Berita Aktual Mujahidin Ahlus Sunnah VS Syiah Rafidhoh Di Dammaj Yaman (Insyaa Allooh Update Tiap Hari)


Alhamdulillah, tanggal 1 Muharram kemarin Syaikh Yahya bin Ali Al Hajuri resmi menyerukan jihad melawan kaum kafir syi’ah hutsiyin. Syi’ah telah mengepung warga Dammaj (sunni) selama lebih dari 40 hari,  melarang masuknya pasokan sembako, obat-obatan, bantuan medis, dan bahkan melarang warga Dammaj untuk berangkat menunaikan haji… tak cukup sampai di situ, mereka bahkan menghujani warga sipil yg terdiri dari para santri, kaum wanita, anak-anak, dan manula dengan ratusan mortir dan senjata berat lainnya hingga menimbulkan korban jiwa (hingga kemarin) sebesar 23 syuhada (nahsabuhum kadzalik wallaahu hasiebuhum), salah satunya adalah Shalih, santri asal Indonesia; dan  santri asal Malaysia… rahimahumullah. Di samping jatuhnya 30 korban luka-luka. Sedangkan di pihak Syi’ah ada sekitar 60 orang yang terbunuh… sebagaimana yang diberitakan oleh salah satu televisi.

Hari ini, Senin 3/1/1433 H, jam 9.54 pagi tadi, ada beberapa berita baru dari medan jihad Dammaj sbb:

“Hari ini masih diwarnai oleh pengepungan pihak Syi’ah, yang juga diiringi turunnya curahan berkah dari Allah terhadap persediaan makanan dan minuman ahlussunnah. Aneh memang, melihat markas militer milik pasukan pembelot yang dipimpin oleh Ali Muhsin Al Ahmar bersebelahan dengan Darul Hadits di Dammaj, dan mereka memiliki banyak amunisi dan senjata berat, mendengar tangisan anak-anak yang kelaparan dan jeritan para wanita, akan tetapi tak seorang pun dari mereka yang tergerak hatinya… hasbunallaahu wani’mal wakiel.

kelihatannya, komandan markas ini mungkin -atau pasti- ikut terlibat dalam makar kaum Hutsiyyin dll terkait pengepungan dan penggempuran atas kota Dammaj, akan tetapi Allah berhasil menggagalkan makar mereka.

Sebelum penggempuran, Si Rafidhi Hutsi yg bernama Abu ‘Ali Al Hakim yang jahat itu pernah berkata: “Tiga jam saja aku akan merebut Barraqah dan menangkap Al Hajuri (maksudnya Syaikh Yahya), kalau tidak maka silakan kalian sumbat mulutku dengan sepatu kalian”… semoga Allah membisukan mulutnya!!

Sejauh ini, mereka telah menghujani wilayah Barraqah dan Qasbah dengan lebih dari 200 mortir Hawn kaliber besar, menengah dan kecil. belum lagi tembakan-tembakan dari tank -yang kemudian dibakar oleh Allah-, meriam, dan rudal-rudal anti pesawat, plus rentetan senapan mesin… tinggal rudal Katiosha dan pesawat tempur saja yang tidak mereka miliki.

Mereka merangsek dengan 2000 personil, dan mendaki gunung Barraqah seperti kawanan belalang sambil meneriakkan: “Kami akan makan gat (sejenis ganja) di  mesjidnya Al Hajuri !!”.

Sebagian besar ikhwan kita telah menjadi korban, baik gugur maupun terluka… tinggal sedikit saja yang masih bertempur… jazahumullahu khairan. Demi Allah, banyak cerita ajaib yang kita dengar tentang mereka… gambaran sebuah ketabahan yang akan dicatat oleh sejarah.

Insya Allah, akhuna Abu Hamzah Muhammad As Suury (santri asal Suriah) sedang menyiapkan sebuah risalah tentang pengepungan Dammaj serta beberapa ibrah dan karamah yang terjadi di sana. Beliau lah yang selama ini paling berjasa dalam menyampaikan kabar-kabar Dammaj secara berkala.

Hari ini, ikhwan kita menyaksikan ada 4 mayat syi’ah yg tergeletak di Barraqah. Jam satu malam tadi mereka sempat menembakkan rudal anti-pesawat, akan tetapi tidak ada korban jiwa yang jatuh di pihak kita.

Abu Hamzah mengisahkan, “Wallaahi, kami telah mendengar dan melihat adanya pertolongan sangat besar yang Allah turunkan, maka berbahagialah wahai ikhwan… kemenangan insya Allah dekat. Rajinlah berdoa dan berdoa, sebab doa merupakan senjata terbesar kita… Demi Allah, kami melihat sendiri betapa hebatnya pengaruh doa, sebab banyak sekali korban luka parah yang kami saksikan, namun keesokan harinya mereka sudah sehat kembali, padahal korban luka seperti mereka hanya cocok dirawat di ICU… jadi perbanyaklah doa yang dengannya pintu-pintu langit jadi terbuka”.

Kami sampaikan kabar gembira bagi kalian, bahwa sejumlah batalyon dan pasukan tempur dari berbagai kabilah Sunni terus berdatangan ke Sha’da (kota yg menjadi markas Syi’ah Hutsiyiin, yg di dalamnya terdapat kota Dammaj). Mereka datang membawa segenap persenjataan mereka, dan insya Allah dalam waktu dekat kami akan menyampaikan berita-berita mereka.

Tak lupa, kami himbau kembali kepada warga ahlussunnah agar bergerak menuju Dammaj, dan banyak sudah ikhwan-ikhwan yang mendahului kami untuk berangkat ke medan jihad, dan kami pun akan menyusul mereka dalam waktu dekat insya Allah.

disadur dari situs: http://aloloom.net/vb/showthread.php?t=10456

———————————————————————————————————————————————–

Berita hari Senin, 3 Muharram 1433 H

Ada dua ikhwan kita yang terbunuh akibat tembakan sniper Rafidhah tadi malam, yaitu:

1-Sufyan Al Faransi Al Jaza-iri (warga Perancis keturunan Al Jazair), tertembak di Barraqah.

2-Ahmad Al Liiby (warga Libya), juga tertembak di Barraqah.

Semoga Allah menerima mereka sebagai syuhada’ fi sabilillah, dan menghancurkan kaum syi’ah Hutsiyyin la’anahumullah.

Serangan sniper terus berlangsung dengan gencar.  Ada sebuah mortir yang jatuh di gunung para santri, akan tetapi Allah menyelamatkan mereka semua. Demikian pula dengan 3 buah mortir yang jatuh menimpa rumah salah seorang santri, yang kebetulan telah dikosongkan sehingga tidak ada korban.

Di hari yang sama, akhuna Asyraf bin  Shalih Al Hamzi terluka di bagian paha, namun kondisinya sekarang baik-baik saja, wal hamdulillah. Demikian pula dengan salah seorang santri asal Somalia yang juga mengalami cedera ringan di pahanya.

Sumber: http://aloloom.net/vb/showthread.php?t=10456&p=42605#post42605

———————————————————————————————————————————————

Berita hari ini, Selasa 4 Muharram 1433 H.

Hari ini diawali dengan terlihatnya 8 bangkai syi’ah Hutsiyyin yang tergeletak di tanah setelah malamnya mereka berusaha menyerang dengan mobil, akan tetapi ikhwan-ikhwan kita melawan dengan gagah berani dan tidak diketahui berapa korban yang jatuh kecuali setelah keesokan harinya… adapun korban yang tak diketahui maka lebih banyak lagi.

Sejak pukul 9 pagi, kaum Hutsiyyien menyerang gunung Barraqah, Qashbah, dan Madrasah secara membabi buta dengan senjata berat kaliber 37 mm dll. Mereka terlihat histeris dan gila dalam melakukan serangan, namun alhamdulillah tidak ada korban jiwa di kalangan ahlussunnah.

Di saat yang sama, kabilah-kabilah Yaman yang didampingi ahlussunnah telah mencapai perbatasan Kitaf untuk melakukan penerobosan setelah menewaskan sejumlah orang syi’ah. Nampak jelas bahwa kaum Hutsiyyin mulai ketakutan luar biasa dan minta tolong kepada para pendukungnya.

Insya Allah Ahlussunnah belum benar-benar mapan hingga Sha’dah menjadi kuburan massal kaum Rafidhah. Berita lebih lanjut insya Allah menyusul…

sumber: http://aloloom.net/vb/showthread.php?t=10479

——————————————————————————————————————————————

Berita hari Selasa, 4 Muharram 1433 H:

Semalam kami mendapat berita bahwa ada sebuah mobil milik Hutsyiin yang ditumpangi oleh komandan mereka di mantiqah Al ‘Ablah. Mobil tersebut berhasil ditembak hingga meledak, wal hamdulillah.

Masih ada sejumlah berita menarik dari ikhwah di  Wailah yang akan kami kirim nanti, kami sengaja menyimpannya sebagai surprise bagi Kaum Rafidhah. Kami nasehatkan kepada Hutsiyyin agar segera menyerah saja sebelum mendapat kejutan besar tersebut.

Semalam juga terjadi sejumlah operasi militer ketika beberapa unit mobil mencoba menerobos dari Al Mahjar ke An Naqu’, namun ‘disambut’ oleh para ikhwah singa-singa Allah dengan gagah berani. Dan begitu melihat mobil tersebut, para ikhwah segera menembakinya, dan begitu mendapat perlawanan mereka pun ganti menembaki para ikhwah dengan gencar… namun para ikhwah membalas tembakan tersebut dari segala penjuru. Lantas para Hutsiyin menembakkan roket RPG ke madrasah, namun alhamdulillah tidak ada seorang pun yang jadi korban kecuali seorang santri yang luka tangannya.

Hari Selasa kemarin pihak Hutsiyin juga menembakkan sejumlah mortir Hawn ke Barraqah, namun  tidak ada yg jadi korban atas karunia Allah. Penembakan mortir masih terus mereka lakukan sampai detik ini –yakni jam 9 malam tadi, waktu Yaman -pent –. Kami juga mendapat berita bahwa ada sebuah Tim yang sedang berangkat ke sini, dan nampaknya pihak Hutsiyin mulai mundur, walhamdulillah.

Insya Allah tak lama lagi akan ada rekaman video dari bumi Jihad Dammaj, tunggu saja.

disadur dari: http://aloloom.net/vb/showthread.php?t=10479

——————————————————————————————————————————————–

Berita hari Rabu, 5 Muharram 1433 H.

Hari ini masih diwarnai dengan sejumlah unsur Hutsiyyin yang memperketat pengepungan atas Ahlussunnah di Dammaj. Mereka mengira bahwa dengan seperti itu mereka bisa memutus rezeki Allah atas kaum mukminin. Serangan dengan senjata berat terus berlangsung sepanjang kemarin siang, akan tetapi Allah menyelamatkan para ikhwah. Demikian pula tembakan-tembakan sniper terus terdengar dari waktu ke waktu.

Ada seorang akhuna yg mengirimkan rekaman 2 rekaman video dari Dammaj, yg salah satunya menunjukkan bekas-bekas serangan roket, sedangkan yg satu lagi memperdengarkan suara amunisi, ledakan, dan desingan peluru. silakan download di sini.

Lalu akhuna Shalih Al Kurdy dari Mekkah mengabarkan bahwa Syaikh Rabi’ Hafizhahullah telah berusaha menelpon Syaikh Yahya beberapa kali, akan tetapi belum berhasil diangkat.

Kami kabarkan pula bahwa ada seorang santri yang terkena tembakan sniper, yang insya Allah informasi selengkapnya akan kami sampaikan nanti.

sumber: http://aloloom.net/vb/showthread.php?t=10492

==================================================

Berita hari ini, Kamis 6/1/1433 H.

Hari ini masih diwarnai dengan gencarnya tembakan2 sniper syi’ah terhadap warga Dammaj. kemarin ada salah seorang santri bernama Isma’il As Sufi (إسماعيل السوفي) yang syahid -insya Allah- karena tertembak oleh sniper.

berikut ini adalah sekumpulan foto dan video dari Daarul Hadits Dammaj.

ini link2 video:

(video yg menunjukkan sebuah toko yg kosong)

(video yg menunjukkan salah satu rumah santri yang kejatuhan mortir)

(video salah satu tempat pembuatan roti yg tak lagi berfungsi akibat tidak adanya pasokan BBM dan tepung selama lebih dari 40 hari !!)

adapun foto2nya bisa antum lihat di sini.

salah satunya ialah bekas2 peluru yg mengenai bangunan Daarul Hadits, bahkan jendela2 mesjid pun terpaksa ditutup dengan tembok bata demi menghindari tembakan para sniper syi’ah yg tidak mengindahkan kehormatan mesjid sebagai tempat ibadah kaum muslimin, la’natullaahi ‘alaihim !!

foto-foto di atas menunjukkan betapa tragisnya kondisi warga dammaj yg dikepung dan tidak mendapatkan pasokan bahan2 kebutuhan primer sehari-hari selama 45 hari…

berikut ini video yg menunjukkan jenazah para syuhada’ yg terbunuh pada tanggal 1 Muharram, termasuk 2 santri asal Indonesia dan 1 santri asal malaysia, dll… 

catatan: khusus video di atas bukan hasil rekaman para santri Dammaj, sebab mereka melarang pengambilan gambar-gambar makhluk bernyawa dan menganggapnya haram.

video parit-parit keamanan yg dibikin oleh para ikhwah.

