Hukum Mandi Junub di Kolam Renang atau Laut


Penulis: Komite Tetap Ilmiyah dan Fatwa Kerajaan Arab Saudi

Pertanyaan:

Jika seseorang  Junub, kemudian  ia menemukan mata air atau kolam memasuk ke dalamnya kemudian mencuci sendiri dengan tujuan untuk melakukan Ghusl (Mandi) karena untuk Janabah, cukupkah untuk dia?

Jawaban:

Ya, itu sudah cukup baginya, jika air tersebut berlimpah,  kemudian jumlahnya dua kulah, berdasarkan riwayat dari Abdullah bin Umar radhiallohu’anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya tentang air yang silih berganti binatang dan binatang buas berdatangan meminumnya? Jawab beliau,”Apabila air itu sebanyak dua qullah, maka tidak najis  [1] Ini Diriwayatkan oleh lima Imam dan dalam kata-kata Ibnu Majah sementara dalam riwayat Al Imam Ahmad: apa-apa yang membuatnya murni. [2] . Dan Semoga Alloh melimpahkan rahmat dan hidayahNya pada Nabi, Muhammad, keluarga dan sahabat.

Footnote:

[1] Abu Dawud no. 63 dan di-Tirmithi no. 67.

[2] Ibnu Majah nos. 517, 518 dan Ahmad 1:235.

Fatawa Islamiyah Vol. 2 halaman 67

Terjemahan Judul Asli : Jika orang yang Junub memasuki laut atau kolam renang dengan tujuan untuk Ghusl (Mandi), sudah cukupkah untuk dia?

Alih Bahasa: Maolana Ishaq Purba

Dinukil dari: http://www.fatwaislam.com/fis/index.cfm?scn=fd&ID=1166

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s