Dosa Turunan Dalam Pandangan Syariat Islam


Tanya:

Ustadz ana mau tanya tentang dosa turunan memang nya ada? Namun yang dimaksud bukan karma.

* Jawaban ust. Dzulqarnain:
Tentang dosa keturunan
Tidak ada yang disebut dosa keturunan itu dalam Islam, karena Allah Ta’ala telah berfirman,
أَلَّا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَى
“Bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain” [An-Najm: 38]
Berkata Ibnu Katsir dalam menafsirkan ayat di atas,
“Yakni setiap jiwa yang menzhalimi dirinya sendiri dengan berbuat kekafiran atau dosa apapun,
sesungguhnya dosanya adalah terhadap dirinya sendiri, tidak seorang pun yang menanggungkan dosa itu untuk dirinya.”

Juga Allah Ta’âlâ berfirman,
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ وَاخْشَوْا يَوْمًا لَا يَجْزِي وَالِدٌ عَنْ وَلَدِهِ وَلَا مَوْلُودٌ هُوَ جَازٍ عَنْ وَالِدِهِ شَيْئًا
“Hai manusia, bertakwalah kepada Rabb kalian dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat
menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun.” [Luqmân: 33]
Berkata Imam Al-Qurthuby dalam Tafsirnya,
“Yang dimaksud dengan ayat ini adalah seorang ayah tidak menanggung dosa anaknya,
dan seorang anak tidak menanggung dosa ayahnya. Salah seorang dari keduanya tidaklah disiksa
karena dosa yang lainnya.”

Dinukil dari: http://www.facebook.com/pages/As-Sunnah/236041046517220

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s