Apakah Membatalkan Wudhu Ketika Seorang Ibu Menyentuh Bagian Pribadi Bayinya?


Penulis: Komisi Tetap Untuk Riset Ilmiah Dan Fatwa KSA
Pertanyaan ketiga dari fatwa no. 16814 (IV/116)

Pertanyaan 3:

Apakah wudhu seorang ibu menjadi batal jika dia menyentuh bagian pribadi bayinya saat memandikannya?

Jawaban:

Wudhu menjadi batal ketika seorang ibu menyentuh bagian pribadi bayinya, apakah bagian depan atau belakang, tanpa penghalang. Nabi shalallahu ‘alaihi wassalam memerintahkan wudhunya diulang karena menyentuh bagian pribadi.

wabillahi taufiq. Wa shalallahu wa salaman nabiyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi ajmain.

Komisi Tetap Untuk Riset Ilmiah Dan Fatwa KSA

Ketua: ` Abdul `Aziz bin` Abdullah bin Baz

Anggota :`Abdullah bin Ghudayyan

Anggota:`Abdul` Aziz Al al-Syaikh

Anggota  : Sholih Al-Fawzan

Anggota: Bakr Abu Zaid

Dengan sedikit perubahan diterjemahkan dari:

http://www.alifta.net/Fatawa/FatawaChapters.aspx?View=Page&BookID=7&PageID=11536&back=truez

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s