Tag Archives: ahli bid’ah

BEKERJA SAMA DENGAN AHLI BID’AH DAPAT MELEMBEKKAN DAKWAH 


Penuhilah Harimu Dengan Ilmu:

📜🌷Berkata Asy-syeikh Muqbil rahimahullah:
“Sesungguhnya ta’awun (kerja sama) bersama ahli bid’ah itulah yang melembekkan dakwah, dan itulah yang menjadikan afganistan sebagai pembantaian kaum muslimin disebabkan mereka bercampur aduk, ini hizbi, ini shufi dan ini ikhwani, maka harus tampil beda dan menjauh dari seluruh ahli bid’ah, maka yang aku nasehatkan adalah menjauhi mereka sebab mereka termasuk orang-orang yang memiliki penyimpangan, sebagaimana yang dikatakan oleh Abu Qilabah:
لا تجالسوا أهل الأهواء والبدع فإني لا آمن أن يغمسوكم فى ضلالهم ويلبسوا عليكم ما تعرفون
“Janganlah kalian bermajlis kepada ahlul ahwa dan bid’ah, sungguh aku tidak merasa aman mereka mencelupkan kalian di dalam kesesatan mereka dan mengkaburkan atas kalian sebagian apa yang kalian ketahui”.
Dan sungguh aku melihat bahwa yang mematahkan punggung ahli bid’ah adalah dua hal:
Pertama: al-jarhu wat ta’dil,
Kedua: Tamayyuz, yaitu memisahkan diri dari mereka, 
Maka tidak boleh bermajlis kepada mereka dan tidak boleh menghadiri ceramah-ceramah mereka”.

📚[nubdzatun mukhtasharah min nasaih Al-allamah Muqbil (61)]

🌐 https://telegram.me/manhaj_salafy

KHAWATIRKANLAH DIRIMU JIKA MENUNTUT/MENGAMBIL ILMU DARI ORANG YANG TIDAK JELAS MANHAJNYA


T I C 👉 https://is.gd/TIConline 🌎:

🌷🍃🥀🍂 *KHAWATIRKANLAH DIRIMU JIKA MENUNTUT/MENGAMBIL ILMU DARI ORANG YANG TIDAK JELAS MANHAJNYA* ❗
▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪
📫 *Pertanyaan* :
🔎 Apakah seseorang harus menolak setiap ucapan atau tulisan yg berasal bukan dari kelompoknya

Meskipun ucapan atau tulisan itu bersumber dari ulama dan kitab yg sama yg dijadikan referensi oleh ustadz-ustadznya, bukankah sombong itu menolak kebenaran dan merendahkan manusia ❓
📄 *Jawaban* :
☝🏻 Bismillah , sebuah tulisan atau karya tulis adalah hasil dari keyakinan dan aqidah si penulis sehingga dari manapun sumbernya bahkan walaupun dari Al-Qur’an dan As-sunnah, *MAKA AKAN DIBAWA KEPADA ARAH PEMIKIRANNYA.*
👉🏼 Ana ingat sebuah ucapan Salaf bahwa :
❌ Al-qur’an itu akan jadi (pemahaman) *MU’TAZILAH* jika yang membaca /mengajarinya adalah dari kaum *MU’TAZILAH.*
❌ Akan menjadi *KHAWARIJ* jika yang membawa /mengajarkannya adalah kelompok *KHAWARIJ.*

dst….
➰ Apalagi sekedar karya tulis seseorang yang *SELAIN WAHYU , AKAN MUDAH DIGIRING SESUAI PEMIKIRAN PENULIS /PENGAJAR* tersebut.
❗Banyak sekali kelompok kelompok sempalan dalam Islam.
✋🏼 Maka dari itu janganlah kita merasa aman dari mereka akan *SYUBHAT-SYUBHATNYA ,*