Video lembaran plastik yg dibentangkan di gang-gang untuk melindungi warga yg lalu-lalang dari tembakan sniper.

Video rumah penduduk yg seperempat atapnya roboh akibat kejatuhan mortir.

Pompa air yang hendak dihancurkan oleh syi’ah.

Setumpuk roti berjamur yg sudah mengeras dan terpaksa dimakan oleh para santri akibat minimnya bahan pangan.

====================================================

Berita hari Jum’at, 7/1/1433 H.

Hari ini masih diwarnai oleh serangan mortir dan berbagai macam senjata berat lainnya oleh pihak syi’ah terhadap Dammaj. Agaknya mereka sengaja melakukan hal tsb sebagai persembahan untuk kepala wilayah Dammaj, karena telah meminta gencatan senjata dengan pihak Ahlussunnah.

Ada pula yg memberitakan akan kemungkinan datangnya mediator dan panitia baru (untuk mendamaikan).

Sementara ini, pengepungan masih berlaku atas Dammaj -bumi ilmu dan ulama-. Akan tetapi Allah-lah yang memberi rezeki kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya.

Tembakan sniper masih terus terjadi. Mortir hawn juga terus berjatuhan. Semoga Allah menjaga para auliya’-Nya yang beriman, dan memalingkan semua mortir dan tembakan dari Dammaj dan warganya, serta menyelamatkan mereka darinya.

sumber: http://aloloom.net/vb/showthread.php?t=10523

—————————————————————————————–

Berita tambahan hari ini, Jum’at ( 7/1/1433 H):

Akhuna Nasir Al liiby (santri Libya) terkena pecahan mortir kaliber 37 mm di tangan dan pahanya, namun kondisinya alhamdulillah baik-baik saja.

Demikian pula dengan seorang anak umur 4 tahun yg terkena pecahan mortir di pipinya, namun telah ditangani oleh dokter2 ahli.

Sementara ini baku tembak sedang dihentikan, dan tersiar kabar bahwa Abu Ali Al Hakim (komandan Syi’ah yg busuk itu) tewas, wallaahu a’lam sejauh mana kebenarannya.

Ada pula kabar yang intinya bahwa Faris Manna’ (kepala daerah Sha’dah) mengirimkan permohonan damai dan gencatan senjata kepada warga Dammaj, dan meminta pembukaan blokade supaya bahan pangan bisa masuk. Barang kali ini termasuk indikasi yg menguatkan kebenaran tewasnya Abu Ali Al Hakim itu.

Dikabarkan pula bahwa Faris Manna’ sedang menyiapkan tim wartawan & wartawati dari kalangan syi’ah, dan mereka hendak datang ke Dammaj. Akan tetapi boleh jadi ini merupakan tipu daya baru.

Dikabarkan pula bahwa Basunduwah selaku perdana menteri sedang membentuk tim penyidik di Dammaj yang terdiri dari sejumlah anggota dewan, reporter, dokter, dll.

Dikabarkan pula bahwa Husein Al Ahmar dll sedang mengepalai delegasi baru dan ingin memasukkan kafilah. Ia juga ingin agar kondisi kembali seperti sediakala saat sebelum pengepungan, dan masing-masing pihak tetap berada di wilayahnya. Namun agaknya -wallahu a’lam- ini merupakan tipuan baru untuh mengalihkan orang-orang yang datang dari Wailah (untuk memerangi syi’ah).

ويمكرون ويمكر الله والله خير الماكرين

========================================================

Berita hari Sabtu, 8/1/1433 H

Kemarin sore kafilah bantuan logistik berhasil masuk ke Dammaj, dan sebagaimana tradisi jahat kaum Rafidhah, mereka merampas seperlima bantuan tersebut tanpa alasan. Akan tetapi hari ini mereka merampas sepertiganya dan menguasai harta serta makanan rakyat.

Mereka semakin terbakar kedengkian dan gundah gulana melihat masuknya bala bantuan logistik ke daerah ahlussunnah, sehingga merampas sepertiganya secara zhalim.

Mereka demikian stress dan hampir saja gila melihat kondisi di lapangan. Mereka tak percaya bagaimana masyarakat yang terkepung selama lebih dari 47 hari, dan jumlah mereka lebih dari 10 ribu jiwa; kok bisa bertahan hidup??

Akan tetapi tetap saja kehendak Allah yang menang.

Saking dengkinya dengan datangnya bantuan logistik, mereka semalaman gencar menyerang dengan senapan dan senjata menengah lainnya, bahkan sampai berita ini dilansir pun penembakan masih terjadi. Namun alhamdulillah, semua warga dalam keadaan sehat dan tenteram.

Atas izin Allah, kemenangan akan datang segera dan propinsi Sha’dah hari ini sedang panas akibat kezhaliman kaum Rafidhah Hutsiyin… dalam beberapa hari kedepan, antum insya Allah akan mendengar sejumlah kabar gembira tentang kemenangan besar !!

sumber: http://aloloom.net/vb/showthread.php?t=10536

=====================================================

Berita hari Ahad, 9 Muharram 1433 H
Hari ini masih diwarnai oleh pengepungan ketat atas Dammaj, negeri ilmu dan tauhid.
Penembakan sniper masih terus terjadi, dengan berbagai macam senjata ringan dan menengah. Bahkan hampir tak tersisa satu rumah santri pun melainkan terkena tembakan peluru, saking banyaknya. Wanita dan anak-anak pun jadi terbiasa mendengar desingan peluru yg mengganggu tsb… yang kadang memecahkan jendela, menembus pintu, melukai tembok lempung, menembus tandon air di atap, atau melubangi pipa air, dsb…
Para santri tetap bertahan di tempat2 perlindungan mereka dan banyak mengingat Allah… bertasbih setiap siang dan malam, sembari menunggu pertolongan Allah yg insya Allah semakin dekat. Mereka percaya penuh kepada Allah, dan seakan melihat pertolongan Allah dengan mata kepala mereka sendiri.
Alhamdulillah, Allah sering memalingkan peluru2 tadi dari mengenai Ahlussunnah.
Dikabarkan bahwa ada tim penengah dari San’a -untuk kesekian kalinya- yg akan datang (ke Dammaj). Dan mereka semakin tahu siapa sebenarnya Hutsiyyin yang selalu berkhianat tsb.

Koresponden di lapangan mengabarkan bahwa pihak Palang Merang sempat datang untuk mengevakuasi jenazah Hutsiyin yg tewas di Gunung Barraqah. Mereka ada 13 mayat yang salah satunya menggenggam granat sehingga tidak bisa mereka evakuasi dan terpaksa minta tolong pihak syi’ah untuk membantu evakuasi. Akan tetapi para santri melarang mereka untuk naik kecuali tanpa membawa senjata dan peralatan perang, dan dengan syarat tidak boleh membawa serta amunisi dan senjata dari korban Hutsiyin. Alhamdulillah, ini merupakan izzah bagi Ahlussunnah dan kehinaan bagi Hutsiyyin.
————————————————————————————
Berita kemenangan dari Hajur
Perang terus berlangsung antara pasukan Hajur (daerah asal Syaikh Yahya) yg pemberani dengan pihak Hutsiyyin. Para mujahidin Hajur berhasil memukul mundur kaum rafidhah dan menimpakan kerugian besar atas mereka. Beberapa hari lalu mereka berhasil menyapu bersih sejumlah gunung dan desa dari kaum syi’ah, seperti jabal Haddain, Dandal, Niyabah, Bilad Mazra’ah, Jabal Sallaq dan Mantiqah Syathain.
Mujahidin juga mendapat ghanimah cukup banyak berupa 1 unit artileri kaliber 14,5, 1 unit artileri Cheki, 5 pucuk senapan sniper, 50 pucuk senapan dan sejumlah besar amunisi, plus 2 unit RPG (rudal anti-tank).
Mujahidin juga berhasil meledakkan 2 unit Hummer (kendaraan lapis baja) dan menawan 5 orang Hutsiyyin yang salah satunya adalah komandan tinggi. Dan sekarang mereka sedang mengepung seorang komandan lagi di daerah Khaulan Amir.

Pihak rafidhah kemarin berusaha menguasai Jabal Qarr, namun mereka dihadang oleh pasukan Hajur yang gagah berani, dan atas karunia Allah, mujahidin berhasil memukul mundur mereka.
Hari ini, seluruh warga dan tokoh Hajur berjanji setia untuk memerangi Hutsiyyin, dan korban tewas di pihak Hutsiyyin sudah mencapai 50 orang sampai saat ini.

Walhamdulillaahi rabbil ‘alamien. Kesudahan yang baik ialah bagi orang-orang yg bertakwa, dan kecelakaan bagi orang-orang durjana.
Demikianlah berita yg disampaikan oleh salah seorang ikhwan warga Hajur.

sumber: http://aloloom.net/vb/showthread.php?t=10545

Dinukil dari:

http://basweidan.wordpress.com/2011/11/28/berita-jihad-salafiyyin-vs-syiah-di-dammaj-updated/

~**~**~**~**~**~**~

LIPUTAN KHUSUS: Gemuruh Lembah Dammaj + Video Eksklusif (UPDATE)

Kamis, 26 Muharram 1433H |22:19 wib

Dari Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” rofidhoh kerja keras untuk buat kami mati kelaparan dari semua sisi, tapi Alloh membalas makar mereka, sampai kini di dammaj 250-an rofidhoh mati, di kitaf 300-an mati. Seluruh ulama, raja, presiden, pers dan masyarakat dunia dipalingkan hati-hati mereka oleh Alloh untuk dukung Ahlu Dammaj dan membenci rafidhoh. Bahkan panglima zaidiyah (salah saktu sekte sesat syiah) umumkan perang terhadap rofidhoh dan telah terjadi pertumpahan darah diantara mereka. Bahkan sore ini syaikh ‘nasional’ terbesar di Yaman, Husain bin Abdillah al-Ahmar datang ke dammaj dengan pasukan tempur amat besar memenuhi lapangan barat markiz daruh hadits dammaj. Lalu datang 6 truk besar bahan pangan tanpa bisa dihalangi rofidhoh. Tercapai kesepakatan bahwa mereka akan turun dan pergi dari dammaj dan buka jalan. Ana masih ingat ucapan-ucapan Muhammad Abdul Wahhab Wushobiy,Ubaid,Abdurrohman Mar’i untuk menjadikan Syaikh Yahya dan Dammaj terlupakan, dan Alloh membalas makar mereka. Syaikh Yahya makin harum di mata internasional, sebagai sunni yang jujur, teguh dan pemberani, dan terdzholimi. Tanpa minta dikenal, sementara masyaikh pendengki tadi makin tenggelam dan nyaris hilang” -selesai-

11:11 wib

Berkata Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- ” Sebenarnya kemarin truk-truk palang merah sudah dekati dammaj dengan 1000 (seribu) karung bahan pangan, tapi ditahan rofidhoh tidak boleh masuk kecuali memberikan 1/4 untuk mereka. Palang merah bilang “tidak, ini untuk dammaj”. Setelah tiada kata sepakat pergilah truk-truk tadi dari dammaj. (Akibatnya) Tekanan berbagai pihah terhadap rofidhoh membesar. Hari ini dijanjikan truk-truk tadi akan bisa masuk dammaj dengan aman” -selesai-

10:00 wib

Dari Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Abul Husain AHmad al-Hajuri -semoga Alloh merahmatinya, menganungerahkan syahadah padanya- adalah orang yang tua,cinta sunnah dan benci seluruh hizbiyyah termasuk Mar’iyyah. Beliau belum menjadi seorang ulama tapi sering dapat taufiq lebih banyak dari beberapa masyaikh seperti Muhammad al-Imam (orang yang dipandang ulama oleh luqmaniyyun di Ma’bar,Yaman), Muhammad Abdul Wahhab Wushobiy, al-Buro’i, Abdulloh adz-Dzammari, Utsman as-salimi. Kemarin kiriman dana di Western Union (bantuan kaum muslimin dari Negara lain,termasuk Indonesia) di dammaj dilarang masuk oleh rofidhoh” -selesai-

Catatan
InsyaAlloh kami akan rilis bukti-bukti rekaman agar ummat mengetahui kebencian para musuh dakwah ini dari kalangan Hizbi “Haddadi” Jadid (di Indonesia mereka adalah pengekor ahlul ahwa’ dari Luqman Ba’abduh, Asykari, As-Sewed, Dzulqornain, Afifuddin, cs) selama blokade rofidhoh terhadap ahlissunnah di dammaj. Dan Alloh yang menghendaki terbongkarnya semua ini sebagaimana Alloh telah menakdirkan dengan memanggil (gugurnya) saudara-saudara kami di Dammaj untuk melawan kedzholiman kafir syiah !!

