Penulis: Komisi Untuk Riset Ilmiah Dan Fatwa KSA
Pertanyaan ketujuh dari Fatwa no. 5912 (V/199)
Tanya:
Apa hukumnya tato? Apakah memiliki tato merupakan penghalang untuk seseorang melakukan kewajiban ibadah haji?
Jawab:
Alhamdulillah, wa shalallahu wa salamun ‘ala nabiyina muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in
Tato pada tubuh adalah Haram,sebagaimana telah disebutkan dalam hadits:
”Nabi shalallahu ‘alaihi wassalam mengutuk wanita yang menambahkan rambut palsu dan wanita yang mendapatkan rambut palsu ditambahkan sendiri, dan wanita yang bertato dan wanita yang memiliki tato dirinya sendiri.” (HR. Bukhari No. 5936, Muslim No. 2122, Sunan An Nasa’i No. 5250, Sunan Ibnu Majah No. 1988, Musnad Imam Ahmad VI/353)
Tato dapat diterapkan pada pipi, bibir , atau bagian lain dari tubuh, dan dapat menjadi biru, hijau, atau hitam. Namun, tato bukanlah halangan untuk melakukan haji.
Wabillahi taufiq. wa shalallahu wa salamun ‘ala nabiyina muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in
Komisi Untuk Riset Ilmiah Dan Fatwa KSA
Ketua: ` Abdul `Aziz bin` Abdullah bin Baz
Wakil Ketua: ` Abdul-Razzaq `Afify
Anggota : `Abdullah bin Ghudayyan
Anggota: `Abdullah bin Qa` ud
Dengan sedikit perubahan diterjemahkan dari:
http://www.alifta.net/Fatawa/FatawaChapters.aspx?View=Page&BookID=7&PageID=1520&back=true


