Hukum Memakai Kalung Atau Gelang Kesehatan


Judul Asli: KALUNG KESEHATAN ; Batu giok, gelang magnetik, terapi segala penyakit?

Tanya:

Apa hukum memakai kalung atau gelang batu yang dipakai sebagian manusia yang lebih terkenal dengan kalung atau gelang kesehatan. Dikatakan gelang atau kalung tersebut dapat meningkatkan kesehatan, imunitas, atau mengobati beberapa penyakit.

Dijawab oleh: al Ustadz Muhammad Rijal, Lc

Memakai kalung atau gelang dengan alasan meningkatkan kesehatan, imunitas atau sebagai sebab kesembuhan beberapa penyakit sebagaimana disebutkan oleh penanya termasuk dari amalan syirik Ashghar (kecil).

Karena si pemakai meyakini gelang atau kalung tersebut adalah sebab kesembuhan, padahal Allah dan Rasul-Nya tidak menerangkan hal tersebut sebagai sebab, secara ilmiyah juga tidak terbukti adanya hubungan sebab akibat memakai gelang atau kalung dengan kesembuhan.

Dalam sebuah hadits dikisahkan, rasulullah shallallohu’alaihi wasallam pernah menjumpai seorang memakai gelang dari kuningan di tangannya. Rasul pun menegur: Apa ini? Dia menjawab: “Saya pakai karena tanganku sakit.” Rasul pun bersabda: “Buanglah gelangmu, ia tidak menambah kecuali kelemahan. Sungguh seandainya engkau mati masih dalam keadaan memakainya, engkau tidak akan beruntung selamanya.”

Dalam hadits lain rasulullah bersabda: “Barang siapa menggantungkan tamimah[1] sungguh dia telah melakukan kesyirikan.”

Ada jenis kalung kesehatan yang terkenal dengan kalung magnetic. Mereka yang memperdagangkannya menyebut sekian manfaat kalung atau gelang maghnetik dengan argumentasi-argumentasi yang ingin menetapkan adanya hubungan sebab akibat yang jelas antara pemakaian gelang atau kalung dengan kesehatan.

Kita katakan, argument tersebut belum jelas, masih sangat samar. Taruhlah seandainya memang ada sisi kebenaran, namun dalam kaedah syareat kita wajib untuk menutup segala pintu yang bisa mengantar kepada kesyirikan, maka tetap hukum memakainya tidak diperbolehkan (haram).

Telah disebutkan bahwa memakai kalung atau gelang dengan keyakinan sebagai sebab kesembuhan termasuk syirik kecil, (maksudnya kecil: tidak mengeluarkan dari islam). Namun demikian Syirik kecil lebih besar di sisi Allah dosanya dari membunuh, berzina, minum Arak, judi dan dosa besar lainnya.

Kemudian perlu diketahui bahwasannya setiap syirik kecil bisa berpindah menjadi syirik besar dan mengeluarkan seseorang dari islam, jika ketawakalan benar-benar tertuju kepada kalung, gelang batu giok dan meyakini bahwa benda-benda itulah yang menyelamatkan dan mendatangkan kesembuhan. Karena pada hakekatnya dia telah menetapkan adanya pengatur alam selain Allah subhanahu wata’ala.

. Wallâhu A’lam.


[1] Tamimah adalah sesuatu yang dikalungkan atau digantungkan dengan keyakinan bahwa sesuatu itu memberikan manfaat menolak penyakit ‘Ain atau lainnya.

Dinukil dari: http://salafartikel.wordpress.com/2014/03/18/kalung-kesehatan-batu-giok-gelang-magnetik-terapi-segala-penyakit/

10 responses to “Hukum Memakai Kalung Atau Gelang Kesehatan

  1. Terus kalo orang sakit gak boleh minum obat?? Kalo orang sehat gak boleh minum tambahan vitamin? Logikanya dimana? saya ambil contoh kalung kesehatan mengandung ion negatif, itu sangat banyak sekali manfaatnya dan udah dirasakan banyak oleh pelanggan saya. Secara logika Tubuh butuh ion negatif yg cukup seperti di hutan, di pedesaan, di gunung, di air terjun, namun seiring berjalannya waktu ion negatif diudara terus terkikis sehingga kesehatan dan energy tubuh manusia pun terganggu. bahkan dengan ion negatif yg cukup mampu membuat body protection terhadap radiasi elektromagnetik. dan itu udah banyak yg merasakan sebelum menggunakan kalung kesehatan dan sesudahnya, yg biasa mata sakit/kepala pusing dan cepat lelah pakai kalung jadi lebih fit dan gak kerasa dampak radiasi tersebut.