00:45 wib

Berkata Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- “Dulu Abul Husain al-Hajuri tiap kali adiknya (yakni Syaikh Yahya al-Hajuri) dan Darul Hadits Dammaj terancam bahaya, beliau langsung berangkat dari Hajur (desa tempat kelahiran syaikh yahya) ke Dammaj, sekarang ternyata jalur-jalur ke dammaj diblokir oleh rofidhoh, lalu dammaj dihujani mortir. Maka Abul Husain bergabung dengna pasukan Kaum Muslimin (yang sekarang sudah mencapai 10.000 ribu orang) menembus desa demi desa dari wailah hingga kitaf (kattaf) demi membebaskan dammaj. Beliau terus-terusan di garis depan sampai hari rabu tadi. Muslimin maju 3 Km, kuasai mayoritas kitaf. Yang tewas dari rofidhoh lebih dari 200 orang, dikeruk temannya dengan dengan mesin keruk besar. yang meninggal dari Kaum Muslimin 15 orang termasuk Abul Husain -rahimahulloh wa kullahum- dan gugur sebelum berjumpa dengan adiknya yang dia cintai yakni Syaikh Yahya al-Hajuri.” -selesai-

Rabu, 25 Muharram 1433H |15:53 wib

Berkata Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- “Lajnah (semacam panitia) datang ke dammaj menawarkan perdamaian demi keuntungan rofidhoh seperti biasa. Kita dilarang menambah matras di Dammaj, sementara sekarang rofidhoh telah maju mendekati matras kita dipuncak al-Barroqoh. Secara teori kita nanti tidak bisa lagi jalan ke maktabah ammah atau berdiri depan rumah Syaikh Ahmad Wushobiy. Tapi Alloh tidak akan biarkan kita dibinasakan oleh Kuffar kadzdzabin itu -InsyaAlloh-. Walau mereka sejak kemarin-kemarin memang telah pakai penangkal pesawat untuk menembaki rumah ikhwah. Hasbunallohuwani’malwakil” -selesai-

13:27 wib

Berkata Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- “Saat kami dihantam haun dengan dzholim dan ngawur, kami membela diri dengan haun mazhlumin (orang yang terdzholimi) dan tembakan yang tepat karena Alloh membela mazhlumin. Jika kami diserang lagi denga dzholim kami akan kembali membela diri sebagai mazhlumin. Kebenaran ada pada bayan dan hujjah, bukan pada besarnya sorban dan jubah. BarokAllohufiykum” -selesai-

12:06 wib

Kami bertanya kepada Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- tentang Ucapak Syaikh Yahya bahwa beliau memuji Syaikh RObi, Syaikh Abbad dan Syaikh Muhammad bin Hadi, berkata Abu Fairuz
“Semalam ana dan ahlul maktabah sibuk memindahkan kitab-kitab syaikh yahya sehingga
tidak terdengar dars beliau (Syaikh Yahya)..kata Rifa’i, karena Syaikh RObi, Syaikh Abbad dan Syaikh Muhammad bin Hadi serukan untuk bantu Dammaj dengan amat serius” -selesai-

Selasa, 24 Muharram 1433H |23:28 wib

Berkata Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- ” Barusan kami diminta pindah kitab Syaikh Yahya. Ternyata 1 haun agak meleset, 2 haun hantam ujung dinding ruang jemuran rumah beliau, yang ke-4 hantam atap rumah dan merusak eternit maktabah beliau. Ada 7 orang disitu, selamat semua. Alhamdulillah. Pembalasan disegerakan! Muslimin tembakkan haun ke mashrohah (lereng al-Barroqoh), sekelompok rofidhoh mati, lalu diganti kelompok lain, dihantam lagi dengan haun kaum muslimin hingga mati lagi. Demikian terulang-terulang hingga sekitar 30 dari mereka mati. Demikian kabar saksimata dari Abdin” -selesai-

16: 54 wib

Dari Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Jam 11:35 (15:35 wib), 1 haun menghantam atap ghurfah dhuyuf, dekat dengan rumah syaikh Yahya -semoga Alloh menjaganya-. Kami kuatir ada mata-mata rofidhoh bocorkan peta pondok. Jam 11:45 (15:45 wib) datang lagi haun amat dekat dengan rumah beliau. Kami yakin ini kerja penghianat seperti tragedi tewasnya syaikh Ali Naji 3 (tiga) tahun yang lalu. Kami akan terus menyertai Syaikh Yahya hidup/mati dalam jihad syar’i ini. InsyaAlloh sampai Robb kami memberikan keputusan antara kami dan musuh kami. Yang di hatinya ada rasa senang atas tetesan darah beliau/kami maka dia berserikat dengan pelakunya…Jam 12:05 (16:05 wib) haun ke-3 hantam dekat sekali rumah beliau -semoga Alloh menjaganya-, jam 12:10 (16:10 wib) datang lagi haun ke-4 disitu juga…cuma bisa memecah kaca maktabah, kaca sakan a’la dan tandon atas ” -selesai-

12:03 wib

Dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Kabar gembira bagi kaum muslimin, disela-sela perang sengit kemarin, saksi mata lihat 10 rofidhoh terbunuh digunung Shouma’at dan diturunkan dari gunung. Alhamdulillahiwahdah” -selesai-

09:11 wib

Dari Ahmad Ibrohim (Semarang) dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- (ketika ditanya “Apa jadi perang besar ?”) berkata ” Kemarin (senin) 2 orang luka. Syiah tiap pagi hingga maghrib tembaki markiz dan gunung dengan sengit. Orang-orang heran kemarin setelah ashar sampai sekarang tiada tembakan. Malam tadi mereka setel lagu-lagu” -selesai-

Senin, 23 Muharram 1433H | 10: 40 wib

Telah mengabarkan kepada kami, dari Abu Ayyub (ngawi) dari Fuad (dammaj) berkata “Bismillah, syaikh yahya kabarkan dalam 2 hari ini rofidhoh ancam serang dammaj dalam skala besar, mereka kerahkan senjata berat untuk serang dammaj,mereka ancam kali ini lebih besar ari 1 Muharram, hasbunalloh wa ni’mal wakiil..mohon perbanyak do’a” dan dari Abu ‘Aisyah Asnur (surabaya) dan dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Imron dari Abu Amin (Ambon) dari Abu Yusuf (dammaj) berkata “kemarin sore (ahad sore) syaikh yahya mengingatkan seluruh ikhwah siaga satu di mataaris mereka, karena dalam 2 hari ini syiah akan melakukan penyerangan habis-habisan, banyak-banyak do’akan kita di dammaj” -selesai-

09:38 wib

Berita kemarin (Ahad, 22 Muharram 1433H), dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Hari ini (Ahad kemarin) perang sengit di dammaj, 1 thalib meninggal. Adik Syaikh Abdul Hamid al-Hajuri luka tertembak. 1 Haun rofidhoh hantam rumah seorang ibu tua, melukainya dan 2 anaknya. Tempat penyimpanan amunisi rofidhoh di gunung jamimah terbakar. ba’da ashar Syaikh yahya umumkan siaga satu karena tersiar kabar bahwa rofidhoh sudah putus asa dari jalur diplomasi dan media masa dan bertekad perang total dalam 2 hari ini (senin hari ini dan besok selasa). Saat sholat maghrib mereka makin gila tembakkan mortir. 2 tholib meninggal, habis isya’ senyap ” -selesai-

Kabar dari ikhwah prancis di Aloloom hari ini, bahwa Muhammad al-Hajuri -rahimahulloh- saudara dari Syaikh Hamid al-Hajuri yang kami beritakan sebelumnya tertembak telah meninggal. -semoga Alloh menganugerahkan syahadah padanya- Aamiin

Sabtu, 21 Muharram 1433H | 18:12 wib

Dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata “Sejak malam jum’at sampai sekarang masjid dan sekitarnya terus dihujani mortir dan peluru. Alhamdulillah kebanyakan dibikin Alloh meleset.Malam jum’at dini hari demi mengambil akh Abdul Ghofur -rahimahulloh- dan 2 jenazah di al-Barroqoh, muslimin menghujani posisi-posisi rofidhoh dengan peluru untuk palingkan perhatian. Alloh berkahi upaya itu, tujuan tercapai, dan rofidhoh banyak mati, Ada 1 mobil penuh mayat rofidhoh pergi tinggalkan gunung. Rofidhoh memang binatang,hari ini seorang gadis cilik 7 bulan ditembak mati oleh sniper mereka” -selesai-

08:20 wib

Dari Hasan (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata “Kemarin malam ikhwah kita dari Indonesia ada yang terluka (al-Akh Abdul Ghofur – Lumajang) terkena tembak bagian perut sebelah kanan dan tembus kebelakang -semoga Alloh menyembuhkan sakitnya- ketika jaga digunung al-Barroqoh, karena lukanya cukup serius dan butuh perawatan intensif, insyaAlloh hari ini akan dibawa ke RS di shon’a oleh Sholib Ahmar (Palang Merah Internasional), mohon do’anya untuknya” -selesai-

Dari Abu Hazim 10:29 wib ” Malam ini Abdul Ghofur (Lumajang) meninggal. Shubuh ini (waktu dammaj) ikhwah sedang menggali kuburan” -selesai-

Dari Abu Turob 11:13 wib ” Innaa lillaahi wainnaa ilahi rooji’uun – Alloh yarhamuhu. Banyak teman-teman kita sudah mendahului kita, Semoga Alloh menerima amal-amal kebaikan mereka semua dan mengampuni dosa-dosa mereka dan mengamankan mereka dari fitnah kubur. Betapa beruntungnya mereka yang telah menutup amalan dengan khusnul khotimah dan syahadah. Semoga Alloh azza wajalla menolong kita khotimah yang husna” -selesai-

Wahai Robb kami rahmatilah saudara kami Abdul Ghofur (Lumajang) dan Engkau anugerahkan Syahadah. -Aamiin-

Berkata Hasan (magetan) “Dammaj masih terus berkobar, Alhamdulillah bantuan muhsinin indonesia sudah diterima dan dibagi rata masing-masing ***** real”

02:36 wib

Dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata “telah mengabarkan kepada kami dari Abu ‘Ashim (penulis ‘al-Wajiz fit Tauhid’) berkata “Abdurrohman asy-Syaffan yang di kitaf mengabarinya bahwa dalam pertempuran hari ini (Jum’at Malam, 21 Muharram 1433H) di kitaf, rofidhoh mengeluarkan mobil perang yang bersenjata canggih. Maka Alloh mengirimkan meteror dari langit yang menghantamnya sampai hancur” dan Telah mengabarkan kepada kami Muhammad Samidi (mas’ul hirosah) bahwa Abdul ‘Alim ash-Shilwi (mustafid ma’ruf di sini) yang ikut perang di kitaf juga mengabarkan begitu. Kejadian itu terjadi setelah datang malam” -selesai-

Jum’at, 20/21 Muharram 1433H | 21:43 wib

Dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata “Muslimin di kitaf terus maju menyapu rofidhoh, ada orang yang mimpi lihat Nabi shallallahu ‘alayhi wasallam memegang barroqoh dan memegang so’dah. Syaikh Ahmad Wushobi menakwilkan Ahlussunnah akan menang di Barroqoh, dan propinsi so’dah akan bersih dari rofidhoh. Sahabatku Abu Hafsh Umar al-Iroqi (wakil mas’ul tadris) terkabul cita-citanya untuk mati husnul khotimah. Hari ini beliau gugur dipertempuran di al-Barroqoh. Selamat jalan akhil karim, semoga engkau dapatkan apa yang dilihat dalam mimpi tentang Munir dan Adam -rahimahulloh-” -selesai-

Berkata Abu Turob (bengkulu) ” Innaa lillaahi wainnaa ilahi rooji’uun. Alloh yarhamuhu, dia (Abu Hafsh Umar al-Iroqi -semoga Alloh merahmatinya dan menganugerahkan syahadah padanya) bukan guru kami, tapi teman dekat kami, dan perna jadi teman tasmi’ Abu Hazim (magetan), dia perna jadi mas’ul durus di Dammaj” -selesai-

Berkata Abu Hazim (magetan) ” Abu Hafsh Umar al-Iroqy dari Suku Kurdi teman tasmi’ ana, dia amat baik rohimahulloh, dia perna cerita kepada ana bahwa waktu Amerika menggempur iraq, ada 1 (satu) kampung dihabisi total sampai anak-anak dan wanita habis. Dan sebenarnya Amerika juga membantu pemberontakan syi’ah di Yaman.” -selesai-

Kamis, 19 Muharram 1433H | 11:47 wib

Dari Abu Ayyub (ngawi) dari Fuad (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata “Saudara kami Ismail (rusia) yang berencana ziaroh ke Markiz Abu Hazim (magetan) dan Salafiyyin Indonesia, Meninggal dalam pertempuran di kitaf, setelah sekian waktu belajar di Dammaj, beliau ada di shon’a, tatkala ada Seruan Jihad dari Dammaj yang dikumandangkan Syaikh kami al-Mujahid Yahya bin Aly al-Hajuri, beliau bangkit bersama salafiyyun dan para kabilah yaman yang mulia berjihad menolong dammaj dari agresi kafir rofidho. Semoga Alloh merahmatinya” -selesai-

10:02 wib

Dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Hari rabu (kemarin) perang di Dammaj, 1 (satu) tholib dari Sudan terluka parah tapi lidahnya terus berdzikir hingga wafat -semoga Alloh merahmatinya dan menganugerahkan syahadah padanya-. Lebih dari 10 rofidhoh mati. Di Kitaf perang dasyat, beberap muslimin tewas, rofidhoh kabur tinggalkan mayat teman-teman mereka yang tak terhitung dijalan-jalan. Muslimin telah dekati Nusyur” -selesai-

