BEKERJA SAMA DENGAN AHLI BID’AH DAPAT MELEMBEKKAN DAKWAH 


Penuhilah Harimu Dengan Ilmu:

📜🌷Berkata Asy-syeikh Muqbil rahimahullah:
“Sesungguhnya ta’awun (kerja sama) bersama ahli bid’ah itulah yang melembekkan dakwah, dan itulah yang menjadikan afganistan sebagai pembantaian kaum muslimin disebabkan mereka bercampur aduk, ini hizbi, ini shufi dan ini ikhwani, maka harus tampil beda dan menjauh dari seluruh ahli bid’ah, maka yang aku nasehatkan adalah menjauhi mereka sebab mereka termasuk orang-orang yang memiliki penyimpangan, sebagaimana yang dikatakan oleh Abu Qilabah:
لا تجالسوا أهل الأهواء والبدع فإني لا آمن أن يغمسوكم فى ضلالهم ويلبسوا عليكم ما تعرفون
“Janganlah kalian bermajlis kepada ahlul ahwa dan bid’ah, sungguh aku tidak merasa aman mereka mencelupkan kalian di dalam kesesatan mereka dan mengkaburkan atas kalian sebagian apa yang kalian ketahui”.
Dan sungguh aku melihat bahwa yang mematahkan punggung ahli bid’ah adalah dua hal:
Pertama: al-jarhu wat ta’dil,
Kedua: Tamayyuz, yaitu memisahkan diri dari mereka, 
Maka tidak boleh bermajlis kepada mereka dan tidak boleh menghadiri ceramah-ceramah mereka”.

📚[nubdzatun mukhtasharah min nasaih Al-allamah Muqbil (61)]

🌐 https://telegram.me/manhaj_salafy

KETELITIAN FIQIH IMAM AHMAD رحمه الله تعالى 


🔭📚. KETELITIAN FIQIH IMAM AHMAD رحمه الله تعالى  (ANTARA MENGANTAR JENAZAH DAN MENGHADIRI WALIMATUL ‘URS) 
💐. Ibnul-Qoyyim -rohimahulloh- berkata:
📝. “Imam Ahmad -rohimahulloh- menyebutkan secara nash (tekstual) bahwa seseorang, jika mengiringi jenazah kemudian dia melihat kemungkaran padanya, dan dia tidak mampu menghilangkannya, sesungguhnya dia TIDAK PULANG (artinya, dia tetap mengantarkannya).
📝. Dan dia juga menyebutkan bahwa jika seseorang diundang untuk menghadiri walimah ‘urs (resepsi pernikahan), kemudian dia melihat kemungkaran dan tidak mampu menghilangkannya, maka hendaknya dia PULANG (tidak menghadirinya).”
💐. Ibnul-Qoyyim berkata : Maka aku bertanya kepada guru kami, Ibnu Taimiyyah -rohimahullloh ta’ala- tentang perbedaan (dua kasus tersebut). 

Beliau mengatakan :
[•]. “(Dalan kasus pertama), sesungguhnya hak dalam mengiringi jenazah adalah HAK SI MAYIT. Maka tidak boleh haknya ditinggalkan karena kemungkaran yang dilakukan oleh orang yang hidup. 
[••]. (Dalam kasus kedua), hak menghadiri walimah adalah HAK TUAN RUMAH (pemilik acara).

Maka jika dia melakukan kemungkaran, gugurlah haknya dengan TIDAK DIPENUHI UNDANGANNYA.”
📋. (I’laamul-muwaqqi’in 4/209)
✅ من دقة فقه الإمام أحمد -رحمه الله-
💯 وَ حـُسـْنِ فــهـم شيخ الإسلام ابن تيمية لأقواله.

❀ فقــه دقيــــق :
❏  قال ابن القيم رحمه الله” :
 نص الإمام أحمد على أن الرجل إذا شهد الجنازة فرأى فيها منكراً ﻻ يقدر على إزالته إنه ﻻ يرجع. 
ونص على إنه إذا دعي إلى وليمة عرس فرأى فيها منكراً ﻻ يقدر على إزالته أنه يرجع. 