Namun jika kita memiliki ilmu atau seorang ‘alim , Boleh dalam rangka untuk meneliti dan mencocokkan.
👉🏼 Adapun kita yang bukan alim maka *MARILAH KITA MENGKHAWATIRKAN DIRI KITA SENDIRI.*
✅ Cukuplah bagi kita apa yg dituliskan oleh *PARA ULAMA YANG TERPERCAYA AKAN ILMU DAN AQIDAHNYA.*
🏳🏴 Adapun kelompok-kelompok sempalan yang ada , *KITA JANGAN MERASA AMAN DARINYA*❗
💐 Memang ada qoidah mengambil ilmu berbeda dengan mencari ilmu tapi bagaimanapun kita tidak akan bisa memilih dan memilah mana yg baik dan buruk jika tidak ada yg mengarahkan ,

Hal inipun sebagaimana Abu Hurairah yang mendapat kabar dari syaithon , dan tidak beliau terima begitu saja.
✈ Namun, disampaikan kepada Rasul dan saat beliau membenarkan maka beliau baru menerimanya dan itu hakikatnya adalah menerima dari Rosul bukan dari kabar Syaithon .
➰ Menolak tulisan-tulisan kelompok-kelompok yang tidak jelas manhajnya *BUKAN TERMASUK KESOMBONGAN.*

*BAHKAN TERMASUK KEHATI-HATIAN UNTUK MENJAGA KEBENARAN* (keteguhan -pent.) *AGAMA KITA.*
📚 Wal ilmu indalloh .
〰〰〰〰〰

✍🏼 Al-Ustadz Abul Hasan Al-Wonogiry

🌍 kunjungi : http://salafymedia.com/blog/32459/
🚀 Dipublikasikan oleh: 

👉🏿 http://bit.ly/telegramTIC 

👉🏿 http://bit.ly/websiteTIC
📚 WA Tholibul Ilmi Cikarang

__________________________
#Khawatirkanlah #jangan #merasa #aman

NASEHAT UNTUK ORANG YANG TERTIPU


T I C 👉 https://is.gd/TIConline 🌎:

📢⚠💥🔥 NASEHAT UNTUK ORANG YANG TERTIPU
✍🏻 Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi hafizhahullaah
📬 Pertanyaan:
إذا نُصِح بعض الإخوة بعدم مماشاة أهل البدع ومجالستهم أجاب بقوله: أنا مؤصل, ما قولكم حفظكم الله؟
Jika sebagian ikhwah dinasehati agar tidak berjalan dan bermajelis dengan ahlul bid’ah (maka) dia beralasan: “Ilmu saya sudah kokoh kuat”, bagaimana tanggapan anda?
🔓 Jawaban:
نقول له: لو كنت مؤصلا ما مشيت معهم, لو كنت مؤصلا وعرفت منهج السلف وعرفت المخاطر التي تتعرض لها وعرفت الضحايا من أمثالك الذين كانوا مغرورين مثلك، والله لو كنت كذلك ما مشيت مع أهل البدع .
Katakan kepadanya: Seandainya engkau benar-benar orang yang kokoh niscaya engkau tidak akan berjalan bersama mereka, seandainya engkau benar-benar orang yang kokoh dan mengerti manhaj Salaf serta bahaya-bahaya yang akan menghadangnya dan seandainya engkau mengetahui korban-korban yang berjatuhan dari orang-orang semacam dirimu yang mereka tertipu seperti dirimu -demi Allah- seandainya keadaanmu demikian, sekali-kali engkau tidak akan berjalan bersama Ahlul bid’ah.
ويمشي الكثير مع أهل البدع بحجة أنه ينفعهم! يا أخي لم يستفيدوا من العلماء فكيف يستفيدوا منك ؟!!
Banyak orang yang berjalan bersama ahlul bid’ah dengan dalih bahwa dia akan berusaha memberi nasehat kepada mereka, maka kita katakan:

Ya akhi mereka saja tidak mau mengambil faidah maka bagaimana mungkin mereka akan mengambil faidah darimu?
يرفضون قول ابن باز وأقوال الألباني وابن عثيمين رحمهم الله وغيرهم من أئمة الإسلام ويقبلون منك ؟!!
Mereka menolak nasehat Ibnu Bazz, Al Albani, Ibnu Utsaimin rahimahumullah serta para imam yang lain, lalu apa mungkin mereka akan menerima ucapanmu?
هذا هوس, ثم إن تسعة وتسعين بالمائة أنك ستصبح من أذنابهم.
Itu omong kosong, kemudian sesungguhnya 99% kelak engkau akan menjadi kaki tangan mereka.
📚 Sumber || http://www.rabee.net/ar/questions.php?cat=29&id=271
🌏 Kunjungi || http://forumsalafy.net/nasehat-untuk-orang-yang-teripu/
📠 Dikutip dari channel @ForumSalafy
🚀 Dipublikasikan oleh: 

👉🏿 http://bit.ly/telegramTIC 

👉🏿 http://bit.ly/websiteTIC
📚 WA Tholibul Ilmi Cikarang

______________________________

#tertipu

BOLEHKAH MENTAHDZIR AHLI BID’AH DI MEDSOS?


T I C 👉 https://is.gd/TIConline 🌎:

💥⚠⛔🔥 BOLEHKAH MENTAHDZIR AHLI BID’AH DI MEDSOS?
✍🏻 Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah
📬 Pertanyaan:
ما حكم ذكر أهل البدع والتشهير بهم في مواقع التواصل الاجتماعي؟
Apakah hukum menyebut ahli bid’ah dan membuat nama mereka dikenal di media-media sosial?
🔓 Jawaban:
نعم، لأجل التحذير منهم، طيب هذا، التشهير بهم لأجل التحذير منهم والإنكار عليهم، هذا شيء طيب. نعم.
Ya, dalam rangka memperingatkan orang lain dari bahaya mereka, ini bagus, membuat nama mereka dikenal dengan tujuan untuk memperingatkan orang lain dari bahaya mereka dan mengingkari mereka, ini adalah sesuatu yang bagus.
📼 Syarh Fathul Majid, Selasa, 14 Rajab 1438 H
🌍 Sumber || https://twitter.com/One_Way22/status/851855152202076162
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia

⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎

JAWABAN ASY-SYAIKH AZHAR¹ TENTANG ORANG YANG MEMBENCI AL-IMAM RABI’; RABI’US SUNNAH*


Tukpencarialhaq:

❌ _EDISI RUDUD TERBARU_
📌 *JAWABAN ASY-SYAIKH AZHAR¹ TENTANG ORANG YANG MEMBENCI AL-IMAM RABI’; RABI’US SUNNAH*
💺 Oleh Fadhilatusy Syaikh al-Walid Abu Abdillah Azhar Sanaiqarah hafizhahullah
❓ Pertanyaan:
“Salah satu penuntut ilmu di tingkat lanjutan di Jami’ah Islamiyah bertanya:

Wahai Syaikh kami al-Walid Abu Abdillah Azhar Sanaiqarah hafizhahullah-seorang da’i mengaku bahwasanya dia berada di atas manhaj Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Tetapi dia tidak menyukai asy-Syaikh Rabi’ hafizhahullaah. Dia bertanya: Apakah hal itu bisa mencemari akidahnya walaupun sedikit?”
✏ Maka asy-Syaikh hafizhahullah menjawab dengan berkata:
“و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته
Wahai saudaraku yang mulia, aku katakan sebagai jawaban atas pertanyaan yang kau kirimkan kepadaku dari da’i tersebut, yang menyangka bahwa dia termasuk Ahlus Sunnah, dalam kondisi dia tidak menyukai salah satu ‘alim dari kalangan ulama Ahlus Sunnah dan (membenci) salah satu imam dari sekian banyak a-immahnya.
❌  *Adapun orang ini (sang da’i) berlaku padanya perkataan para ulama Salaf, bahwasanya ciri ahli bid’ah dan ahlul ahwa’ adalah celaannya terhadap ulama Ahlus Sunnah. Imam ini (asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi hafizhahullah) yang telah mempersaksikan bagi beliau tentang kemuliaan, ilmu, dan keimamahannya adalah para ulama besar pada masa ini, terkhusus pemuka mereka; asy-Syaikh al-Albani, asy-Syaikh al-Imam Ibnu Baz, dan asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahumullah.* Apabila antara orang ini dan asy-Syaikh Rabi’ terjadi mu’malah dari sekian mu’malah dunia, beliau (misalnya) memakan haknya atau menzhaliminya dan melewati batas terhadapnya dengan sebab itu, maka hendaknya dia (hanya) membenci beliau karena hal itu (saja). Adapun bila tidak terjadi hal tersebut di atas- dan inilah yang sebenarnya terjadi- *berarti dia membenci beliau hanya karena beliau (asy-Syaikh Rabi’) membongkar kedok guru-gurunya. Atau beliau menyingkap aib (penyimpangan) orang-orang yang dia agungkan.* (Dia) melandaskan loyalitas dan permusuhannya karena orang-orang (menyimpang) tersebut. Padahal mereka adalah adalah orang-orang yang sesat  dan ahlu tamyi’ (orang-orang yang tidak punya prinsip dalam beragama-pent). Maka sikap ini (membenci ulama sunnah yang membongkar penyimpangan orang-orang sesat-pent) menunjukan akan penyimpangannya dan (bahwasanya) dia tidak punya kaitan dengan Ahlus Sunnah. Maka orang ini tidak hanya tercemar aqidahnya saja, bahkan yang tercemar adalah aqidah, manhaj, dan akhlaknya (sekaligus). 
Aku memohon kepada Allah ‘Azza wa Jalla agar Dia memberinya hidayah. Ini yang pertama. Dan agar Allah menghindarkan saudara-saudara kita muslimin dari kejelekannya. Dan aku berkata sebagai nasehat untukmu wahai saudaraku yang mulia:
✂ *Da’i seperti ini tidak boleh bagimu menjadikannya sebagai teman, saling berkorespondensi (surat menyurat) dengannya, dan (tidak boleh) mencintainya. Karena diantara prinsip agamamu ini adalah cinta dan benci karena Allah.* Dan (konsekuensi) cinta karena Allah adalah dengan mencintai orang-orang berloyalitas dan bermusuhan karena Allah Tabaraka wa Ta’ala. Sedangkan da’i ini loyalitas dan permusuhannya bukan karena Allah ‘Azza wa Jalla. Akan tetapi (berlandaskan) hawa nafsu dan hizbiyyah (fanatik kelompok) yang berjalan di atasnya semisal orang-orang sesat tersebut.
❗Aku memohon pada Allah agar mencukupi (melindungi) kita dari kejelekan mereka. *Maka wajib atasmu wahai saudaraku yang mulia untuk meninggalkan persahabatan(mu) dengannya, menjauh darinya, dan lari darinya sebagaimana engkau lari dari orang yang menderita penyakit kusta.* Wallahu a’lam.
🍋 Thuwailibul ‘Ilmisy Syar’i (TwIS)
🔎 Muraja’ah: Al-Ustadz Kharisman Abu ‘Utsman hafizhahullah 
🗓 7 Syawwal 1438 H/ 1 Juli 2017
Tukpencarialhaq:

Catatan:
1. Beliau adalah Abu ‘Abdillah Azhar bin Mahmud Sanaiqarah, seorang alim senior Ahlus Sunnah yang berasal dari Aljazair.
🇸🇦 Arabic
🌿 قناة السنه السلفية🌿:

[جديد الردود ] 
جَوابُ الأزهَرِ فِيمَن يُبغِضُ الرَّبِيعَ رَبِيعُ السُّنَةِ

 

🎙لفضيلة الشيخ الوالد 

أبي عبد الله أزهر سنيقرة حفظه الله تعالى
سأل أحد طلبة الدراسات العليا ، في الجامعة الإسلامية شيخنا الوالد أبي عبد الله أزهر سنيقرة –حفظه الله تعالى-، عن دعيّ يدعي بأنه على منهج أهل السنة والجماعة. إلا أنه لا يحب الشيخ ربيع –حفظه الله تعالى-.