09:42 wib

Dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Yusuf (dammaj) berkata ” Bismillaah, ana sekarang semakin membaik, katanya PBB mau masuk ke Dammaj, pasukan mujahidin diluar semakin mendekat, terjadi pertempuran didaerah Kattaf, syiah mati 70-100 orang, kaum muslimin yang gugur cuma 1 (satu) orang, banyak ghonimah dan tawanan yang kita dapat, bukan itu saja, pasukan dari luar jalur (posisi) semakin dekat dengan dammaj. Waffaqokumulloh” -selesai-

Rabu, 18 Muharram 1433H | 11:37 wib

Berkata Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- “JazakAllohu khoyron, apa mau mereka ?¹ kondisi kami sudah darurat diujung tanduk. Syaikh Muhammad bin Mani’ menghasung muslimin untuk bangkit menolong dammaj. Terkumpullah banyak dana² . Syaikh Yahya bilang pada beliau “Lanjutkan langkah kalian”,” jika bantuan tadi tanpa disertai syarat terima saja³” Oya muslimin di kitaf semalam maju lagi 5 (lima) km dan sekarang mengepung pasar mereka (rafidhoh)” -selesai-
Catatan:
¹ kami kabarkan kepada Abu Fairuz, bahwa sebagian hizbiyyun mengumpulkan dana melalui yayasan-yayasan dan adanya tuduhan yang disebar oleh mereka bahwa kami menolak bantuan kaum muslim
² Semoga Alloh membalas harta-harta yang telah kalian keluarkan, dan hanya Alloh yang mampu membalas itu !
³ Bolehnya menerima bantuan tanpa syarat, dan telah mengabarkan kepada kami dari Abu Abdissalam Abdul Wahhab (samarinda) dari Abu Turob (bengkulu) berkata (ketika ditanyakan apakah harus ditulis jumlah harta para muhsinin (yang mengeluarkan harta) ” tidak ada salafnya ! tidak ada perintah melaporkan harta mereka (baik ditulis/dibacakan), itu tanggung jawab antara yang diberi Amanah dan Alloh” -selesai-

00:55 wib

Dari Hasan (magetan) dari dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Afwan ternyata yang terbakar sedikit adalah kitab an-Nihayah dan Mukhtarush Shihah. Oya hari ini muslimin di Kitaf berhasil merebut Mobil yang dipasang di atasnya senjata berat ” -selesai-

00:50 wib

Dari Hasan (magetan) dari Abu Usamah (Malaysia) dan Abu Zaid Nazif bin Ishaq (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” ..semalam kami telah menggunakan senjata besar yaitu Hawn (meriam katak). Alhamdulillah dengan pertolongan Alloh peluru hawn kita jatuh dekat tempat yang kami kehendaki dan kami dengar 8 (delapan) orang terbunuh dari si Anjing-anjing neraka itu, dan di qofilah diantara mereka mati sekitar 100 orang rofidhoh. Nasalulloh ayyazidlana nushrun min i’ndillah” -selesai-

Selasa, 17 Muharram 1433H | 21:30 wib

Dari Hasan (magetan) dari dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Setelah dzuhur rofidhoh menembak ke maktabah lagi. membakar ujung kitab Lisanul Arob, lalu padam. Oya W.U (western union) masih kehabisan uang¹ sehingga ana belum bisa ambil. Tapi mereka jamin” -selesai-

¹ hari ini merupakan hari ke-2 sejak muhsinin di Indonesia mengirimkan dana untuk membantu saudara-saudaranya di Dammaj. semoga Alloh mudahkan urusan mereka di Dammaj.

17:58 wib

Dari Hasan (magetan) dari dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata “Tadi malam perang 2 kali di Kitaf. 12 rofidhoh tewas dan 3 muslimin gugur. Hari ini rofidhoh nembaki Dammaj, 2 luka. 1 peluru besar memecahkan jendela maktabah. Kabarnya utusan PBB mau datang.” -selesai-

11:12 wib

Berkata Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- ” Syaikh Yahya telah memanggil para saudagar dan seluruh lapisan muslimin untuk bangkit menghadang kejahatan rafidhoh dengan apa saja yang mereka miliki dan mengingatkan mereka bahwa menolong saudara mereka yang sedang didzholimi itu adalah wajib, dan tidak boleh membiarkan saudaranya terlantar saat butuh bantuan. Para ahlul bathil menggencarkan media massa untuk memutar balikkan fakta, maka Syaikh Yahya juga menggencarkan pelurusan berita lewat media masa, melayani para wartawan dan orang-orang TV tanpa mau diambil gambarnya. Para mustafidun juga jadi narasumber surat kabar dan beberapa stasiun TV terhadap perkembangan-perkembangan kejahatan Rafidhoh terhadap Dammaj. Syaikh Abu Amr al-Hajuri dan Ahlu Maktabah menghibur dan menyemangati ana untuk terus berjihad melalui media masa seperti yang telah ana jalani. Oya termasuk pemutarbalikan fakta rofidhoh yang terakhir adalah mereka menyebarkan ke dunia bahwa kami yang menyerang mereka. Ini bohong besar! Pemberontak mengepung kami lebih dari 2 (bulan), menghalangi kami dari makanan, minuman, obat-obatan dan sebaginya, lalu masuk dan makin mempersempit wilayah kami sambil menembaki kami dan membunuhi saudara dan saudari kami, Maka tashorruf saudara-saudara kami yang masih hidup adalah sekedar membela diri dan upaya mengambil hak hidup dan merdeka diwilayah sendiri” -selesai-

10:43 wib

Dari Hasan (magetan) dari dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” barusan ana dialog dengan Syaikh Abu Amr al-Hajuri beliau bilang insya Alloh jalan keluar telah dekat. Kita tidak tawakkal pada jumlah yang banyak. Kemenangan datang dari Alloh. Tapi kita senang bahwa para ikhwah dari wailah telah makin dekat. Mayat-mayat rofidhoh di kitaf terbuang di jalan-jalan bagai ANJING. begitu kata beliau” -selesai-

00:01 wib

Dari Hasan (magetan) dari dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Hari ini sesuai perintah Syaikh Yahya kami mulai urus pemindahan kitab-kitab maktabah karena rofidhoh makin gila nembak sana sini pakai peluru penembus batako. Sholat jama’ah dan durus ammah telah lama pindah ke ruang *******. Hati kami tetap tentram dalam naungan Alloh, rofidhoh makin setress karena kalah terus saat berhadapan dengan hamba-hamba Alloh yang terkepung terdzholimi dan dibikin kurang makan, listrik, obat dan sebagaimya tapi sabar. Hari ini yang tewas 2 thallib, dan lebih dari 12 rofidhoh. Syaikh Yahya menyeruh seluruh kabilah, tentara, pedagang dan sebagainya untuk bangkit” -selesai-

Senin, 16 Muharram 1433H | 09:55 wib

Dari Hasan (magetan) dari dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Oya kata Imam asy-Syaukani -semoga Alloh merahmatinya- bahwa rafidhoh amat jahat, memang benar. Kemarin mereka menghujani ma’had (pondok) dengan tembakan hingga merusak listrik, dapur dan yang lainnya, Alhamdulillah ibadah jalan terus” -selesai-

03:50 wib

Dari Hasan (magetan) dari dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” di Kitaf barak militer pro pemerintah bersatu dengan pasukan sunni dan pasukan kabilah menghancurkan pasukan rafidhoh. Total tewas 70 (tujuh puluh) dari rafidhoh, 3 (tiga) dari Sunni. Di Hajur (nama sebuah desa) pasukan rafidhoh juga hancur. Seperti biasa jika mereka merasa mau kalah, mereka ajak damai. Pimpinan pasukan Hajur buat syarat: Tiada 1 pun rafidhoh yang boleh tinggal di Hajur.” -selesai-

Ahad, 15 Muharram 1433H |10:00 wib

Dari Hasan (magetan) dari dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- ” Rafidhoh memang luar biasa jahat!, Wajah para thullab yang meninggal itu dirusak oleh mereka sebelum dipulangkan ke kami.” -selesai

09:00 wib

Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” JazakAllohu khoyron, ana relatif sehat. Kemarin rofidhoh menembaki jaringan telepon hingga putus. Urusan internet dan Wester Union (wesel pos) sepertinya jadi semakin susah. Ana pastikan dulu”

Dari Abu Hazim (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Semalam ± 17 (tujuh belas) jenazah ikhwan yang gugur -semoga Alloh menganugerahkan syahadah pada mereka- dalam peperangan 4 hari yang lalu, jenazah Adam (Indonesia) ada,sedangkan jenazah Amin (Indonesia) baru pagi ini akan diambil karena lokasi yang sulit. Yang lain dari al-Jazair,rusia,perancis,libya,amerika,inggris dan yaman. Rata-rata ‘Ajam (bukan orang Arab), diperkirakan semua nantinya 21/23 jenazah. Sepertinya (kondisi jenazah) mereka disiksa sebelum dibunuh” -selesai-

01:18 wib

Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Malam ini dammaj berduka dengan datangnya 16 (enam belas) jenazah thullab yang berhasil dievakuasi dari al-Barroqoh. Hari ini perang dahsyat di Kitaf antara Muslimin dan rafidhoh. 25 (dua puluh lima) rafidhoh mati”

Sabtu, 14 Muharram 1433H | 11:07 wib

Dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Alhamdulillah Alloh jaga dakwah salafiyyah dan salafiyyun, terus-terusan rofidhoh terbunuh dan mayatnya dibawa ke kota sho’dah, jum’at sore 40 tentara datang bawa aneka bantuan untuk kami…” -selesai-
Jum’at, 13 Muharram 1433H | 21:47  wib

Dari Abu Hazim (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) berkata ” Jenazah Amin (Ambon) sudah diketahui, ada dilereng bukit sebelah utara al-Barroqoh, kumpul sama jenazah Mubarok (Libya), tapi belum ada yang bisa ambil, kuatir ditembaki syi’ah. 2 hari lalu orang-orang dammaj ada yang berusaha mengambil kena tembak langsung meninggal disitu juga, tentang jenazah Adam (Ambon) dan beberap thullab lainnya belum diketahui sampai sekarang. Ba’da Ashr (waktu dammaj) tenang, *********” -selesai-

Wahai Robb kami, anugerahkan saudara kami yang wafat mempertahankan AgamaMu dan membela dirinya dari kekejaman Musuh-Mu, Musuh Para Shahabat Nabi-Mu dan Musuh Kaum Muslimin seluruhnya untuk mendapatkan gelar Syahadah ! Amiin..

19:06  wib

Dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- ” kini orang-orang kafir itu nembaki musholla nisa’. Kaca-kaca pecah, dinding batako jebol, atap ruang makan lobang-lobang besar. Tiada yang luka. Kami tidak akan lari sampai mati, InsyaAlloh” -selesai-

17:30 wib

Telah mengabarkan kepada kami dari Abu Abdillah Khalid al-Gharbani berkata ” Hari ini Rafidhah menjadi gila karena kemenangan yang diraih ikhwan kita pada pertempuran Qafilah. Mereka menyerang Markiz Darul Hadits Dammaj, tempat wudhu, masjid untuk perempuan dan rumah-rumah santri dengan persenjataan berat dan menengah laksana hujan. Histeria (dalam penyerangan) ini menunjukan mereka tengah rusak mentalnya. Allah Maha Lathif (Lembut) kepada hambanya dan penyerangan berhenti pada jam 12 siang. Semoga Allah melindungi wali-wali-Nya yang shalih.” -selesai-

Kamis, 12 Muharram 1433H | 13:46 wib

dari Abu Hazim (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) -semoga Alloh menjaganya ” pagi ini kami mengubur 2 (dua) jenazah thullab dari ta’iz dan somali yang gugur kemarin -semoga Alloh merahmati para mujahidin dammaj- dan baru sempat diambil jenazahnya dari gunung tadi malam…Alhamdulillah ternyata thullab indonesia hanya luka tembak (al-Akh Amin, Ambon) ….dia (Amin) bersama Adam,Ambon -semoga Alloh melindungi mereka- belum sampai di evakuasi tadi malam, karena lokasinya cukup jauh dari markas kita di gunung al-Barroqoh …” -selesai-

12:39 wib

Dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Ana baru pulang dari Markiz, untuk sementara yang meninggal 5 (lima) Thullab, 1 (satu) Dammaji dan 65 (enam puluh lima) syi’ah” -selesai-

10:25 wib

Dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Ana baru pulang dari gunung, untuk sementara yang tewas 4 thullab, 1 dammaji dan 40 syiah MATI -wallohu a’lam” -selesai-

06:38 wib

Dari Abu Hazim (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Perang tadi pagi (rabu kemarin) berhenti sebelum dzuhur, thullab gugur 3 (tiga) luka-luka beberap orang, thullab berhasil merebut posko dan bebera senjata berat mereka” -selesai-

Rabu, 11 Muharram 1433H |15:00 wib

Telah mengabarkan kepada kami dari Abu Abdillah Khalid al-Gharbani “Pengeboman keji menimpa ikhwan kita di Dammaj. Dilaporkan ada yang gugur dan luka-luka. Semoga Allah merahmati para syuhada dan menyembuhkan ikhwan kita yang terluka. Semoga Allah menolong ikhwan kita di Dammaj dan mematahkan duri-duri Rafidhah Hutsih”