❐  قال” فسألت شيخنا ابن تيمية رحمه الله تعالى عن الفرق فقال:
💯  ﻷن الحق في الجنازة للميت فﻻ يترك حقه لما فعله الحي من المنكر.
💯  والحق في الوليمة لصاحب البيت فإذا أتى فيها بالمنكر فقد أسقط حقه من الإجابة. 
📔 إعلام الموقعين (٤/٢٠٩)
Channel : araalfawaiid
📇 Join Channel Telegram :

🔘 http://telegram.me/KEUTAMAANILMU

🔘 http://telegram.me/SERIAKHLAQULKARIMAH

SANDIWARA DUSTA DA’I RODJA – ALI HASAN AL-HALABY BUKAN ANAK MURID ASY-SYAIKH AL-ALBANI -RAHIMAHULLAH-


📩✂↪. SANDIWARA DUSTA DA’I RODJA – ALI HASAN AL-HALABY BUKAN ANAK MURID ASY-SYAIKH AL-ALBANI -RAHIMAHULLAH-
■ Antara persaksian dusta yang banyak sekali kita dengarkan daripada da’i-da’i Rodja antaranya adalah menisbahkan Al-Halaby hadahullah sebagai murid Asy-Syaikh Albany rahimahullah. Apakah hal ini adalah kenyataan yang sebenarnya atau cuma omongan kosong untuk melariskan barang dagangan mereka saja..??
  
∅ Pada acara pembukaan Tabligh Akbar yang lalu di Masjid Istiqlal Jakarta 2012 dengan tema: Fitnah dan Solusinya, salah seorang da’i rodja telah berkata:
“Hadirin sekalian di hadapan kita adalah seorang ‘alim yang tidak asing lagi bagi kita, salah satu ulama Ahlussunnah wal jama’ah, beliau adalah Asy Syaikhul Muhaddits ‘Ali Ibn Hasan bin Ali Ibnu Abdul Hamid Al Halabi Al Atsari hafizhahullahu Ta’ala.
→{ Beliau adalah salah satu murid senior }← dari Al Imam Asy Syaikhul Muhaddits Muhammad Nashiruddin Al Albany Rahimahullahu Ta’ala”
ⓞ Bukti 1: Poster Tabligh Akbar

ⓞ Bukti 2: Rekaman suara – Persaksian Dusta Da’i Rodja terhadap pemuka mereka Al-Halaby – Pembukaan Tabligh Akbar Fitnah dan Solusinya
  
■ Alhamdulillah kini kita telah mendapatkan bukti nyata yang bisa menjelaskan kedustaan dai rodja ini berdasarkan kenyataan yang akan disampaikan berikut.
◈ Asy-Syaikh yang mulia sendiri yakni Al-‘Allamah Al-Imam Asy-Syaikh Al-Albany -ketika ditanya tentang para murid- beliau menjawab sebagaimana dalam kaset no. 174:
→ “Permasalahan ini berbeda-beda pada masing-masing zaman.

(●) Engkau sekarang mengetahui adanya metode dirasah dengan murasalah (surat menyurat), bukan dengan kehadiran seorang murid di hadapan Syaikh.

╰ Oleh karena itu permasalahan ini hanyalah permasalahan istilah saja, tidak ada perkara yang perlu dibesarkan di baliknya yang bernilai.

(●) Jika kita menganggap adanya seseorang yang bisa bertafaqquh melalui kitab-kitab karya seseorang baik yang hidup pada masa dahulu atau sekarang, maka itu bisa dikatakan sebagai murid bagi Syaikh tersebut.

╰ Meskipun tidak mengenal dan tidak menjumpai masanya.

