Category Archives: MANHAJ

BEKERJA SAMA DENGAN AHLI BID’AH DAPAT MELEMBEKKAN DAKWAH 


Penuhilah Harimu Dengan Ilmu:

📜🌷Berkata Asy-syeikh Muqbil rahimahullah:
“Sesungguhnya ta’awun (kerja sama) bersama ahli bid’ah itulah yang melembekkan dakwah, dan itulah yang menjadikan afganistan sebagai pembantaian kaum muslimin disebabkan mereka bercampur aduk, ini hizbi, ini shufi dan ini ikhwani, maka harus tampil beda dan menjauh dari seluruh ahli bid’ah, maka yang aku nasehatkan adalah menjauhi mereka sebab mereka termasuk orang-orang yang memiliki penyimpangan, sebagaimana yang dikatakan oleh Abu Qilabah:
لا تجالسوا أهل الأهواء والبدع فإني لا آمن أن يغمسوكم فى ضلالهم ويلبسوا عليكم ما تعرفون
“Janganlah kalian bermajlis kepada ahlul ahwa dan bid’ah, sungguh aku tidak merasa aman mereka mencelupkan kalian di dalam kesesatan mereka dan mengkaburkan atas kalian sebagian apa yang kalian ketahui”.
Dan sungguh aku melihat bahwa yang mematahkan punggung ahli bid’ah adalah dua hal:
Pertama: al-jarhu wat ta’dil,
Kedua: Tamayyuz, yaitu memisahkan diri dari mereka, 
Maka tidak boleh bermajlis kepada mereka dan tidak boleh menghadiri ceramah-ceramah mereka”.

📚[nubdzatun mukhtasharah min nasaih Al-allamah Muqbil (61)]

🌐 https://telegram.me/manhaj_salafy

SANDIWARA DUSTA DA’I RODJA – ALI HASAN AL-HALABY BUKAN ANAK MURID ASY-SYAIKH AL-ALBANI -RAHIMAHULLAH-


📩✂↪. SANDIWARA DUSTA DA’I RODJA – ALI HASAN AL-HALABY BUKAN ANAK MURID ASY-SYAIKH AL-ALBANI -RAHIMAHULLAH-
■ Antara persaksian dusta yang banyak sekali kita dengarkan daripada da’i-da’i Rodja antaranya adalah menisbahkan Al-Halaby hadahullah sebagai murid Asy-Syaikh Albany rahimahullah. Apakah hal ini adalah kenyataan yang sebenarnya atau cuma omongan kosong untuk melariskan barang dagangan mereka saja..??
  
∅ Pada acara pembukaan Tabligh Akbar yang lalu di Masjid Istiqlal Jakarta 2012 dengan tema: Fitnah dan Solusinya, salah seorang da’i rodja telah berkata:
“Hadirin sekalian di hadapan kita adalah seorang ‘alim yang tidak asing lagi bagi kita, salah satu ulama Ahlussunnah wal jama’ah, beliau adalah Asy Syaikhul Muhaddits ‘Ali Ibn Hasan bin Ali Ibnu Abdul Hamid Al Halabi Al Atsari hafizhahullahu Ta’ala.
→{ Beliau adalah salah satu murid senior }← dari Al Imam Asy Syaikhul Muhaddits Muhammad Nashiruddin Al Albany Rahimahullahu Ta’ala”
ⓞ Bukti 1: Poster Tabligh Akbar

ⓞ Bukti 2: Rekaman suara – Persaksian Dusta Da’i Rodja terhadap pemuka mereka Al-Halaby – Pembukaan Tabligh Akbar Fitnah dan Solusinya
  
■ Alhamdulillah kini kita telah mendapatkan bukti nyata yang bisa menjelaskan kedustaan dai rodja ini berdasarkan kenyataan yang akan disampaikan berikut.
◈ Asy-Syaikh yang mulia sendiri yakni Al-‘Allamah Al-Imam Asy-Syaikh Al-Albany -ketika ditanya tentang para murid- beliau menjawab sebagaimana dalam kaset no. 174:
→ “Permasalahan ini berbeda-beda pada masing-masing zaman.

(●) Engkau sekarang mengetahui adanya metode dirasah dengan murasalah (surat menyurat), bukan dengan kehadiran seorang murid di hadapan Syaikh.

╰ Oleh karena itu permasalahan ini hanyalah permasalahan istilah saja, tidak ada perkara yang perlu dibesarkan di baliknya yang bernilai.