11:12 wib

Dari Abu Hazim (magetan) dari P ak Yoyok (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” sebelum shubuh, tadi syi’ah menyerang kami lagi di arah Gn.Mashrorah”,lalu terjadi baku tembak hingga pagi ini, mereka juga sudah jatuhkan beberapa bom mortir nya yang cukup besar ke gunung al-Barroqoh dan ke arah perumahan, pagi ini baku tembak semakin seru, Semoga Alloh jaga Mujahidin Dammaj dan Alloh hancurkan Syi’ah” -selesai-

11:00 wib

Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Perang masih berlangsung, Ahlussunnah maju menyerang rofidhoh di “Pos AbdulKarim” dilereng al-Barroqoh dan merebutnya. Alhamdulillah, selanjutnya menyerang “mashrohah” -selesai-

10:40 wib

Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” kemarin mereka (syi’ah) umumkan gencatan senjata, tapi menjelang adzan shubuh tadi benteng kami di al-Barroqoh diserang dengan gencar, sekarang sudah berkurang walau masih baku tembak,1 (satu) orang luka” -selesai-

10:17 wib

Dari Abu Ayyub (ngawi) dari Fuad (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata “..ba’da shubuh mereka gempur lagi Gunung al-Barroqoh, banyak-banyak do’a..belum tahu pasti arah serangan, dari mereka saja atau dari ikhwah luar ikut serang mereka” -selesai-

03:52 wib

Telah mengabarkan kepada kami dari Abu Abdillah Khalid al-Gharbani, dia mengabarkan dari Syaikh Robi’ berkata ” Demi Allah, aku melihat (jihad) ini adalah jihad fisabilillah..” selengkapnya

Selasa, 10 Muharram 1433H |20:03 wib 

Dari Abu Hazim (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) berkata ” Alhamdulillah dammaj tenang, tapi tetap thullab harus selalu waspada, karena sebagian sniper syi’ah naik lagi ke gunung dan kandang-kadang menembaki yang lewat/yg lengah. Kemarin ada yang luka kakinya kena tembak, Alhamdulillah sehat. DUBES belum jadi kesini, karena belum ada ijin dari kementerian dalam negeri Yaman, karena mereka belum berani menjamin keamanaannya dan KBRI sudah telp/sms kita minta maaf tertunda. Tapi tetap semangat ingin ke dammaj, Adapun tentang kafilah yang mau datang, belum sampai dammaj. Mereka masih perang dengan syi’ah di beberapa tempat, syi’ah pun sepertinya sudah terdesak, Semoga Alloh binasakan mereka semua, kita disini masih qunut nazilah terus, ana sekarang lagi jaga di pos jaga. salam untuk Ihwah semua” -selesai-

13:55 wib 

Telah mengabarkan kepada kami dari Abu Abdillah Khalid al-Gharbani berkata ” Hari ini Rafidhah busuk melanggar gencatan senjata yang dibuat mereka di hadapan media massa dan lajnah untuk mengawasi gencatan senjata yang dipimpin oleh Shallah Harban ar-Rafidhi. Suatu kedustaan karena terluka tadi malam di jabal Barraqah Akh Hamzah Aljazairi karena masuknya peluru ke bagian bahunya dari belakang dan Dokter melakukan tindakan kepadanya berupa penjahitan luka dalam dan luar. Kondisinya tidak mengapa. Kami berdoa kepada Allah agar memberi kesembuhan kepadanya dan bagi saudara-saudara kita, dan membinasakan Rafidhah. Wahai media massa, bertaqwalah (takutlah) kalian kepada Allah akan diri-diri kalian dan tinggalkanlah kedustaan! Karena pemblokadean dan penembakan masih berlangsung. “-selesai-

01:20 wib 

Berkata Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- ” Tawakkalna ‘Alalloh, hari ini pasukan muslimin di dekat Wailah berhasil membunuh 9 (sembilan) rofidhoh di wilayah Baqum” -selesai-

Senin, 9 Muharram 1433H | 17:42 wib

Telah dikabarkan kepada kami dari Abu Abdillah Khalid al-Gharbani ” Penembakan sengit berlangsung seperti hujan -نسأل الله السلامة-  Terkena tembakan sniper: Akh Shabir Muhammad Ali di tangannya, dan Akh Ibrahim ash-Shubaihi al-Haji di pahanya. Media massa memberitakan bahwa blokade telah dibuka dan ada gencatan senjata dan sumbernya dari Rafidhah Pendusta Pendosa. Akan tetapi faktanya bahwa yang terjadi jelas bertentangan, pemblokadean masih berjalan dan penembakan dengan senjata ringan dan menengah masih berlangsung.  Dan rahmat Rabb-ku di atas semuanya.

16:08 wib

Berkata Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- ” Oya hari ahad 1 luka tembak di bahu, hari senin 1 luka tembak di paha. Adapun wilayah Sufyan kaum muslimin sedang gempur pusat rofidhoh di Ali Utsman” -selesai-

12:25 wib

Dari Abu Ayyub (ngawi) dari Akhynal fadhil Abu Fahd Fuad (dammaj) berkata ” ..safaroh (KBRI Yaman) tidak jadi jenguk Thullab Indonesia dan kirim bantuan ke Dammaj karena tidak ada jaminan keamanan..untuk kabar gembira dari mujahidin luar dammaj, kita tunggu kabar dari Syaikh Yahya saja, mereka juga masih sibuk perangi rofidhoh, mereka tidak akan sia-siakan pengorbanan thullab dengan berdamai dengan rofidhoh” -selesai-

01:20 wib

Dari hasan (magetan) dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata “  Syaikh Yahya setelah mendapat masukan, beliau didepan umum rujuk pada pendapat bahwa besok (senin ini) adalah tanggal 9 (Muharram) dan selasa tanggal 10 (Muharram). Ini menunjukkan bahwa beliau  bukan orang sombong. Oya hari ini pasukan muslimin menyerang pusat rofidhoh di desa Ali Salim. Perang besar. Makin dekat dengan Dammaj. Di Propinsi Hajjah, muslimun berhasil habisi pasukan rofidhoh dan menangkap komandannya” -selesai-

dikabarkan kepada kami dari Abu Abdillah Khalid al-Gharbani  (Dammaj) berkata ” Tunggulah wahai Ahlussunnah, Insya Alloh hari-hari kedepan akan ada dan datang kemenangan besar, biidznillah..”

Ahad, 8 Muharram 1433H | 10:51 wib

Dari Hasan (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” ..Dammaj pun beberapa hari ini agak tenang, tapi kita tetap selalu waspada, insya Alloh nanti siang/sore (waktu dammaj) safaroh baru sampai, dari shon’a ke dammaj…semalam syaikh yahya menyebutkan akan kedatangan ikhwan dari seluruh qobilah ahlussunnah yang menyerang syi’ah, ± 4000 (empat ribu) orang sebentar lagi akan sampai di dammaj, yang dari shon’a dipimpin syaikh Muhammad bin Mani’ ” -selesai-

Sabtu, 8 Muharram 1433H |18:45 wib 

Dari Abu Hazim (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) ” InsyaAlloh besok (ahad) safaroh (dubes RI) di shon’a akan jenguk thullab Indonesia di Dammaj dengan membawa bantuan makanan dll, tadi beliau telpon ke hp ikhwah disini” -selesai-

14:00 wib 

Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” kami ditembaki lagi, pasukan muslimin terus bertambah, telah sampai didalam sho’dah dan gempur pemberontak yang ditimur dammaj. Menang terus tapi belum masuk dammaj karena musuh masih amat banyak” -selesai-

09:12 wib 

Telah mengabarkan kepada kami dari Ahmad Banajah (malaysia) dan dari Abu Hazim (magetan) berkata ” 4000 (empat ribu) mujahidin telah tiba di sho’dah (6 km dari dammaj), syiah mulai mundur, mereka minta damai, syaikh yahya  bilang tidak ada damai (lafadz abu hazim), mereka minta fatwa syaikh yahya dicabut, syaikh bilang tidak punya kuasa, karena ini perang ahlussunnah sedunia dengan syiah al-hautis (lafadz ahmad banajah) ” -selesai-

00:18 wib

Dari Hasan (magetan) dari saudara kami yang mulia Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Sebelum ‘Ashr (jum’at kemarin) kami ditembaki, banyak orang kafir dan muslim awam yang lebih rohmah dari pada rofidhoh. Ba’da ‘ashr 9 (sembilan) mobil dari palang merah dan bulan sabit merah datang bawa bahan pangan dll” -selesai-

Jum’at 7 Muharram 1433 H | 09:41 wib 

Dari Hasan (magetan) dari Abu Daffa (timika) dari Abu Zakaria Irham (dammaj) ketika ditanya tentang bagaimana bagaimana menyalurkan bantuan ke dammaj, berkata Abu Zakaria ” Alhamdulillah ‘ala kulli haal (segala puji bagi Alloh disetiap keadaan) kami baki-baik, belajar jalan terus sambil jaga-jaga dan bantu-bantu yang bisa dikerjakan. Orang-orang yaman saja gak bisa kirim bantuan barang dll, apalagi dari indonesia, karena jalan dikuasai musuh. Kami sedang menunggu sukarelawan MUJAHIDIN untuk menggempur musuh diluar dan kami bertahan di tempat-tempat kami. Tak ada bantuan yang lebih bermanfaat saat ini kecuali DOA dengan QUNUT, do’a pada SUJUD dan pada waktu-waktu MUSTAJABAH, khotib menghimbau masyarakat ..(terputus)”

0:47 wib

Dari Hasan (magetan) dari Akhuna al-Fadhil Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Ana masih hidup meski banyak musuh dalam selimut yang benci langkah-langkah ana yang mana ana sekedar penuhi sebagian permintaan ikhwah tanah air. Abu Ali al-Hakim (salah satu kepala syiah) dan 5 (lima) pengikutnya dikabarkan tewas dalam mobil yang meledak di Dhohyan. Serangan mereka hari ini (kamis, 6 Muharram) makin beringas. Bala bantuan muslimin telah lihat antena di puncak Mudawwar/dammaj. Oya ana mohon sms-sms (berita) yang ana kirim dijaga jangan sampai diringkas/dikurangi/ditambah. Oya kami ingin belajar tenang tapi syiah nyerang terus maka kami sekedar membela diri. Jika mereka mati salah sendiri. Salam” -selesai-

Kamis, 6 Muharram 1433H |14:18 wib 

Dari Abu Hazim (magetan) dari Abu Yusuf (dammaj) berkata Syaikhuna Yahya al-Hajuri “…sudah ada fatwa Syaikh Sholeh Fauzan dan Syaikh Muhsin al-Abbad ” Afdholul Jihad Fii Dammaj” -selesai-

dari Abu Azzam (jakarta) dari Abu Hazim dari Abu Yusuf (Dammaj) berkata ” Dammaj digempur besar-besaran dengan Tank dan Roket, seorang al-Jazair tewas, seorang dammaji luka-luka” -selesai-

Catatan:
Kumpulan Fatwa Ulama Ahlussunnah bisa dibaca/didengar disini

14:13 wib

Dari Hasan (magetan) dari Abu Usamah (Perlis,Malaysia) dari Abu Zaid Nazif al-Malizy (Dammaj) berkata ” Bismillaah..hari ini satu orang dari jazaaer meninggal kena serpihan peluru meriam katak. Semoga Alloh menjaga kami” -selesai-

Rabu, 5 Muharram 1433H | 18:19 wib 

Telah dikabarkan pada kami dari Abu Abdillah Khalid al-Gharbani  (Dammaj) berkata ” Saat ini pemboman parah terjadi di Dammaj, banyak mortir dijatuhkan, dan ada yang melukai seorang ahlul bilad. Perbanyak do’a kepada Alloh untuk keselamatan ikhwah kita di Dammaj” -selesai-

15:35 wib

Berkata Abu Ayyub (Ngawi) ” telp ana tadi dengan Fuad (dammaj) terpaksa diputus, Darul Hadits  Dammaj diserang cukup sengit, semoga Alloh melindungi ikhwah kita di Dammaj” -selesai-

14:41 wib

Dari Hasan (magetan) dari Abu Usamah (Perlis,Malaysia) dari Abu Zaid Nazif al-Malizy (Dammaj) berkata “..yang kena tembak dengan snipper 2 (dua) orang itu sudah meninggal -rahimahullohu- diantara mereka berdua dari prancis dan satu dari libya. Perang semalam memang hebat, mereka (kafir rafidhoh) memulai menembak jam 10:00 (waktu dammaj), kalau ada apa-apa call jekat sini, kredit (pulsa) pun tinggal sedikit, selepas ini tidak tahu macam mana nak sms dan call ke sana. Semoga Alloh menolong kita semua” -selesai-

01:25 wib

Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz -semoga Alloh  menjaganya- berkata “..Afwan selama di gunung (al-Barroqoh) battery (hp) ana habis, Dammaj diserang terus sehingga harus bela diri..” -selesai-

Selasa, 4 Muharram 1433H | 02:57 wib

Dari Hasan (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) berkata “..mohon do’anya, malam ini sejak pukul 22:00 (waktu dammaj) tadi syiah menyerang dammaj lagi dengan mortir dan rentetan peluru dari arah waton dekat madrosah dan puskesma, baku tembak semakin dahsyat…..” <terputus>