╰ Atau menjumpai masanya namun tidak bertemu dengan orang itu.
[↑] Yang terpenting bisa mengambil tsaqafah (pengetahuan) dari orang itu dan bertafaqquh dengan fikihnya. Sehingga orang seperti ini masih memungkinkan untuk dikatakan sebagai murid si Fulan.
[ Penanya]
Lalu apakah boleh untuk dia mengatakan tentang dirinya bahwa dia adalah murid si Fulan?
[ Asy-Syaikh Al-Albany ]
[✘] Jika mereka (orang yang disampaikan kepadanya -pent) memahami dari ucapannya bahwa dia adalah sebagai murid yang langsung belajar kepadanya maka ini adalah tadlis.

→ Adapun jika mereka tidak memahaminya demikian, maka tidak mengapa mengatakannya sesuai dengan penjelasan yang telah saya sampaikan.
[ Penanya ]
Apakah Syaikh memiliki murid?!
[ Asy-Syaikh menjawab ]
saya memiliki banyak murid dengan cara seperti di atas.
[ Penanya ]
Yang saya maksud dengan cara yang lain, yaitu langsung berguru.
[ Asy-Syaikh menjawab ]
Tidak, saya tidak memiliki murid (yang langsung berguru -pent)
[ Penanya ]
Apakah ada di sini?!
[ Asy-Syaikh ]
Di sini tidak ada! Di Syam dahulu pernah ada!
–selesai-.
ⓞ Bukti 3: Rekaman suara – Asy-Syaikh Nashruddin Al-Albani tidak punya murid di Yordan
▲▲ [ 1/2 ] ▲▲

▲▲ [ 2/2 ] ▲▲
[ Asy-Syaikh Al-Albany rahimahullah ditanya ]
Siapakah murid Anda yang paling menonjol yang Anda nasehatkan kepada kami untuk membaca kitab-kitabnya?
[ Beliau menjawab ]
■ “Hakekatnya saya tidak memiliki murid-murid yang maknanya seperti kata tersebut,
(●) tetapi di sana ada beberapa orang yang sering bolak-balik menemui saya di sana di Amman (ibu kota Yordania) dan mereka meminta bimbingan kepada saya berkaitan hal-hal yang menyulitkan mereka dalam mentahqiq kitab-kitab.

→ Diantara mereka adalah saudara kami Ali Abdul Hamid Al-Halaby, lalu saudara kami Salim Al-Hilaly. Jadi dua orang ini termasuk yang sekarang konsentrasi melakukannya, yaitu menulis. Terkhusus orang yang pertama dia memiliki beberapa risalah yang menunjukkan kesungguhannya di bidang ini. Maka kami mengharapkan untuk masa depan yang cerah insya Allah.”
ⓞ Bukti 4: Fatawa Rabigh no. 5 menit 39 detik 27 hingga menit 40 detik 45.

ⓞ Bukti 5: Rekaman suara – Fatawa Rabigh no. 5 – Siapa Murid Al-Albany yang menonjol
  
🚇AL-HALABY BUKAN MURID ASY-SYAIKH AL-ALBANY
Asy-Syaikh Muhammad bin Hady Al-Madkhaly hafidzahullah berkata ketika beliau membicarakan sebuah masalah:
■ “Jika Al-Halaby misalnya mengingkari kita maka yang dia ingkari ini terdapat pada perkataan Asy-Syaikh yang dia ini (Al-Halaby) mengklaim beliau sebagai gurunya.
(●) Dan Al-Albany telah menjadikan sebagai contoh bahwa yang termasuk mustafid (orang yang mengambil faedah) dan bukan termasuk muridnya adalah Ali Hasan Abdul Hamid.
[↑] Dan saya telah mendengar kaset ini dan saya katakan, ‘Alhamdulillah yang menjadikan Asy-Syaikh Nashir (Al-Albany) rahimahullah membuat permisalan bagi seorang mustafid dan bukan termasuk murid-murid beliau, hanya mustafid, adapun thalib atau tilmidz (murid) tidak.
[✘] Beliau tidak menjadikan sebagai contoh kecuali Ali Hasan.’ Allahu Akbar.
[↑] Seakan-akan Allah telah memberikan taufik kepada imam ini untuk mengucapkan kalimat ini karena perkara yang hanya diketahui oleh Allah di masa ini yang akan terjadi pada diri orang ini (Al-Halaby).
[✔] Jadi beliau membuat contoh bagi orang-orang yang mengambil faedah dari beliau dan mereka bukan murid-murid beliau. 
[✔] Benar jika yang dimaksud adalah murid-murid yang maknanya umum yaitu yang mengambil faedah dari kitab-kitab beliau, yaitu Ali Hasan. Ini terdapat dan terekam dengan suara Asy-Syaikh Nashir dan ini terdapat di internet…”
ⓞ Bukti 6: Rekaman suara – Penegasan Asy-Syaikh Muhammad bin Hadi bahawa Al-Halaby bukan murid Asy-Syaikh Al-Albany
Selengkapnya di:

📀[ Video ] https://www.youtube.com/embed/6oR85affErE

🌏[ Web ] http://www.alfawaaid.net/2013/01/sandiwara-dusta-da-rodja-ali-hasan-al_21.html 

₪ Dari situs TPAH
🌐 Turut Menyebarkan >> http://telegram.me/KEUTAMAANILMU
※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※

IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII

ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf
➥ #VideoFawaid #Manhaj #Bantahan #sandiwaradusta #sururi #turatsi #halabi #rodja #bukan #anak_murid #alAlbani

KEUTAMAAN ILMU DAN ORANG YANG BERILMU


الدين القيم:

💡🌿🍂💥KEUTAMAAN ILMU DAN ORANG YANG BERILMU

▪️Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
“من سلك طريقا يبتغي فيه علما سهل اللّٰه له طريقا إلى الجنة، وإن الملائكة لتضع أجنحتها لطالب العلم رضا بما يصنع، وإن العالم ليستغفر له من في السماوات ومن في الأرض حتى الحيتان في الماء، وفضل العالم على العابد كفضل القمر على سائر الكواكب، وإن العلماء ورثة الأنبياء، وإن الأنبياء لم يورثوا دينارا ولا درهما، وإنما ورثوا العلم، فمن أخذ به أخذ بحظ وافر”.

  

“Barangsiapa yang menempuh suatu perjalanan untuk mencari ilmu maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga dan sesungguhnya para malaikat meletakkan sayapnya bagi penuntut ilmu karena ridha terhadap apa yang ia perbuat, dan sesungguhnya seorang alim akan dimintakan ampun oleh penduduk langit dan bumi hingga ikan-ikan di lautan, dan keutamaan seorang alim di atas seorang ahli ibadah seperti keutamaan bulan di atas bintang-bintang, dan sesungguhnya para ulama merupakan para pewaris para Nabi dan sesungguhnya para Nabi tidaklah mewarisi dinar dan dirham namun mereka mewarisi ilmu maka barangsiapa yang memperolehnya maka sungguh ia telah mendapatkan bagian yang besar”. Riwayat At Tirmidzi dari hadits Abud Darda’ radhiallahu ‘anhu dan dihasankan oleh At Tirmidzi dan selainnya, Al ‘Allamah Rabi’ berkata : “Dan ia hadits yang hasan dan bisa dijadikan hujjah”.
▪️Asy Syaikh Al Allamah Robi’ Bin Hadi Al Madkhaly حفظه اللّٰه berkata :
▪️Para malaikat tidaklah meletakkan sayapnya untuk para raja dan tidak pula untuk para pedagang dan tidak pula untuk para pencari dunia dan selain mereka dan tidak pula untuk para ahli ibadah dan orang-orang shalih hingga para mujahidin tidaklah para malaikat meletakkan sayap-sayapnya untuk mereka, akan tetapi para malaikat meletakkan sayap-sayapnya bagi penuntut ilmu, ini merupakan bentuk pemuliaan dari Allah Tabaraka Wa Ta’ala bagi para penuntut ilmu dan penyemangat bagi mereka dan kita tidaklah menganggap hal itu mustahil dikarenakan para malaikat diperintahkan oleh Allah untuk memperhatikan kaum mukminin.