(●) Jika kita menganggap adanya seseorang yang bisa bertafaqquh melalui kitab-kitab karya seseorang baik yang hidup pada masa dahulu atau sekarang, maka itu bisa dikatakan sebagai murid bagi Syaikh tersebut.

╰ Meskipun tidak mengenal dan tidak menjumpai masanya.

╰ Atau menjumpai masanya namun tidak bertemu dengan orang itu.
[↑] Yang terpenting bisa mengambil tsaqafah (pengetahuan) dari orang itu dan bertafaqquh dengan fikihnya. Sehingga orang seperti ini masih memungkinkan untuk dikatakan sebagai murid si Fulan.
[ Penanya]
Lalu apakah boleh untuk dia mengatakan tentang dirinya bahwa dia adalah murid si Fulan?
[ Asy-Syaikh Al-Albany ]
[✘] Jika mereka (orang yang disampaikan kepadanya -pent) memahami dari ucapannya bahwa dia adalah sebagai murid yang langsung belajar kepadanya maka ini adalah tadlis.

→ Adapun jika mereka tidak memahaminya demikian, maka tidak mengapa mengatakannya sesuai dengan penjelasan yang telah saya sampaikan.
[ Penanya ]
Apakah Syaikh memiliki murid?!
[ Asy-Syaikh menjawab ]
saya memiliki banyak murid dengan cara seperti di atas.
[ Penanya ]
Yang saya maksud dengan cara yang lain, yaitu langsung berguru.
[ Asy-Syaikh menjawab ]
Tidak, saya tidak memiliki murid (yang langsung berguru -pent)
[ Penanya ]
Apakah ada di sini?!
[ Asy-Syaikh ]
Di sini tidak ada! Di Syam dahulu pernah ada!
–selesai-.
ⓞ Bukti 3: Rekaman suara – Asy-Syaikh Nashruddin Al-Albani tidak punya murid di Yordan
▲▲ [ 1/2 ] ▲▲

▲▲ [ 2/2 ] ▲▲
[ Asy-Syaikh Al-Albany rahimahullah ditanya ]
Siapakah murid Anda yang paling menonjol yang Anda nasehatkan kepada kami untuk membaca kitab-kitabnya?
[ Beliau menjawab ]
■ “Hakekatnya saya tidak memiliki murid-murid yang maknanya seperti kata tersebut,
(●) tetapi di sana ada beberapa orang yang sering bolak-balik menemui saya di sana di Amman (ibu kota Yordania) dan mereka meminta bimbingan kepada saya berkaitan hal-hal yang menyulitkan mereka dalam mentahqiq kitab-kitab.

→ Diantara mereka adalah saudara kami Ali Abdul Hamid Al-Halaby, lalu saudara kami Salim Al-Hilaly. Jadi dua orang ini termasuk yang sekarang konsentrasi melakukannya, yaitu menulis. Terkhusus orang yang pertama dia memiliki beberapa risalah yang menunjukkan kesungguhannya di bidang ini. Maka kami mengharapkan untuk masa depan yang cerah insya Allah.”
ⓞ Bukti 4: Fatawa Rabigh no. 5 menit 39 detik 27 hingga menit 40 detik 45.

ⓞ Bukti 5: Rekaman suara – Fatawa Rabigh no. 5 – Siapa Murid Al-Albany yang menonjol
  
🚇AL-HALABY BUKAN MURID ASY-SYAIKH AL-ALBANY
Asy-Syaikh Muhammad bin Hady Al-Madkhaly hafidzahullah berkata ketika beliau membicarakan sebuah masalah:
■ “Jika Al-Halaby misalnya mengingkari kita maka yang dia ingkari ini terdapat pada perkataan Asy-Syaikh yang dia ini (Al-Halaby) mengklaim beliau sebagai gurunya.
(●) Dan Al-Albany telah menjadikan sebagai contoh bahwa yang termasuk mustafid (orang yang mengambil faedah) dan bukan termasuk muridnya adalah Ali Hasan Abdul Hamid.
[↑] Dan saya telah mendengar kaset ini dan saya katakan, ‘Alhamdulillah yang menjadikan Asy-Syaikh Nashir (Al-Albany) rahimahullah membuat permisalan bagi seorang mustafid dan bukan termasuk murid-murid beliau, hanya mustafid, adapun thalib atau tilmidz (murid) tidak.
[✘] Beliau tidak menjadikan sebagai contoh kecuali Ali Hasan.’ Allahu Akbar.
[↑] Seakan-akan Allah telah memberikan taufik kepada imam ini untuk mengucapkan kalimat ini karena perkara yang hanya diketahui oleh Allah di masa ini yang akan terjadi pada diri orang ini (Al-Halaby).
[✔] Jadi beliau membuat contoh bagi orang-orang yang mengambil faedah dari beliau dan mereka bukan murid-murid beliau. 
[✔] Benar jika yang dimaksud adalah murid-murid yang maknanya umum yaitu yang mengambil faedah dari kitab-kitab beliau, yaitu Ali Hasan. Ini terdapat dan terekam dengan suara Asy-Syaikh Nashir dan ini terdapat di internet…”
ⓞ Bukti 6: Rekaman suara – Penegasan Asy-Syaikh Muhammad bin Hadi bahawa Al-Halaby bukan murid Asy-Syaikh Al-Albany
Selengkapnya di:

📀[ Video ] https://www.youtube.com/embed/6oR85affErE

🌏[ Web ] http://www.alfawaaid.net/2013/01/sandiwara-dusta-da-rodja-ali-hasan-al_21.html 

₪ Dari situs TPAH
🌐 Turut Menyebarkan >> http://telegram.me/KEUTAMAANILMU
※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※

IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII

ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf
➥ #VideoFawaid #Manhaj #Bantahan #sandiwaradusta #sururi #turatsi #halabi #rodja #bukan #anak_murid #alAlbani

ORANG-ORANG YANG MEMBELA ‘ALI AL HALABY MEREKA TIDAK MENGENAL DAKWAH SALAFIYYAH DENGAN SEBENAR-BENARNYA


الدين القيم:

💥❌🔥⛔️ORANG-ORANG YANG MEMBELA ‘ALI AL HALABY MEREKA TIDAK MENGENAL DAKWAH SALAFIYYAH DENGAN SEBENAR-BENARNYA
♨️Pertanyaan :
Syaikhana (wahai guru kami), sebagian ikhwah dari penduduk Oman bertanya : “Di tempat kami terdapat sebagian orang-orang yang menyimpang dari kalangan orang-orang yang mengaku salafy dan diantara mereka ada yang membela Ali Halaby dan Yayasan Ihyaut Turats mereka mentahdzir dari menghadiri dauroh yang dibimbing oleh Asy Syaikh Dr. Muhammad Bin Hadi Al Madkhaly di Dammam, demikian pula mereka mentahdzir dari menghadiri daurah yang dibimbing oleh Asy Syaikh ‘Abdullah Bin Shalfiq Azh Zhafiry di Hafril Bathin, maka apa nasihat engkau dan bimbingan engkau baarakallahu fiikum ?”
💡Asy Syaikh Al ‘Allamah Rabi’ Bin Hadi Al Madkhaly حفظه اللّٰه menjawab :
بسم اللّٰه الرحمن الرحيم الحمد لله والصلاة والسلام على رسول اللّٰه وعلى آله وصحبه ومن اتبع هداه، أما بعد :
▪️Sesungguhnya orang-orang yang membela (Ali) Al Halaby dan orang-orang yang semisalnya dan membela (yayasan) Ihyaut Turats maka mereka tidak mengenal Salafiyyah dan di dalam hati-hati mereka terdapat penyakit.

👉Dan yang menguatkan hal ini ialah mereka mentahdzir dari daurah-daurah Ahlussunnah Salafiyyin seperti Asy Syaikh Muhammad Bin Hadi dan Asy Syaikh Abdullah Al Bukhary demikian pula Asy Syaikh Abdullah Azh Zhafiry.
▪️Maka mereka wajib untuk bertaubat kepada Allah Azza Wa Jalla, dalam hati-hati mereka terdapat penyakit dan mereka tidak mengenal Salafiyyah, seandainya mereka mengenal Salafiyyah (dengan sebenar-benarnya) niscaya mereka tidak akan membela orang-orang tersebut, betapa banyak kesesatan-kesesatan mereka dan betapa banyak bencana-bencana di sisi mereka…