قال : فهل يقدح ذلك في عقيدته شيئا !؟
فأجابه الشيخ –حفظه الله تعالى- قائلا :

و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته ، 

أخي الكريم أقول جوابا على السؤال الذي أرسلته إلي من قِبَلِ هذا الدعيّ، الذي يدعي و يزعم أنه من أهل السنة، و هو لا يحب عالما من علمائها و إماما من أئمتها . 

أما هذا الرجل. ينطبق عليه قول من سلف من علمائنا، أن علامة أهل البدع والأهواء الوقيعة في علماء أهل السنة، هذا الإمام الذي شهد له بالقدر والعلم والإمامة كبار أهل علم هذا الزمان، وعلى رأسهم الشيخ الألباني عليه رحمة الله، والشيخ الإمام ابن باز عليه رحمة الله تبارك وتعالى، والشيخ ابن عثيمين عليهم جميعا رحمة الله عزّ وجل، فإذا كان هذا الرجل بينه و بين الشيخ ربيع معاملة من المعاملات الدنيوية. كان قد أكل حقه، أو ظلمه وتعدى عليه بسببها، فله أن يبغضه لأجل ذلك. أما إن لم يكن هذا الأمر- وهذا هو الواقع- إنما أبغضه لأجل أنه فضح شيوخه، أو كشف عوار من يعظمهم ويوالي ويعادي من أجلهم، وهم أهل ضلال و تمييع. فهذا دليل على انحرافه وعدم كونه من أهل السنة. وأن هذا لا يقدح في عقيدته فحسب، بل يقدح في عقيدته ومنهجه وخُلقه.

أسأل الله جل و علا أن يهديه أولا، وأن يدفع شره عن إخواننا المسلمين، وأقول نصيحة لك أخي الكريم: أن مثل هذا الدعيّ لا يجوز لك أن تصاحبه، وأن تراسله، وأن تحبه. لأن من أصول دينك الحب في الله والبغض في الله، والحب في الله يكون بحب من يوالي ويعادي في الله تبارك وتعالى. وهذا ولاؤه وعداؤه ليس لله عز وجل. بل للهوى ولهذه الحزبيات التي سار عليها أمثال هؤلاء الضلال.

أسأل الله عز وجل أن يكفينا شرهم. فالواجب عليك أخي الكريم أن تترك مصاحبته وأن تبتعد عنه وأن تفر منه فرارك من المجذوم 

و الله أعلم.

📝 تفريغ الكلمة : http://cutt.us/KkDCQ

🔊 رابط الصوتية :http://cutt.us/hygB2
  ══════ ❁✿❁ ══════

 📲 قَنـاةُ【السُنّه السَلَفِية】مِـنْ هُنـ↶ـا:

👉       http://cutt.us/WRFgL

Dinukil dari : Chanel Telegram : @tukpencarialhaq

APAKAH MENTAHDZIR AHLUL BIDA’ TERMASUK SIKAP MENCARI-CARI AIB ORANG LAIN ?!


الدين القيم:

🖨📥🗞APAKAH MENTAHDZIR AHLUL BIDA’ TERMASUK SIKAP MENCARI-CARI AIB ORANG LAIN ❓❗️

🔘Berkata Fadhilatusy Syaikh Zaid Bin Muhammad Hadi Al Madkholy رحمه اللّٰه :

☑️Ketahuilah wahai muslim bahwa mentahdzir ahlul bida’ yang mendakwahkan kebid’ahannya di artikel-artikel dan karya-karya tulis mereka bukanlah termasuk mencari-cari aib orang lain, dikarenakan mentahdzir mereka merupakan sunnah yang tegak dan dianjurkan oleh dua wahyu yang mulia (Al Quran dan As Sunnah), dikarenakan meninggalkan penyebutan mubtadi’ tersebut untuk ditahdzir (diperingatkan) dari bahayanya merupakan bentuk meninggalkan upaya amar ma’ruf dan nahi mungkar.
✅Maka pahamilah wahai umat islam agar kita bisa membedakan antara perkara-perkara yang diperintahkan dengan perkara-perkara-perkara yang dilarang, dan agar kita bisa membedakan antara tahdzir dari ahlul bida’ dengan mencari-cari aib orang lain.
📚’Aunul Ahadis Shomad 2/205.
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️✍

Dinukil dari :

telegram.me/dinulqoyyim

SEBAGIAN ULAMA’ SUNNAH MEMUJI SEBAGIAN AHLUL BIDA’ APAKAH SEORANG ALIM INI DIHAJR (DENGAN SEBAB ITU) ?