Allah berfirman :
“الذين يحملون العرش ومن حوله يسبحون بحمد ربهم ويؤمنون به ويستغفرون للذين آمنوا..”الآية.
“Para malaikat yang memikul Arsy dan para malaikat di sekitarnya mereka bertasbih dengan memuji Rabb mereka dan mereka mengimaniNya dan mereka memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman”. Ghafir : 7.
📚Sumber : Marhaban Ya Thalibal ‘ilmi hal. 116-117.

قال الشيخ الإمام ربيع بن هادي المدخلي – حفظه اللّه تعالى -:
والملائكة تضع أجنحتها رضًا لطالب العلم ، الملائكة ما تضع أجنحتها لا للملوك ولا للتجار ، ولا لطلاب الدنيا ، ولا لغيرهم ، ولا حتى للعُبَّاد ، ولا للصالحين ، حتى للمجاهدين ما تضع أجنحتها ، بل تضع أجنحتها لطالب العلم ، هذا تكريم من اللّه – تبارك وتعالى – لطلاب العلم ، وتشجيع لهم ، ولا نستبعد ذلك ، فإن للملائكة بأمر اللّه عناية للمؤمنين.
مرحبا يا طالب العلم ص ١١٧📒
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿

telegram.me/dinulqoyyim

SAYYID QUTHB DI MATA ASY SYAIKH AL ‘ALLAMAH MUHAMMAD BIN SHALIH AL ‘UTSAIMIN RAHIMAHULLAH


الدين القيم:

🔥❌💥⛔️SAYYID QUTHB DI MATA ASY SYAIKH AL ‘ALLAMAH MUHAMMAD BIN SHALIH AL ‘UTSAIMIN RAHIMAHULLAH

💡Asy Syaikh Al ‘Allamah Ubaid Bin Abdillah Al Jabiry حفظه اللّٰه berkata :
🌿Telah menceritakan kepadaku Saudara Dr. Abu Mu’adz Abdullah Bin Zaid Al Muslim dari ‘Unaizah dari Asy Syaikh Muhammad Bin ‘Utsaimin rahimahullah bahwasanya beliau berkata tentang Sayyid Quthb :
“Kalau bukan karena sikap wara’ niscaya kita akan menyatakan bahwa ia kafir”.
🌿Dan aku (Syaikh Ubaid Al Jabiry) katakan :

Asy Syaikh Muhammad (Bin ‘Utsaimin) rahimahullah tidaklah berbicara dengan omong kosong, Sayyid Quthb dalam ucapannya mengandung sesuatu yang melampaui apa yang diketahui pengharamannya dari agama ini secara pasti dan jika engkau mau maka engkau katakan :

Ia telah terjatuh dalam pembatal dari pembatal-pembatal keislaman ;

🔹Ia menzhalimi (menghina) para Nabi-Nabi Allah ; menghina Nabi Musa dan Nabi Adam

🔸Ia berpemahaman wihdatul wujud

🔹Dan berpemahaman Jabriyyah.
▪️Orang yang mengetahui hakekat kitab tafsirnya yang berjudul “Fi Zhilalil Quran” (Di Bawah Naungan Al Quran) akan mengetahui hal ini.
▪️Dan pada hakikatnya tafsir tersebut tidak layak disebut Fi Zhilalil Quran, aku katakan dan aku tidak mendapati kerendahan (untuk mengucapkannya) bahwa tafsirnya tersebut layak disebut Fi Zhilalisy Syaithan (Di Bawah Naungan Syaithan).
▪️Al Quran berlepas diri dari tafsirnya tersebut, ambillah ucapanku ini dan jangan takut untuk menceritakannya.
📚Majmu’atur Rasailil Jabiriyyah hal : 199-200.

