. Memperingatkan bahaya bepergian ke negeri kafir.
  6. Menjaga persatuan dan ukhuwah Islamiyah di atas manhaj yang haq.

Itulah di antara yang harus kita lakukan untuk mencegah upaya kristenisasi yang begitu gencar di mana-mana. Bukan dengan cara anarkhis (brutal) dan demonstrasi karena hal ini bukanlah bagian dari ajaran Islam di samping itu hanya membawa kejelekkan bagi kaum muslimin.

Dinukil dari:

http://tauhiddansyirik.wordpress.com/2011/05/21/bahaya-kristenisasi-di-sekitar-kita/#more-780

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s