📌السؤال : شيخنا هؤلاء بعض الإخوة من أهل عمان يسألون فيقولون عندنا بعض المنحرفين ممن يدعي السلفية ومنهم من يدافع عن علي الحلبي و عن جمعية إحياء التراث يحذرون من الحضور للدورة التي يشرف عليها الشيخ الدكتور محمد بن هادي المدخلي بالدمام وأيضا يحذرون من الحضور للدورة التي يشرف عليها الشيخ عبدالله بن صلفيق الظفيري في حفر الباطن فما نصيحتكم وتوجيهكم بارك فيكم؟
💥فأجاب الشيخ العلامة ربيع بن هادي المدخلي حفظه اللّٰه :
بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله والصلاة والسلام على رسول اللّٰه وعلى آله وصحبه ومن اتبع هداه، أما بعد :
📌فإن الذين يدافعون عن الحلبي وأمثاله و عن إحياء التراث هؤلاء لم يعرفوا السلفية وفي قلوبهم مرض ويؤكد هذا أنهم يحذرون من دورات أهل السنة السلفيين مثل الشيخ محمد بن هادي والشيخ عبدالله البخاري والشيخ عبدالله الظفيري كذلك فعليهم أن يتوبوا إلى الله عز وجل، هؤلاء في قلوبهم مرض وما عرفوا السلفية لو عرفوها ما دافعوا عن هؤلاء، كم عندهم من الضلالات كم عندهم من البلايا…
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿

telegram.me/dinulqoyyim

Mengapa Syaitan Senang Dengan Kematian Ulama Dan Dia Tidak Senang Dengan Kematian Selain Mereka?


Penuhilah Harimu Dengan Ilmu:

📜Mengapa Syaitan Senang Dengan Kematian Ulama Dan Dia Tidak Senang Dengan Kematian Selain Mereka❓

🌷✍🏻 Berkata Al-allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah:
Disebutkan (dalam sebuah kisah/riwayat) bahwa bala tentara syaitan datang kepadanya lalu mereka bertanya: Wahai Tuan kami, kami melihat engkau senang dengan kematian satu orang dari kalangan ulama dan engkau tidak senang dengan kematian beribu-ribu hamba-hamba ini, ahli ibadah ini yang beribadah kepada Allah sepanjang malam dan siang ia bertasbih, bertahlil, berpuasa dan bersedekah engkau tidak senang dengan kematian beribu-ribu orang dari kalangan mereka, kegembiraanmu hanyalah dengan kematian satu orang dari kalangan ulama.
dia (syaitan) menjawab: ya, aku tunjukkan kalian terhadap hal ini, maka diapun pergi menuju ahli ibadah lalu dia bertanya kepadanya: Wahai Syeikh apakah Allah mampu menjadikan langit di dalam rongga telur? 
Ahli ibadah menjawab: tidak, ini adalah kekeliruan yang besar,
Kemudian diapun pergi menuju kepada orang yang berilmu dan bertanya kepadanya: apakah Allah mampu menjadikan langit di dalam telur?
Orang yang berilmu ini menjawab: ya, dia (syaitan) bertanya: bagaimanakah itu? Dia (orang berilmu) menjawab: sesungguhnya saja perkara-Nya ialah jika Dia (Allah) menghendaki sesuatu Dia berfirman kepadanya KUN FA YAKUN (jadilah maka terjadilah), jika Dia berfirman kepada langit: jadilah engkau di dalam rongga telur niscaya ia terjadi, maka dia (syaitan) mengatakan: lihat perbedaan antara orang ini dan orang itu.

📚[asy-syarhul mumti’ (5/322)]

 قـال الـعلامة ابن عثيمين رحمه الله تعالى  :
يذكـر أن جـنود الـشيطـان جـاءوا إلـيه فقالـوا لـه : يـا سيدنـا نراك تفـرح بمـوت الواحد من الـعلماء ، ولا تفـرح بمـوت آلاف الـعباد ، فـهذا الـعابد الـذي يعـْبُد الله لـيلاً ونهـاراً يسـبّح ويهـلل ويصـوم ويتصـدق لا تفـرح بموت الألـف منهم فرحك بالـواحد من الـعلماء .
 قـال : نعم أنـا أدلُّـكم على هذا ، فـذهـب إلى عـابد فقـال لـه : يـا أيهـا الـشيخ هـل يقـدر الله أن يجعـل الـسموات في جـوف بيـضة ؟
 قـال الـعابد : لا، وهـذه غلـطة كـبيرة .
 ثم ذهـب إلى الـعالم وقـال له : هل يقدر الله أن يجعـل الـسموات في بيضـة ؟ .
قـال الـعالم : نعم ، قـال : كيف ؟ قـال : إنمـا أمره إذا أراد شيئـاً أن يقـول له : كـن فـيكون، فـإذا قـال للـسموات : كـوني في جـوف بيضة كانت ،