الدين القيم:

📤💎📌SEBAGIAN ULAMA’ SUNNAH MEMUJI SEBAGIAN AHLUL BIDA’ APAKAH SEORANG ALIM INI DIHAJR (DENGAN SEBAB ITU) ?
🔘Fadhilatusy Syaikh Ubaid Bin Abdillah Al Jabiry حفظه اللّٰه menjawab :
✍Yang pertama : Aku tidak mengetahui satupun alim sunnah baik dahulu maupun sekarang yang memuji ahlul bida’ secara mutlak, hal ini bukan termasuk jalan yang ditempuh oleh salaf.
▪️Dan jika benar ada seorang alim yang memiliki kedudukan dan dakwah yang memuji mereka (ahlul bida’) dengan pujian secara mutlak maka kita katakan bahwa hal tersebut merupakan suatu kesalahan dan kita tidak menerima hal tersebut darinya, namun kita tidak memvonisnya sebagai mubtadi’ selama ia lurus di atas prinsip-prinsip dakwah salafiyyah di atas manhaj salaf

👉kita tidak memvonisnya mubtadi’ selama ia tidak bersikukuh dengan sikapnya tersebut dan selama ia tidak menjadikan sikapnya tersebut sebagai manhaj, maka kalau sampai kepada keadaan tersebut (yaitu ia bersikukuh dengan sikapnya tersebut dan menjadikannya sebagai manhaj baginya) maka ia telah keluar dari sunnah dengan sebab ia melakukan suatu kebid’ahan.
✍Yang kedua : Terkadang seorang Sunny memuji seorang mubtadi’ dengan pujian yang terbatas seperti misalnya seorang Asy’ary membantah seorang Rofidhy dan ia menjelaskan kejelekan-kejelekan kaum Rofidhoh maka kita katakan : Si Fulan benar (dalam bantahannya tersebut) dan semoga Allah membalasnya, ia bagus dalam bantahannya, ini adalah pujian yang terbatas bukan pujian secara mutlak, na’am.

📤Sumber : http://miraath.net/quesdownload.php?id=3814

📌 هل يُهجر العالم الذي يمدح بعض أهل البدع ؟

💥سئل العلامة ﻋﺒﻴﺪ ﺑﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺠﺎﺑﺮﻱ -حفظه الله تعالى-:

(☄) الســ  ـــؤال:

❓أحسن الله إليكم هذا سائل يقول: بعض علماء السنة يمدح بعض أهل البدع فهل يهجر هذا العالم ؟

(📣) الجــ  ـــواب:

✍ أولًا: لا أعلم عالم سنة قديمًا أوحديثًا يثني على أهل البدع ثناءً مطلقًا أبدًا، هذا ليس من مسلك السلف وإن صح أن عالمًا له مقامه وله دعوته أثنى على هؤلاء ثناء مطلقًا فنقول هذا خطأ و لا نقبله منه، لكن لا نبدعه ما دام أنه مستقيم على أصول الدعوة السلفية المباركة على المنهج السلفي المبارك لا نبدعه ما لم ينافح عن هذا ويعاند ويعتقده منهجًا فهذا خرج من السنة بركوبه بدعة.
✍ ثانيًا: يكون أحيانًا ثناء من سني على مبتدع ثناء مقيدًا كأن يرد مثلًا أشعري على رافضي ويبين مخازي الرافضة فنحن نقول أصاب فلان، شكر الله له أحسن في هذا ثناء مقيد لا ثناء مطلق،نعم.

http://miraath.net/quesdownload.php?id=3814

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️📚✍

Dinukil dari:

telegram.me/dinulqoyyim