Penulis : Maolana Ishaq Purba
Ditulis pada 04 Desember 2010 jam 13:28
Ketika itu pada tahun 1997 aku masih berstatus sebagai seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi swasta di Solo tepatnya di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan aku hidup indekost di Wisma Pamungkas masuk daerah Mendungan.
Di Wisma itu aku mempunyai teman yang bernama Agus Betty. Temanku ini kalo bercelana selalu berada di atas mata kaki, dan sedikit berjenggot. Di dalam hatiku saat itu aku menyukai keadaan temanku ini, akan tetapi aku sendiri masih terhalang untuk menirunya.
Agus Betty ini mempunyai teman seorang penjual mie ayam, dan ternyata orang ini sering berkhutbah jum’at di sebuah Masjid di depan gang kosku. Apabila beliau sedang berkhutbah aku sangat senang mendengarkan dan mengikutinya bahkan aku membenarkan apa yang selalu beliau ucapankan dalam khutbahnya. Kata temanku ini beliau bernama BASYIRON.Dan sekarang setelah aku mengenal Manhaj Salaf, aku teringat pada beliau setelah aku selidiki beliau ternyata adalah seorang Ustadz Salafy. Kalo tidak salah beliau sekarang rutin mengisi kajian di Masjid Jajar Solo. Semoga Alloh Ta’ala menjaga beliau dalam keistiqomahan meniti jalannya para salafuna as sholeh.
Dan waktupun terus bergulir, aku terus menerus dalam kemaksiatan dan tak satupun orang yang dapat menghentikan kemaksiatan yang menghinggapi diriku ini.
Saat menginjak akhir tahun 2004, aku mengenal seorang Ustadz Salafy yang bernama Al Ustadz Ridawanul Bari hafidzahullohu ta’ala. Dari beliaulah aku mengenal tetang Manhaj Salaf, serta dengan beliaulah aku dibimbingnya sampai detik ini. Dan semoga beliau serta aku oleh Alloh Tabaroka wata’ala diberikan keistiqomahan dalam meniti jalannya para salaf
Dinukil dari:
http://www.facebook.com/home.php?#!/note.php?note_id=462797251617
Artikel Terkait:
Hidayah Mendatangkan Hidayah, Kesesatan Mendatangkan Kesesatan



Bismillahi,
Hayakallahu yaa akhiil karim
Bismillah,
bang admin, sekarang domisili dimana? sering ikut kajian di margono ya.
salam kenal, ana tinggal di deket margono, masih baru belajar, ingin mencari kawan dari kalangan ahlus sunnah.
Walhamdulillah, ada orang Purwokerto mampir ke blog ana….ana mukim Purbalingga dan belum pernah ikut kajian di Masjid RSUD Margono, insyaa allooh kalo ada kesempatan bisa ikutan ta’lim, ana biasa taklim di Masjid Agung Daarussalam Purbalingga, Masjid Agung Baitussalam Purwokerto dan Masjid Al Faaruq (Komp. Terminal Lama Purwokerto).
Bismillah, Jazzakallohu khoiron atas link download kajian yang sangat bermanfaat bagi ana dan teman – teman ana.
Salam kenal, ana tinggal di Krete ( dekat Goa Lawa ), Kr reja Purbalingga. Ana biasa ta,lim di Masjid Belik (karangpule) bersama Ust. Umar Iskandar, juga sering ta’lim di Masjid Nur Sulaiman Banyumas, Masjid Agung Darussalam Purbalingga serta Masjid Adung Baitussalam Purwokerto
Wa anta jazakalloohu khoiron,…salam kenal kembali, ..subhanallooh jadi anta duduk bermajelis dengan ust. Umar Iskandar yang kalo nggak salah beliau baru saja mendirikan mahad di Belik …Semoga Allooh ta’ala mempertemukan kita di dunia nyata. Baarokalloohufiik
Masjid margono memang termasuk basisnya orang2 salafi wahabi wong direkturnya sekarang juga orang salafi wahabi, bahkan kemarin sholat jumat aja ribut antara imam dan makmumnya apa ga lucu itu