 فقـال : انظـروا الـفرق بين هذا وهذا .
📚【 الشـرح الممتـع 【٣٢٢/٥】

🌐 https://telegram.me/manhaj_salafy

CIRI – CIRI HIZBI AHLI BIDAH MASA KINI


Penuhilah Harimu Dengan Ilmu:

📜CIRI – CIRI HIZBI AHLI BIDAH MASA KINI

🌷✍🏻 Berkata Asy-syeikh Al-allamah Zaid Al-madkhali rahimahullah ketika ditanya:
Kapan seseorang menjadi hizbi ?
“Pertanyaan ini butuh penjelasan yang luas di dalam jawaban dan aku tidak memiliki waktu luang untuk hal itu, akan tetapi aku akan menunjukkan kepadamu terhadap sebagian tanda – tanda (ciri – ciri) yang dengannya seorang hizbi diketahui sama saja dia adalah pemimpin (tokoh) atau pengikut yang mengekor pada berikut ini:
1. Dengan bergabungnya dia di dalam jamaah tertentu yang memiliki manhaj khusus terhadapnya yang menyelisihi manhaj salaf ahli hadits dan ahli atsar seperti jamaah IKHWANUL MUSLIMIN dan VARIAN – VARIANNYA, dan JAMAAH TABLIGH dan orang – orang yang condong (berjalan) bersamanya. Dan pembelaannya terhadap kelompok (hizbiyah) dan jamaahnya dengan cara yang hak dan  batil.
2. Bermajlis dan berjalannya dia bersama satu dari jamaah – jamaah yang telah lewat penyebutannya dan selainnya dari orang yang menyimpang di dalam akidah dan amalan sama saja dia adalah jamaah atau individu yang menjadi pengikut (anggota) atau yang diikuti (tokoh).
3. Kritikannya terhadap ahlussunnah dan perubahan raut wajahnya jika dia mendengar bantahan orang membantah para hizbiyin masa ini (yaitu) para pemilik oraganisasi – organisasi rahasia dan perkumpulan – perkumpulan yang tersembunyi.
4. Celaannya terhadap kehormatan para da’i yang mengajak kepada berpegang dengan apa yang di atasnya ahli atsar (ahli hadits) berupa menaati Allah, menaati  rasul-Nya shallallahu alaihi wasallam, dan menaati para penguasa kaum muslimin yang berjalan di atas manhaj salaf.
5. Celaannya terhadap kehormatan para penguasa dan menyukai orang – orang yang mencela mereka (para penguasa) di dalam buku – buku, kaset – kaset dan majlis – majlis mereka.
6. Serangannya terhadap para ulama yang tidak mendemo (melawan) para penguasa ketika mereka terjatuh di dalam kesalahan lalu dia menyifati mereka (ulama) dengan sifat mudahanah (basa basi  yang disertai menjual prinsip) dan semisalnya dari penghinaan – penghinaan yang tidaklah yang menyebutkannya terhadap diri para ulama rabbani kecuali orang – orang yang hatinya berpenyakit dan orang – orang bodoh akalnya.
7. Kecintaannya terhadap nasyid – nasyid dan drama – drama, dan pembelaannya yang panas terhadapnya dan orang – orangnya dan alangkah banyaknya keberadaannya di dalam barisan – barisan ikhwanul muslimin; maka itu adalah kesenangan tokoh – tokoh mereka dan tentara – tentara mereka dari kalangan para pemuda yang miskin (ilmu) yang tertipu dan para pemudi yang lemah yang tertipu (dengan mereka).
[semoga Allah mengembalikan mereka semua kepada pangkuan al-haq]

📚[al-iqd al-munadhdhad al-jadid (1 / 43 – 44)]

🌐 https://telegram.me/manhaj_salafy

KENAPA MEREKA MEMBENCI DAN MEMERANGI WAHABI?


Manhajul Anbiya:

⏳🚉 KENAPA MEREKA MEMBENCI DAN MEMERANGI WAHABI?
🏫🇸🇦 Raja Abdul Aziz Aalu Su’ud rahimahullah mengatakan,
“Daulah Utsmaniyyah memerangi kami (Arab Saudi) dengan sangat dahsyat, menyerang kami dari berbagai sisi, dan mengerahkan kekuatan besar terhadap kami, serta mengepung kami dari berbagai penjuru, demi menghancurkan kami dan memukul kami di jantung pertahanan kami.
💥 Daulah Utsamiyyah terus memerangi kami karena menganggap (menuduh) bahwa Wahabiyyah adalah madzhab baru, bahwa Muhammad bin Abdul Wahhab membawa ajaran baru, dan orang-orang Wahabi harus diperangi.
🌅 Namun Allah membela (memenangkan) kami atas mereka. .. dengan kekuatan Tauhid yang terhunjam dalam qalbu dan iman yang tertanam di dada. Allah Ta’ala mengetahui bahwa Tauhid tidak hanya menguasai tulang dan fisik kami saja, namun juga menguasai qalbu (hati) dan seluruh anggota badan kami.
📚 Kami tidak menjadikan Tauhid sebagai alat untuk mencapai ambisi-ambisi pribadi, atau meraih keuntungan. Namun kami berpegang dengan Tauhid di atas dasar aqidah yang kokoh dan iman yang kuat, dalam rangka kami meninggikan Kalimat Allah setinggi-tingginya.”
📃 Mukhtaraat min al-Khuthab al-Malakiyyah, 1/46
🖥 https://www.sahab.net/forums/index.php?app=forums&module=forums&controller=topic&id=144452 

قــال الملك عبدالعزيــز رحمـه الله :
حاربتنا الدولة العثمانية محاربات شديدة وأحاطت بنا من كل جانب وسيرت علينا قوات عظيمة وحاصرتنا من كل جانب للقضاء علينا ولضربنا في الصميم

حاربتنا باعتبار أن الوهابية مذهباّ جديداّ وأن ابن عبد الوهاب جاء ببدعة جديدة ، وأن الوهابيين تجب محاربتهم … ولكن الله نصرنا عليهم .. بقوة التوحيد الذي في القلوب ، والإيمان الذي في الصدور ، ويعلم الله أن التوحيد لم يملك علينا عظامنا وأجسامنا فحسب … بل ملك علينا قلوبنا وجوارحنا ، ولم نتخذ التوحيد آلة لقضاء مآرب شخصية أو لجر مغنم ، وإنما تمسكنا به عن عقيدة راسخة وإيمان قوي ولنجعل كلمة الله هي العليا .
مختارات من الخطب الملكية٤٦/١
#arabsaudi #daulahutsmaniyyah

#wahabi #tauhid #raja #rajaabdulaziz
•••••••••••••••••••••

🌠📝📡 Majmu’ah Manhajul Anbiya

📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya

💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~

ORANG YANG MEMEGANG PRINSIP AGAMANYA DI AKHIR ZAMAN SANGATLAH SEDIKIT


Forum Salafy Purbalingga:

🛡🗂ORANG YANG MEMEGANG PRINSIP AGAMANYA DI AKHIR ZAMAN SANGATLAH SEDIKIT
🔸Berkata al Allamah al Imam Abdurrahman bin Nashir as Sa’diy rahimahullahu:
🗂Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa Sallam mengkhabarkan, bahwa di akhir zaman sedikit kebaikan dan sebab-sebabnya.
❌Justru yang ada adalah banyaknya kejelekan dan sebab-sebabnya.
🔹Dalam keadaan yang demikian, maka orang yang berpegang teguh dengan agamanya SANGATLAH SEDIKIT.
🛡Dan mereka sedikit, dalam kondisi yang kesulitan dan kesusahan yang besar, sebagaimana keadaannya seorang yang memegang bara api.
🔥Dikarenakan kuatnya orang-orang yang berpaling dari al haq, serta banyaknya fitnah (ujian) yang menyesatkan.
💥Baik itu fitnah syubhat (kerancuan dalam agama), keragu-raguan, dan kekufuran.
🎉Begitu juga ujian yang berupa syahwat hawa nafsu, dan juga berpalingnya manusia kepada dunia dan terbauai dengannya. Baik yang nampak ataupun yang tersembunyi.
⚠Dan lemahnya iman, serta kesendirian dikarenakan sedikit orang yang membantu dan menolongnya.
🛡Namun seorang yang berpegang teguh dengan agamanya, ia akan berdiri menghadapi orang-orang yang berpaling dan juga penghalang-penghalang yang mana tidaklah akan tetap kokoh (di atas al haq) kecuali ahlul bashirah (orang yang berilmu), yang memiliki keyakinan, serta ahlul iman yang kuat, orang-orang yang utama dari kalangan manusia, dan orang-orang yang tinggi derajatnya di sisi Allah, yang agung kedudukan mereka di sisi-Nya.
📚Bahjah Qulub al Abror hal. 200.
========

🔰🌠Forum Salafy Purbalingga

 

↗JOIN dengan kami di chanel:

http://telegram.me/ForumSalafyPurbalingga