Senin, 3 Muharram 1433H | 23:49 wib

Daftar Para Mujahidin Ahlussunnah yang terlibat pertempuran pada tanggal 1 Muharram 1433H dan gugur saat pertempuran terjadi disekitar Gunung al-Barroqoh, Dammaj – Yaman
وَلاَ تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُواْ فِي سَبِيلِ اللّهِ أَمْوَاتاً بَلْ أَحْيَاء عِندَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ
فَرِحِينَ بِمَا آتَاهُمُ اللّهُ مِن فَضْلِهِ وَيَسْتَبْشِرُونَ بِالَّذِينَ لَمْ يَلْحَقُواْ بِهِم مِّنْ خَلْفِهِمْ أَلاَّ خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَ هُمْ يَحْزَنُونَ
يَسْتَبْشِرُونَ بِنِعْمَةٍ مِّنَ اللّهِ وَفَضْلٍ وَأَنَّ اللّهَ لاَ يُضِيعُ أَجْرَ الْمُؤْمِنِينَ
Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezki *
Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka , bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. *
Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman. *
(QS:Ali-Imron 169-171)

Download dibawah ini

  Daftar Mujahid yang gugur pada pertempuran 1 Muharram 1433H (308.0 KiB, 1,150 hits)

Ahad, 2 Muharram 1433H | 21:43 wib

Dari Ikhsan bin Mandzur al-Bakistani berkata ” Baru saja 3 roket diluncurkan hutsiyyin (rafidhoh) ke Gn.Thullab. Semoga Alloh menyelamatkan dan menjaga mereka (para mujahid dammaj) Aaaamiin” -selesai-

19:58 wib

Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” JazakAllohukhoyro, Total akhir yang tewas 24 thallib (pelajar) 150 syiah. MUSLIMIIN dari wailah terus babat syiah dan rebut pos demi pos. Tinggal pos akhir, mereka telah lihat gunung dammaj” -selesai-

04:33 wib

Dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Wa’alaykumussalaamwarohmatulloohiwabarokaatuh, Sudah berhenti. Pemberontak syiah gagal rebut gunung. 100 syiah MATI, 12 thollib Meninggal. Ahabbakumulloh” -selesai-

01:30 wib

Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Serangan agak reda, bantuan belum masuk, 7 (tujuh) thallib tewas, 5 mobil penuh mayat syiah pergi. 1200 (Seribu dua ratus) muslimin telah kumpul di (tempat) Syaikh Muhammad bin Mani’. Muslimin di wailah sedang perang dengan rafidhoh!” -selesai-

Sabtu, 1 Muharram 1433H | 22:18 wib

Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (dammaj) berkata ” 5 thallib tewas, 2 mobil rofidhoh pergi dari dammaj, penuh dengan mayat mereka, masih perang seru.  Detik ini syaikh yahya umumkan kewajiban jihad melawan pemberontak rofidhoh. salam” -selesai-

2 (dua) pelajar yang telah menjemput syahadah 1 dari Indonesia dan 1 dari Malaysia, SEMOGA ALLOH MENEMPATKAN DI JANNAH-NYA DAN BERSAMA PARA SYUHADAH DARI KALANGAN AHLUSSUNNAH YANG TELAH MENDAHULUINYA. -Amiin-

20:59 wib

Berkata saudara kami yang mulia Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- “Antum bertekad tanya ana tentang kondisi hari ini maka baiklah ana jawab, mereka berbuat penghianatan besar terhadap kesepakatan, Hari ini hujan BOM sejak jam 11 sampai sebelum maghrib (waktu dammaj). Insya Alloh utang dan amanah akan ana bayar jika umur panjang. Jika setelah ini kita tidak jumpa lagi, ana mohon diiklashkan ya, atau biar mas Ahmad disemarang yang bantu, maafkan seluruh kesalahan ana.” -selesai-

Catatan: Peperangan diatas gunung barroqoh dan gunung thullab semakin membara, dengan dipersenjataan apa adanya, seluruh thullab yang diatas gunung membela diri, bantuan personil baru bisa kita lakukan menunggu gelap setelah maghrib, saat ini mereka terus memborbardir gunung barroqoh dan memberondong peluru, yang lain di masjid sambil terus mendo’akan

17:59 wib

Dari Abu Ayyub (Ngawi) dari Fuadh (Dammaj) “Hari ini (16:36 wib) selama 1 jam lebih dammaj dibombardir dengan senjata berat,termasuk senjata pelontar jarak jauh, rofidhoh bernafsu menguasai gunung, mohon banyak do’a dari ikhwah” -selesai-

06:22 wib

Dari Abu Hazim (magetan) dari Abu Ishaq (Dammaj) berkata “Alhamdulillah hari ini ada 30 (tiga puluh) orang rafidhoh mati diluar dammaj diserang para pembela dammaj, sekarang mereka dalam perjalanan ke dammaj ingin menyerang nuqtho (kampung syiah) Insya Alloh” -selesai-

Jumat, 29 Dzulhijjah 1432H | 18:58 wib

Dari Abu Laith Yusuf britoni (Dammaj) berkata “Kemarin saudara Muhammad As-Suwary telah memberitahu kami, bahwa musuh-musuh Allah dan Rasul-Nya, Raafidhah, telah memulai pemberontakan di desa Hajoor. Penduduk hajoor membendung serangan mereka dan mengejar serta membunuh lebih dari 20 houtis (Syiah) dan segala pujian adalah untuk Allah. Dia melaporkan bahwa hari ini mereka telah membunuh sejumlah besar houtis. Alhamdulillahi Wahdah

Kamis, 28 Dzulhijjah 1432H | 04:31 wib

Dari Abu Laith Yusuf britoni (Dammaj) dari Abu Abdillah Khalid al-Gharbani -semoga Alloh menjaga mereka semua- berkata ” Hari ini di Dammaj sama seperti yang telah lalu, seminggu/dua minggu terakhir, para mediator datang  (lajnah ishlah) dan houtis (rafidhoh) berhenti menembak, kemudian setelah mereka pergi, mereka (rofidhoh) memulai lagi.

Selasa, 26 Dzulhijjah 1432H |19:00 wib

Dari Abu Laith Yusuf Britoni (Dammaj) “..Hari ini blokade masih berlanjut dan para sniper syiah masih berperang dengan tentara-tentara Alloh, seorang dammaji terluka dikakinya -kita mohon kepada Alloh menyebuhkan lukanya-.  Tidak ada seorangpun yang dapat meredakan kecuali Allah, Tidak ada seorangpun yang dapat membantu kecuali Allah, Tidak ada seorangpun yang dapat memberikan rejeki kecuali Allah.
ولقد سبقت كلمتنا لعبادنا المرسلين () إنهم لهم المنصورون () وإن جندنا لهم الغالبون
Dan sesungguhnya telah tetap janji Kami kepada hamba-hamba Kami yang menjadi rasul () (yaitu) sesungguhnya mereka itulah yang pasti mendapat pertolongan () Dan sesungguhnya tentara Kami itulah yang pasti menang. (Ash-Shaaffat:171-173)
Malam ini dibayangi oleh suara penembak jitu sampai pagi datang (seperti biasanya)  Anda dapat melihat keajaiban dari sisi Allah – yang Maha Tinggi- sebagian houthis (rafidhoh) berbaring tak bergerak, hancur, sebagaimana Allah telah menyebabkan banyak yang binasa, dan segala puji hanya milik Alloh. -selesai-

Ahad, 24 Dzulhijjah 1432H |19:25 wib

Dari Hasan (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) -semoga Alloh menjaganya-  berkata ” Alhamdulillah ana lebih sehat dari kemarin-kemarin . JazakAlloh atas do’anya. Adapun dammaj, 2 (dua) hari terakhir ini banyak sekali terjadi baku tembak, karena syi’ah yang ada di gunung sebelah utara gunung al-Barroqoh yang dijaga thullab, mereka mulai menembak secara membabibuta kearah masjid, tempat wudhu, hammamat (komplek kamar mandi) dimasjid, maktabah, jalan-jalan dll. Hingga tadi pagi ba’da syuruq ketika thullab sedang muroja’ah/tasmi’ al-Qur’an dimasjid. Seoarang thullab yang akan wudhu tertembak ditempat wudhu, kena bahu dan dadanya -Alhamdulillah- hanya terserempet peluru dan masih hidup, tapi menjelang dzhuhur seorang wanita dammaji tertembak didepan musholla khusus nisa’ ketika akab sholat, langsung meninggal -semoga Alloh merahmatinya-” -selesai-

08:25 wib

Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata “..Bantuan dari Alloh terus datang. Bantuan dari Manusia terus mengalir dan tertampung di ****** karena pintu belum terbuka. Yang mati dari syiah sekitar 72 (tujuh puluh dua), dari thullab 2 (dua), dari dammaji luka 2 (dua). Lajnah ishlah sering datang untuk paksa kami serahkan (gunung) al-Barroqoh, tapi Syaikh Yahya tolak. JazakAllohukhoyron. Salam” -selesai-

Sabtu, 23 Dzulhijjah 1432H | 14:03 wib

Dari Abu Ubayd Fadly (mangkutana) berkata ” ini sms (berita) dari salah seorang ummahat di Yaman ke keluarga ana, semoga bisa memberi semangat kepada teman-teman untuk terus berdo’a (berkata Ummu Yahya) ” Keif haluk ? Bagaima kabar salafiyyin indonesia dan fitnah kemarin ? sudah hampir 1 bulan rafidhoh blokir jalan, bahan makanan tidak bisa masuk, MasyaAlloh pertolongan Alloh begitu dekat dan nyata. Saat perang begini dentum peluru syiah setiap saat mengincar thullab, namun yang korban kebanyakan syiah dan Alhamdulillah kami masih bisa makan dan tidur enak, Alloh berikan ketenangan ketergaran dalam hati-hati kami walaupun bahan makanan menipis kami selalu punya senjata do’a dan setelahnya selalu ada rejeki yang melimpah. Do’a qunut setia masjid jadikan Dammaj penuh berkah, sesungguhya sabar itu indah, doa’nya umm” -selesai-

Catatan:
Kami menerima kabar dari Akhuna Abu Fairuz -sem0ga Alloh menjaganya- dan kami kutip dari berita ini dibalik pos jaga zawaid, dia berkata ” …Sampai hari ini rofidhoh yang tewas dalam perang dammaj sekitar 70 (tujuh puluh) orang. Orang dammaj bilang ” ini dengan sebab do’a qunut syaikh Yahya dan Syaikh Ahmad….”

Jumat, 22 Dzulhijjah 1432H | 14:35 wib

Dari Hasan (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Alhamdulillah hari ini dammaj lebih tenang daripada kemarin, tapi kewaspadaan seluruh thullab tetap tidak boleh berkurang, setiap saat sniper mengincar, terutama jam-jam mendekati sholat 5 waktu / sholat jum’at, jalan harus lewat khondaq (parit) atau harus berlari agar aman. Alhamdulillah masyaikh sehat, dars (pelajaran) tetap jalan terus, qunut nazilah tetap terus dilakukan, belum ada bantuan yang masuk. Syaikh terus menganjurkan kita agar banyak sabar, tawakal dan mengharap pertolongan Alloh, Alhamdulilah rejeki dan makanan dari pondok masih ada meski sedikit-sedikit, salam untuk semua” -selesai-

04:50 wib

Dari Hasan (magetan) dari Pak Yoyok (dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata “Hari ini jum’at 22 dzulhijjah 1432H, genap 1 (satu) bulan dammaj diboikot/diembargo orang-orang syiah, dan hampir 1 bulan pula (22 hari) peperangan dengan mereka berjalan, Alhamdulillah korban dari thullab sedikit sekali (2 gugur syahid -insyaAlloh) dan beberapa orang luka tembak dan masih hidup sampai sekarang. Sedangkan dari syiah yang mati dan luka sangat banyak. Saat bahan makanan semakin krisis dan saat thullab belajar atau ribath dalam keadaan menahan lapar, Syaikh kami (Syaikh Yahya al-Hajuri) tetap  menganjurkan tetap sabar dan tsiqotun billah (yaqin dengan pertolongan Alloh), tetap terus berdoa pada-Nya, hingga apabila Iman terasa diguncang-guncang, Alloh berfirman “Alaa inna nashrollohi qoriib” (Qs: Al-Baqoroh:214)

Pak Yoyok berkata “Ya Alloh hamba-Mu ini dho’if (lemah), berilah kekuatan, karena Engkau lah yang Maha Kuat dan Perkasa, Ya Alloh, hamba-Mu ini sakit, sembuhkanlah, karena hanya Engkau Dzat Yang Menyebuhkan segala penyakit. Ya Allo, hamba-Mu ini didzholimi musuh yang kafir, sirnakanlah kedzholiman mereka, karena hanya Engkau yang bisa menyingkirkan segala makar dan kedzholiman. Ya Alloh, hamba-Mu ini lapar dan kekurangan, berilah kami rejeki dan kecukupan. karena Engkau Maha Kaya dan Pemberi Rejeki. Ya Alloh hamba-Mu ini hanya bisa mengadu kepada-Mu, sungguh ujian-Mu sangat berat, semoga bisa menghapus dosa-d0sa kami dan meninggikan derajat kami, karena itu karuniakan kesabaran pada kami..Aamiin” -selesai-

