Bolehkah menabung di bank syariah di indonesia untuk keperluan transaksi?


Tanya:

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Jazakallah khairan atas jawaban dari ustadz Dzulqornain Abu Muhammad pada pertanyaan sebelumnya.

Berdasarkan penjelasan ustadz, dan setelah saya pelajari semua bank syariah yang ada, tidak ada satupun bank syariah yang benar-benar bersih dari hal-hal yang dilarang syariat, karena semuanya pada dasarnya memiliki layanan murabahah yang mana terjadi perjanjian atau persetujuan terlebih dahulu dan beberapa disertai jaminan didepannya sebelum bank tersebut memiliki penuh barang yang dimaksud. Dan ini menurut saya lebih menyerupai pinjaman yang berjaminan dan berbunga,

Bagaimana pendapat ustadz mengenai menabung di tempat2 tersebut jika ternyata hal itu menjadikan kita tolong menolong kepada kegiatan riba yang diharamkan?

Bagaimana jika karena kebutuhan mendesak kemudian membuka rekening tabungan di Bank Muamalat untuk kegiatan transaksi, yang mana sangat menjadi kebutuhan utama di masa sekarang karena tidak ada alternatif lain selain bank syariah yang masih meragukan ini? misalkan saja untuk sekedar transfer biaya beli domain atau hosting.

Dan bagaimana juga hukumnya kita mentransfer dari rekening bank syariah ke rekening seseorang yang mana dia menggunakan bank konvensional yang jelas ribanya apakah kita juga ikut memberi makan riba?

Mohon penjelasan dari ustadz,

Jazakumullah Khairan Katsiran

Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Muslim Abdul Hafizh

Dijawab oleh: al Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi

Bismillah

Saat ini mungkin tidak ada jenis transfer yang tidak menggunakan jasa bank. Tapi juga perlu diketahui bahwa tidak seluruh transaksi atau fasilitas bank mengandung riba. Maka perlu memperhatikan beberapa perkara,

Satu, Kalau diperlukan, Menyimpan uang di bank adalah boleh sepanjang seorang tidak mengambil riba dan tidak memintanya.

Dua, Transaksi yang tidak mengandung riba, seperti transfer, penggunaan jasa ATM, penukaran voluta asing dan selainnya tidak masalah selama berjalan di atas syarat yang benar dan tidak mengandung pelanggaran syari’at.

Tiga, Semampu mungkin seorang tidak transaksi dengan bank riba kecuali dalam batasan yang seorang tidak bisa terlepas darinya.

Wallahu A’lam

Dinukil dari: http://groups.yahoo.com/group/nashihah/message/1214

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s