📘📕 فائدة
قال الشيخ :  عبيد الجابري : حفظه الله :
🍃 حدثني الأخ الدكتور :

أبو معاذ عبدالله بن زيد المسلم 

من أهالي عنيزة عن الشيخ

 محمد بن عثيمين

 رحمه الله : أنه قال في سيد قطب :
🚫 لولا الورع لقلنا بكفره،، 🚫
✋وأنا أقول :

الشيخ محمد  : رحمه الله :

ما تكلم من فراغ ،

👈 فسيد قطب في كلامه ما هو مجاوزٌ لما هو معلومٌ تحريمه من الدين بالضرورة ،

 

وإن شئت فقل :

وقع في ناقض من نواقض الإيمان ؛ 

♦ تطاول على أنبياء الله ؛

 على موسى وعلى آدم

♦  وقال بوحدة الوجود 

♦ وقال بالجبر ،،
يعرف هذا من خبر كتابه التفسير المسمى :

(في ظلال القرآن)
وهو – في الحقيقة

– ليس في ظلال القرآن

 -أقولها ولا أجد غضاضة

هو : في ظلال الشيطان،،
القرآن منه بريء خذوها عني ولا تتورعوا في التحديث بها ،،
👆من كتاب 

[ 📚 مجموعة الرسائل الجابري ]

[ من ص199 إلى 200 ]
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿

telegram.me/dinulqoyyim

(DOWNLOAD AUDIO) KAJIAN SALAFY PURBALINGGA -KAJIAN PEKAN KE TIGA-EMPAT JULI 2017


بسم الله الرحمن الرحيم 
╔═ ❁💽📀💿❁ ═══════════     

ALHAMDULILLAH AUDIO KAJIAN AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH PURBALINGA 

📥 yang dapat diunduh hari ini :
╚══════ ❁💽💿📀❁ ══════╝
1⃣ 📚Prinsip Akidah Ahlussunnah Wal Jamaah Pertemuan ke 30 🔽 http://bit.ly/2vf1hdM dan 31 🔽 http://bit.ly/2tWSwWj , 💺Ustadz Ibrohim
2⃣📚 Bimbingan Fiqh untuk Masyarakat pertemuan ke 24 (Haidh) 🔽 http://bit.ly/2uQbds6 , 💺Ustadz Harits
3⃣📚 Keutamaan Agama Islam pertemuan ke 13 🔽http://bit.ly/2f16ksg , 💺Ustadz Ibrohim
4⃣📚Darah Kebiasaan Wanita pertemuan ke 10 🔽http://bit.ly/2ucA9rM , 💺Ustadz Harits
5⃣ 📚Perkataan yang Indah Wasiat dalam Bermanhaj  pertemuan ke 13 🔽 http://bit.ly/2vaNtRS , 💺Ustadz Harits
6⃣📚 Aqidah Salafushsholih pertemua ke 6 🔽 http://bit.ly/2ucmRM5 💺 Ustadz Harits
💐 Berbagi Faidah dengan Audio Kajian
■◎■◎■◎■

🔰🌠Forum Salafy Purbalingga
↗JOIN dengan kami di chanel:

http://telegram.me/ForumSalafyPurbalingga

KELOMPOK IKHWANUL MUSLIMIN MERUPAKAN INDUK YANG MENELURKAN JARINGAN-JARINGAN TERORISME


الدين القيم:

🔥❌💥👣KELOMPOK IKHWANUL MUSLIMIN MERUPAKAN INDUK YANG MENELURKAN JARINGAN-JARINGAN TERORISME
🌿Asy Syaikh Al Allamah Ubaid Bin Abdillah Al Jabiry حفظه اللّٰه berkata :

▪️Sayyid Quthb adalah pemimpin kelompok Quthbiyyah, dan Quthbiyyah merupakan salah satu dari dua sayap Ikhwanul Muslimin yang mana pemimpin jaringan rahasia mereka yaitu Ali ‘Isymawy berkata tentangnya :