Dari Abu Muhammad (semarang) dari Ahmad Banajah (Malaysia) ” Meski ditampakkan ketegaran tanpa takut berjihad, tetapi sungguh mereka butuh bantuan dari saudara-saudaranya, dan Alloh sebaik-baik penolong. Maka para thullab yang biasanya 2x sehari bisa jadi 1x sehari. Allohul musta’aan, makan dan minum terbatas, banyak yang sakit..ada anak-anak dan bayi yang wafat karena kurangnya obat. Dikabarkan juga setelah ceramah Syaikh Yahya yang terakhir, Syaikh Robi’ telepon lagi dan kata khalid gharbani (pengelola aloloom.net) syaikh Robi’ menunjukkan kuatir seperti orang tua ke anaknya” -selesai-

Kamis, 21 Dzulhijjah 1432H | 02:18 wib

Dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Syaikh Yahya dan kami semua juga marah pada makar Syiah, tapi amunisi amat terbatas sehingga kami tak layani tembakan satu-satu. Alhamdulillah syiah mati hari Selasa 3 (tiga) orang, Rabu sore syiah khianati lagi perdamaian (yang mereka buat sendiri, red), mereka mau pasang ranjau untuk ledakkan mobil kepala-kepala kabilah dammaj yang temui Lajnah Ishlah. Kepergok orang-orang dammaj dan ditembaki, 2 (syiah) mati” -selesai-

Rabu, 20 Dzulhijjah 1432H | 20.17 wib

Dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya-  ” Syiah memang penghianat najis. Baru 3 jam ajak damai, maka mereka dibiarkan sambil angkati mayat (rekan) mereka, ternyata mereka tembak teman kami yang mungkin agak santai, dengan kaliber 12,7. Syafahulloh. Syaikh yahya langsung beri peringatan umum untuk waspada” -selesai-

18.58 wib

Dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya-  ” Assalamu’alaykum, ana baik-baik saja. Bantuan belum bisa masuk, Selasa pagi syiah lukai 1 tholib, maka terjadi perang besar sampai maghrib. 3 tholib dan 1 dammaji luka, kerugian syiah cukup besar,tapi ana tidak tahu rinciannya, yang jelas 1 pos mereka di (sekitar Gunung) Barroqoh behasil direbut (Ahlussunnah). Alhamdulillah, tadi pagi perang lalu berhenti sementara. Salam ” -selesai-

Selasa, 19 Dzulhijjah 1432H |21:41 wib

Dari Abu Ayyub (Ngawi) dari Abu Zur’ah Zulfa (Murid Abu Hazim di Magetan) dari Fuad Abu Fadh (Dammaj) berkata “Saat ini sedang jaga digunung, lagi dihujani peluru rofidhoh, sejak pagi baku tembak sengit dengan rofidhoh al-anjas al-arjas” -selesai-

09:05 wib

Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- berkata ” Assalamu’alaykumwarohmatulloohi wabarokaatuh. Kepada ikhwah yang membebani kami untuk tanya sikap Syaikh Yahya tentang ikhwah yang memberitakan rincian kejahatan syiah terhadap dammaj, kami menjawab ” Syaikh Yahya sendiri malam tadi menceritakan kekejaman syiah terhadap dammaj secara rinci, tentang pengepungan jahat mereka yang buat muslimin tidak dapat makanan pokok, orang tua renta yang sakit tidak bisa berobat, wanita keguguran dan tidak bisa dirawat dengan baik, ruang gerak tinggal 250 meter, itupun peluru-peluru syiah berhamburan di jalan-jalan dan disela-sela rumah dan depan masjid. Ini semua beliau ceritakan dan beliau siarkan ke seluruh dunia dan diakhiri denan seruan Dengan Nama Alloh agar muslimin menegakkan kewajiban untuk menghadang kejahatan syiah disini.  Alhamdulillah. semoga Alloh senantiasa membimbing dan memberkahi kita semua. Banyak yang tanya tentang tim bantuan makanan dan lain-lain, Tim sudah mendekati Dammaj dan dikawal 20 kepala kabilah dari wailah dan sudah kirim utusan ke syiah agar bisa masuk dammaj dengan damai, tapi syiah menghalangi (menolak, red). Wallohu a’lam untuk hari selasa ini karena tim bertekad akan masuk. Oya hari senin 2 thalib luka. ” -selesai-

01:31 wib

Berkata Abu Fairuz (Dammaj) -semoga Alloh menjaganya- “Malam tadi Syaikh Yahya membongkar alur makar rofidhoh dalam beberapa bulan ini. Beliau menyeruh seluruh muslimin yaman dan luar yaman untuk berjuang melawan kejahatan mereka. Ya Akhi, mukminin adalah 1 (satu) tubuh. Jika sekedar bantu Qunut saja, sebagian orang tidak mau” -selesai-

Senin, 18 Dzulhijjah 1432 | 12:40 wib

Dari Hasan (magetan) dari al-Akh Fuad Abu Fadh berkata “Tadi malam adalah hari Ied rofidhoh, tidak ada pertempuran besar-besaran, cuman sniper terus mengintai, kami minim amunisi Alhamdulillah kemarin sore Syaikhuna Yahya memberikan nasehat agar jangan takut mati dan hati-hati terhadap bidikan sniper syiah” -selesai-

03:28 wib

Dari Akhuna Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Fairuz (Dammaj) berkata “Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokaatuh, Orang yang didzholimi dan sabar pasti ditolong Alloh. Hasil hari ini 2 (dua) Dammaji – 2 (dua) Tholib LUKA,  7 (tujuh) syiah MATI. 1 (satu) mobil mereka terbakar. -selesai-

Ahad, 17 Dzulhijjah 1432 | 18:08 wib

Berkata Abu Fairuz – semoga Alloh menjaganya- ” Hari ini baku tembak sengit. 2 (dua) Dammaji (penduduk dammaj,red) dan 1 (satu) tholib luka. Dari pihak syi’ah ana tidak tahu” -selesai-

03:35 wib

Dari Hasan (magetan) dari Abu Fairuz (Dammaj) berkata ” JazakAllohukhoyro, sore tadi 1 (satu) tholib tertembak kakinya. Bala bantuan baru sampai Yatamah. Isya ini qunut Syaikh Ahmad mengharukan. InsyaAlloh kita menang. -selesai-

Sabtu, 16 Dzulhijjah 1432H | 22:12 wib

Berkata Abu Fairuz “Ana bukan wartawan, akan tetapi disyariatkan membongkar kebathilan ahli bathil. Syi’ah terus-terusan khianati gencatan senjata. Hari ini mereka berkali-kali menembaki hingga lukai kaki 1 (satu)  thallib. -selesai-

16:23

Dari Ahmad Ibrohim (semarang) dari Abu Hazim (magetan) dari Abu Ishaq (dammaj) berkata ” Alhamdulillah keadaan kami baik-baik saja. Jalan belum dibuka sampai sekarang dan infonya para Qobail akan datang ke dammaj membawa makanan untuk kami. Mohon do’a para ikhwah -selesai-

Jum’at, 15 Dzulhijjah 1432H | 15:23

Berkata Abu Fairuz -semoga Alloh menjaganya- JazakAllohukhoiro atas hiburan dan pembelaan yag haq dari antum semua, tadi rofidhoh masih nembaki kami, tapi sudah jarang-jarang karena ada tekanan dari lajnah. Jumlah sementara yang mati dari mereka (rofidhoh, red) 22 diwilayah Dammaj, 36 di so’dah. Kami tak percaya tahayyul tapi beberapa penjaga lihat burung putih mengkilat tak dikenal jenisnya terbang dikampung Nuqu’ lalu hilang, lalu ditemukan mayat-mayat rofidhoh tanpa kepala. Ada tertimpa bengkak-bengkak tanpa diketahui sebabnya. Para perempuan rofidhoh yang di Nuqu’ dan Shohwah banyak nangis dengar qunut (nazilah, red) Syaikh” -selesai-

11:09 wib

Bantuan dari berbagai kabilah yaman telah bergerak ditempat Syaikh Muhammad bin Maani’ di Shon’a dan dikawal 100 personel tempur.  InsyaAlloh telah tiba di Jawf tadi malam. Lalu ke wailah -selesai-

10:10 wib

Dari Hasan (Magetan) aku mendengar khobar dari Akh Tamim (Baganbatu, Riau) dari Abu Hanifah (Dammaj) berkata ” Kemarin ada pasukan burung putih turun dari langit, burung-burung itu memenggal kepala-kepala penjaga pos syiah, (berkata Tamim) ” namun ia tidak kabarkan berapa orang yang dipenggal burung-burung tersebut. Wallohu a’lam” -selesai-

Berkata Hasan “Allohu Akbar, teringat do’a qunut Syaikh Yahya -semoga Alloh menjaganya- meminta keajaiban dari Langit.”

02:14 wib

Bantuan dari seluruh kabilah Yaman dan dari Saudi telah bergerak dari tempat Syaikh Muhammad bin Maani’ di Shon’a dan dikawal 100 prajurit tempur. Insya Alloh akan tiba di jawf malam ini. -selesai-

Kamis, 14 Dzulhijjah 1432H |18:14 wib

Dari Akhuna Fuad Abu Fahd -semoga Alloh menjaganya- berkata Tembakan-tembakan hari ini istirahat, bantuan pangan sedang berusaha untuk masuk, tapi masih sembunyi-sembunyi. Alhamdulillah ada salam dari Syaikh al-Imam dan Syaikh Dzammary untuk Syaikh Yahya dan Tolabah.  Insya Alloh boikot ini ada hikmah dan tersebarnya dakwah SALAFIYYAH bahkan Misyari Rosyid (al-Ikhwani, red)  dan Fuyus punya Abdurrahman Mar’i  al-Hizbi pun berdo’a qunut nazilah buat Dammaj” -selesai-

03:03 wib

Pak Yoyok (Dammaj) berkata ” Malam ini 1 (satu) thullab dari Taiz,Yaman gugur lagi di Dammaj, saat tugas (ribath) di Matras (pos jaga) tertembak perut dan punggunya ba’da isya tadi malam, padahal 2 hari yang lalu syi’ah minta damai, Dasar kadzdzab (pendusta). Tapi insya Alloh thullab masih selalu siaga semuanya. Mohon selalu do’anya. barokAllohufiyk “

Rabu, 13 Dzulhijjah 1432H | 21:26 wib

Saudara kami Aliy Blora -semoga Alloh menjaganya- yang saat ini berada di Darul Hadits Dammaj bersama pejuang-pejuang Ahlussunnah disana berkata  “Kemarin datang Lajnah (semacam panitia) mendamaikan dua kubu. Namun Alloh yang tahu siapa sebenarnya KOMPLOTAN LAJNAH YANG BERDIRI dua kubu ini (Antara Ahlussunanh dan Syiah Rafidhoh -Laknat Alloh, Malaikat dan Penduduk Langit atasmu wahai Syi’ah rofidho  dan yang membuat makar terhadap Ahlussunnah di Dammaj- ,red). yang justru setiap kedatangan mereka menguntungkan rofidhi. Katanya hari ini damai tetap masih terdengar beberapa tembakan menteror kami dan sholat masih qunut (nazilah) terus. Jalan masih diblokir belum dibuka. Justru momen kendatangan lajnah merupakan kesempatan bagi rowafid untuk bangun barikade, mempersempit area kita terkhusus diatas gunung al-Barroqoh sebelah barat Markiz  kita.  Rowafid -laknat Alloh dan penduduk langit atasmu- hanya kira-kira 150 meter didepan kita. Ringkasnya sekarang belum aman dan kita tidak percaya dengan mereka. Kami bil khoir dan sampaikan salam kami kepada ikhwah semua tanpa terkecuali. -selesai-

18:29 wib

Berkata Abu Fairuz  -semoga Alloh menjaganya- ” Hari ini gencatan senjata,  sepi. Tapi kami masih terkurung. Ana harus hemat pulsa untuk bertahan hidup. BarokAllohufiykum.”