  2. derana@gmail.com

    ustat babil lo…

  3. jangan marah tetapi bisa untuk bahan renungan,,,

  4. Allah tidak akan memberikan cobaan di luar kemampuan hambanya begitupua setiap penyakit Allah akan menunjukan berbagai obat nya salah satunya dengan kalung atau gelang kesehatan, insya Allah jika kita menggunakan nya masih dalam aqidah islam dan tdk keluar dari ke islaman nya karena penyakit apapun itu hanya Allah yang maha penyembuh, dan bukan dari obat atau pun lain nya. subbhanalloh…

    • Klu menurut saya sebenarnya itu terletak pada hakekat kita, jika kita menganggap kalau kalung itu yg menyembuhkan penyakit itu jelas syirik, Namun jika kita meyakini bahwasannya hanya Allah SWT yg memberikn kita kesehatan sehingga kalung itu hanya perantara saja tidak msalah, hanya jgn smpi kita meyakini bahwa kalung itulah 100% yg memberikn kesembuhan ini tntulh syirik.

  5. Dalam hadits lain rasulullah bersabda: “Barang siapa menggantungkan tamimah[1] sungguh dia telah melakukan kesyirikan.”
    Memang benar ayat itu, namun orang yang menafsirkannya bahwa itu “syirik” adalah salah kaprah alias goblok tapi sok pinter

  6. assalamualaikum Ustad,

    Alam ini siapa yang menciptakan adalah Allah Swt, dan yang menciptakan Batu siapa?? Allah Swt juga, dan yang menciptakan jadi bermanfaat buat kesehatan siapa?? Allah Swt juga… Dan akhirnya, manusia dengan ilmu pengetahuan bisa menemukan Batu tersebut mempunyai ion negatif karena siapa?? Allah Swt juga…. Semuanya Karena Allah Swt.

    Kalo perlu sampean jangan bangun rumah dari Batu ustad, atau dari apa saja yang bisa menjadi buat perlindungan dari sinar matahari, hujan dll… Ga usah pake baju juga ustad…. Telanjang aja… Bisa syirik nanti…. Kalo pake itu semua…

  7. Assalamualaikum Wr. Wb.

    Yang menjadi pertanyaan, apakah orang juga tidak boleh minum obat jika sakit? Apakah dengan kita meminum obat dari dokter kita telah melakukan syirik kecil? Begini, Allah Swt. tidak mungkin turun langsung ke bumi hanya untuk menyembuhkan hamba-Nya yang sedang sakit, jikalau itu terjadi maka kita semua akan mati karena tidak tahan melihat Nur-Nya. Oleh karena itu Allah ciptakan perantara agar hamba-Nya dapat menikmati lagi kesehatan yang merupakan anugerah dari Allah swt. Syirik itu adanya dihati, sesuai keyakinan dari pribadi masing-masing. Jika kita meyakini bahwa yang menyembuhkan ialah ‘Obat’ tersebut maka itu bisa digolongkan sebagai syirik. Namun jika kita meyakini bahwa ‘Obat’ hanya sebagai perantara dan sesungguhnya tidak ada yang dapat menyembuhkan kecuali atas izin Allah swt. maka itu tidak bisa digolongkan sebagai syirik. Jika saya salah, itu datangnya dari diri saya sendiri dan jika saya benar itu datangnya tidak lain dan tidak bukan ialah dari Allah Swt. Semoga ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Tolong kritik saya jika saya salah^^
    Akhirul Kalam, Hasbunallah Wani’mal Wakil.

    Wassalamualaikum Wr. Wb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s