“Tidaklah keluar suatu kelompokpun melainkan dari bawah baju Ikhwanul Muslimin”.
▪️Maka Sayyid Quthb merupakan Ibnu Baaz-nya Ikhwanul Muslimin.
▪️Dan tidaklah menimpa masyararakat-masyarakat kita pada hari ini berupa peristiwa-peristiwa menakutkan baik peledakan, pembunuhan maupun pengkafiran tanpa belas-kasihan melainkan mayoritas para pembawa pemikiran-pemikiran yang menyimpang dan rusak ini kembali kepada Sayyid Quthb.
▪️Maka ia (Sayyid Quthb) adalah pembawa bendera takfir pada masa ini, mereka mau atau tidak.
▪️Dan kita walillahil hamd tidaklah membicarakannya dan selainnya melainkan di atas bukti.
▪️Dan kita mengetahui juga bahwa ucapan kita ini tidak akan membuat ridha kebanyakan dari manusia bahkan kalau tidak membuat marah kebanyakan manusia namun kita mengucapkan kebenaran dan kita tidak takut terhadap celaan orang yang mencela, dengan dalil yang terang yang apabila didengarkan oleh orang yang munshif (sportif) maka ia akan menerimanya.
▪️Sebagaimana saudara kita Abu Umar Asy Syaikh Abdul Aziz Al Khalifah dari wilayah Ar Rass yang merupakan pengajar di kementrian pendidikan telah menceritakan kepada kami bahwa Asy Syaikh Al ‘Utsaimin Rahimahullah memvonis kelompok Ikhwanul Muslimin dan Jamaah Tabligh sebagai kelompok bid’ah.
▪️Ceritakanlah hal ini kepada manusia, katakanlah : Telah menceritakan kepada kami Ubaid Al Jabiry, ia berkata : Telah menceritakan kepada kami Abu Umar As Syaikh Abdul Aziz Al Khalifah dan beliau menyebutkan dua orang yang lain yang bersaksi atas hal ini.
📚Majmu’atur Rasailil Jabiriyyah hal : 199-200.

✋ وقال حفظه الله أيضا :
🍃سيد قطب هو

 *إمام القطبية*،،
♦والقطبية هي :

أحد جناحي الاخوان المسلمين ، 

التي قال فيها رئيس تنظيمهم السري

 *علي عشماوي*:
*إنه ما خرجت جماعة إلا من تحت عباءة الإخوان المسلمين،،*
🔺فسيد قطب هو

 *ابن بار للإخوان المسلمين* 
🔴وما أصاب مجتمعاتنا اليوم بحوادث مروعة من تفجيرا واغتيالات وتكفير بلا هوادة إلا وكان جل حملة هذه الأفكار المنحرفة الفاسدة هم :
*عالة على سيد قطب،،*
🚫فهو *حامل لواء التكفير في هذا العصر*، 

شاء القوم أم أبوا،،
🔺ونحن ولله الحمد لا نتكلم فيه

 ولا في غيره إلا عن بينة وبرهان،،
🔺ونحن نعلم أيضاً أن كلامنا هذا لا يرضي كثيراً من الناس ،

 إن لم يغضب أكثر الناس ،

 لكن نقول الحق ولا نخشى في الله لومة لائم ، بالدليل الساطع القاطع الذي إذا سمعه المنصف يقبله ،،
🍃 كما حدثنا أخونا *أبو عمر

 الشيخ عبدالعزيز الخليفة*

من أهالي الرس ،

 مدرس في وزارة التربية

 أن الشيخ العثيمين  رحمه الله :
بدع جماعة الاخوان وجماعة التبليغ،،
♦حدثوا الناس بهذا ، 

قولوا:

حدثنا عبيد الجابري قال حدثنا أبو عمر الشيخ عبدالعزيز الخليفة وذكر معه رجلين آخرين يشهدان على هذا ،،

👆من كتاب 

[ 📚 مجموعة الرسائل الجابري ]

[ من ص199 إلى 200 ]
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿

telegram.me/dinulqoyyim