Selasa, 12 Dzulhijjah 1432H | 18:45 wib

Pagi ini mereka tembaki dinding-dinding kamar ‘Uzzab, tidak ada korban. Sekitar jam 10 pagi (waku dammaj,ed) datang Lajnah untuk cari titik temu gencatan senjata. Truk bantuan untuk musuh (rafidhah) masuk, sementara bantuan dari kota-kota untuk kami tetap saja tertahan jauh di luar. Banyak makar dan kelicikan dibalik kedatangan lajnah ini yang kami tahu, tapi tidak bisa kami ceritakan pada antum yang ditanah air. Ana kuatir yang di Indonesia ‘takut’ akan nasib kami lalu minta kami keluar dari Dammaj. Niat mereka  baik tapi salah,  kami wajib balas budi pada syaikh kami dan ahlul dammaj, yang menginginkan kami meninggalkan dammaj, tapi mereka tidak tahu bahwa kami berdosa besar jika lari dari peperangan dan tinggalkan orang yang amat berjasa pada kami menyabung nyawa sendiri. Alhamdulillah kami dijaga Alloh. Tawakkalna ‘alalloh. Semoga menolong antum semua. Salam buat ikhwah. -selesai-

03:39  wib

Kami makin terdesak secara ekonomi, geografi dan amunisi. Syaikh Yahya dan Syaikh Ahmad Wushobi (Imam Masjid Markiz) dalam qunut Nazilah mohon agar Alloh tunjukkan keajaiban kekuasaan-Nya. Kami pasrah pada pengaturan Alloh saja. Hari ini di so’dah ditemukan 6 mayat rofidhoh tanpa kepala, tidak tahu siapa yang menjagalnya (berita dari Rumah Sakit)

Senin, 11 Dzulhijjah 1432H |22:15 wib

Kami hanyalah thullab, tapi pemberontak rofidhoh ingin kuasai tanah sempit ini dan ambil nyawa kami. Mereka tambah 2 (dua) pos baru di kaki gunung Baroqoh, dan terus tembaki kami. Siang tadi 1 (satu) bapak dari dammaj tertembak punggungnya, tidak berbahaya. Sore ini baku tembak sengit kami di dzholimi dan membela diri. Alloh pasti tolong kami. al-Imam Ibnul Qoyyim -rahimahulloh- berkata ” Jika sang hamba menegakkan kebenaran terhadap orang lain dan terhadap dirinya sendiri lebih dulu, dan berdirinya itu adalah dengan mohon pertolongan Alloh dan karena Alloh, tiada sesuatupun yang bisa mengalahkannya. Sekalipun langit, bumi, dan gunung membuat makar padanya pastilah Alloh akan mencukupi kebutuhannya dan menjadikan untuknya jalan keluar” Sore ini 5 Rofidhoh Tewas: 1 di Jamimah, 1 di kaki Baroqoh, 3 di Nuqu’ kami tawakal pada Alloh.

17:40 wib

Alhamdulillah, Alloh gagalkan mereka bahkan 1 pemimpin mereka di Nuqu’ (300 meter sebelah utara dammaj)  tewas. Senin pagi ini mereka nembaki markiz ini dengan gencar. Dinding masjid, perpustakaan dan kamar mandi ma’had yang tinggi menjulang dihantam. Dinding rumah Amin al-Amroni bolong besar dihantam peluru besar. Teman-teman yang di son’a sudah usaha penuh untuk tembus kepungan tapi belum bisa. Barang siapa tawakkal kepada Alloh, maka akan dicukupi.

04:35 wib

Ahad kemarin rofidhoh nyusup ke Gunung Baroqoh. Begitu diberi tembakan langsung lari balik. Seharian ini kami ditembaki mereka dari berbagai arah. Mayoritas gunung memang mereka kuasai. Thullab berusaha perdalam parit dan perbanyak karung-karung pasir untuk perlindungan jalan terutama bagi wanita dan anak-anak. Kami tetap menuntut ilmu, tawakkal kepada Alloh. kami tidak banyak harap pada politikus seperti Presiden Ali Abdulloh. komandan barak Qofl dan Kahlan waffaqohumulloh. Semoga Alloh berikami keamanan hidup dan ketentraman belajar seperti biasa atay mati syahid didzolimi oleh kafir harbi. Malam ini sniper rofidhoh masi cari-cari kelengahan kami. Pengawal desa setia menghalau mereka.

Ahad, 10 Dzulhujjah 1432H | 18:43 wib

So’dah mulai bertindak tegas pada rofidhoh. Hari Idul Adha ini muslimun kurban 30 “Ekor” Rofidhoh. Ada ledakan dahsyat yang hantam sekumpulan rofidhoh. 30 orang tewas.

18:43 wib

Listrik pondok sekarang hanya untuk Masjid dan lokasi vital. Tetapi Alhamdulillah kondisi kami jauh lebih baik daripada kondisi ekonomi Rosululloh -saat diblokade kafir quraisy-

Sabtu, 9 Dzulhijjah 1432H | 21:11 wib

Sore ini (17:11 waktu dammaj) sniper syiah makin gila, jalur yang menghubungkan perumahan Mazro’ah ke Masjid Markiz mereka tembaki. Para thullab tertahan, tiada korban.  Sebelum Dzuhur 4 (empat) syiah tewas dalam baku tembak. Ba’da Ashr syiah menembaki perpustakaan, 1 peluru tembus jendela-selesai-

14:37 wib

Sabtu pagi hari Arofah, rofidhoh yang di wathon kumandangkan ceramah pakai pengeras suara. Keras sekali, sementara yang digunung menembaki kami. Sekitar pukul 09:45 (13:45 wib, ed) ganti nyanyian mereka yang terdengar keras. Gubenur so’dah Kepala kabilah besar datang kesini meminta penghentian baku tembak.  Kami senang karena ingin idul adha dengan tenang dan hidup aman. Selama setengah jam dunia terasa tentram. Tapi pukul 10:45 (14:45 wib) rofidhoh menembak lagi, maka masyarakatpun membalas sampai kini masih adu tembak dengan skala jarang-jarang. salam -selesai-

Jum’at,  8  Dzulhijjah 1432H | 23:30 wib

Berita terakhir sebelum maghrib dari petugas rumah sakit so’dah, 7(tujuh) syiah tewas dalam insiden hari jum’at ini. Dari sunni tiada tambahan. Malam ini hening, ada kerja bakti gali parit

21:07 wib

Untuk total sejak pagi s.d sore ini, 1 thalib tewas, 1 luka, 2 masyarakat dammaj luka, 3 syiah diusung lari ke rumah sakit sekitar so’dah. Dari rumah sakit itu datang berita bahwa 3 syiah tewas. Oya beberapa hari yang lalu 3 syiah di wathon (150 meter) dari masjid dammaj mati. 1 karena dipatuk ular, 1 diterkam heina, 1 naik motor nabrak dinding dan mati. Sampai kini masih perang -selesai-

17:35 wib

Jum’at pagi yang hening dirobek oleh Sniper pemberontak, syi’ah nembak mati shahabat ana Mu’adz al-Abyani -semoga Alloh merahmatinya-.  Maka terjadilah perang sampai sekarang. -selesai-

Kamis, 7 Dzulhijjah 1432H | 16:14 wib

Assalamu’alaykumwarohmatullohi wabarokaatuh. Rofidhoh makin jahat dalam melanggar kehormatan wilayah Dammaj. Hari ini 10 menit sebelum dzuhur mereka datang dan pasang pos 60 meter dari pos thullab di Hadeb. Lalu tiba-tiba saja rofidhoh yang di wathon menembaki ke arah markiz ini. Terjadi baku tembak dengan thullab. Suasana tenang tapi penjagaan dipertebal.

Rabu, 6  Dzulhijjah 1432H | 16:00 wib

Syaikh Muhammad Mani’ di Son’a sudah fatwa agar para Thullab siap-siap berangkat menembus blokade bersatu dengan Thullab Dammaj. Sekarang salafiyyun terkonsentrasi di Hasyid, Harodh, Ataq dll. Tinggal tunggu perintah Syaikh Yahya untuk berangkat ke Dammaj. Syaikh Yahya tunggu (kabar) dari presiden, karena presiden umumkan gencatan senjata di son’a s.d tanggal 15 dzulhijjah 1432H.  Rafidhoh makin kurang ajar dalam upaya provokasi kemarahan Syaikh Yahya. Hari ini 1 (satu) tholib mereka tangkap. Belum jelas bagaimana sekarang keadaannya. Makin banyak orang mengungsi meninggalkan dammaj, padahal belum ada letusan senjata. Bagi kami lebih baik mati dimedan perang daripada lari sebagai pengecut dan tinggalkan Syaikh Yahya dan Ahlul Dammaj yang bertahan sendirian. Kami bukan al-Qo’idah yang suka teror dan berontak, tapi kami adalah salafiyyun yang taat pada Ulama Sunnah dan Umaro Muslimin, yang sekedar mempertahankan nyawa dan bangsa.  -selesai-

Selasa, 5 Dzulhijjah 1432H | 11:27 wib

Suasana tenang, kami harus bersabar dan jangan mulai menembak. Barak militer Kahlan menjanjikan bantuan jika musuh mulai menyerang. Syaikh Yahya bilang ada konspirasi ***** ******* *** ***** dibalik pengepungan ini. Maka kita jangan mulai menembak. Pemerintah pusat yaman dan saudi siap membantu jika musuh mulai menyerang. Kami InsyaAlloh sabar walau pangan makin tipis dan beberapa keluarga mulai banyak puasa. Syaikh Yahya bilang dalam ceramah ” Apa salah kami hingga dikepung seperti ini? kami akan tetap kumandangkan al-Haq.  Ahlussunnah bicara lillahi ta’ala dan terus sibuk dengan majelis ta’lim. Bukan cari kekuasaan. Oya hari-hari ini kami disibukkan kerja digunung dan lembah untuk memperkuat pertahanan” -selesai-

Senin, 4 Dzulhijjah 1432H | 04:59 wib

Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokaatuh, *** ***** Diantara akhlaq mulia Syaikh Yahya adalah beliau tidak mengemis (TASAWUL,ed),  minta bantuan kepada orang lain yang punya kekuasaan  atau kekayaan  walaupun telah terkepung dan kekurangan makanan seperti ini. Mereka  punya  akal dan hati, tahu apa yang wajib dilakukan. Adapun Syaikh  Yahya beliau langsung angkat tangan mohon bantuan pada Alloh. Pagi ini beliau mulai Qunut Nazilah, Alhamdulillah kami masih bisa ibadah,  belajar, makan, minum dan bercanda. Salam untuk ikhwah. BarokAllohufiykum. -selesai-

Ahad, 3 Dzulhijjah 1432H | 22:44 wib

Syiah nekad melanjutkan pengepungan dammaj dan siap perangi bantuan dari luar. Orang-orang wailah justru tidak jadi serang syiah. Syaikh Yahya nunggu syiah mulai menembak. Kami masih bisa beribadah -selesai-

Sabtu, 2 Dzulhijjah 1432H

…Kami masih terkurung. Hari ini kami diminta kerjabakti di Gunung…Ana naik puncak gunung meneropong syiah yang sibuk buat matras. SELURUH GUNUNG yang mengelilingi Dammaj sudah dikuasai syiah kecuali Gunung Thullab dan Gunung Baroqoh. 2 (dua) gunung ini dijaga ketat oleh Masyarakat dan Thullab karena syiah gigih mau merebutnya. Dibelakang 2 (dua) gunung ini telah dikuasai syiah. Kami masih bisa makan, minum dan beribadah. Banyak kabilah bersatu ancam syiah, jika ahad (hari ini, edt) syiah tidak buka kepungan, SEMUA AKAN GEMPUR SYIAH -selesai-

Jum’at, 1 Dzulhijjah 1432H

Pemerintah Pusat Yaman dan Gubenur Nayif dari Saudi janjikan pada Syaikh Yahya akan curahkan bantuan tempur. Telepon dari salafiyyun diberbagai tempat pada beliau siap berjuang bersama. Syaik Yahyaberceramah menyemangati Masyarakat dan Thulab untuk sabar dan tegar menghadapi pengepungan ini sebagaimana Rosululloh -shallallahu ‘alayhi wasallam- dan shohabat sabar -selesai-

Kamis, 30 Dzulqoidah 1432H

Assalamu’alaykum. Mayoritas Gunung di sekitar Dammaj memang sejak 2 tahun dikuasai syi’ah, kecuali Gunung Shomma’, Gunung Baroqoh, Gunung Thullab.  6 (Enam) Bulan yang lalu tentara (pemerintah,ed) yang jaga Gunung Shomma’ berkhianat serahkan gunung itu ke syi’ah. 2 (dua) hari yang lalu Gubenur sho’dah datang ke Dammaj, perundingan dengan Ahlul Dammaj dan syia’h. Syi’ah bilang akan buka blokade jalan ke Gunung Baroqoh dengan Gunung Thullab yang selama ini dijaga oleh Thullab dan Masyarakat Dammaj dikosongkan. Thulab dan Masyarakat menolak keras tuntutan itu dan bertekad pertahankan sampai mati. Gubenur pulang  tanpaa bisa menekan syi’ah. Sekarang Penjagaan di 2 (dua) Gunung itu diperketat. Thulab siang malam sibuk buat parit dan benteng diseputar lembah Dammaj. Alloh waliyyuna”  -selesai-

INFO: Arsip Video Gemuruh Lembah Dammaj telah kami pindah ke halaman lain, disini

Dinukil dari: http://isnad.net/liputan-khusus-gemuruh-lembah-dammaj-update

3 responses to “Berita Aktual Mujahidin Ahlus Sunnah VS Syiah Rafidhoh Di Dammaj Yaman (Insyaa Allooh Update Tiap Hari)

  1. TEPATNYA BUKAN PEPERANGAN ANTARA SUNNI VS Syi’ah Hutsiyiin. TETAPI PEPERANGAN ANTARA SALAFY WAHABY VS Syi’ah Hutsiyiin.

  2. SEBENARNYA WAHABY (YANG MENGAKU SALAFY DAN AHLU SUNNAH) SANGAT KERAS DAN KEJAM TERHADAP GOLONGAN LAIN, TERMASUK BERBAGAI GERAKAN DAN TOKOH AHLU SUNNAH WAL JAMAAH.

    TAPI WAHABY PUNYA MUSUH BESAR BERNAMA ISLAM MAZHAB SYIAH .

  3. Bagi-bagi berita

    Video Jihad Dammaj

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s