Tag Archives: khutbah jum’at

PERHATIKAN HAL-HAL YANG TERLARANG KETIKA KHUTBAH JUM’AT BERIKUT INI 


KajianIslamTemanggung:

════════════════════
       🔬 FATWA ULAMA 🔬
════════════════════ 

  
☝❎💺🕌   PERHATIKAN HAL-HAL YANG TERLARANG KETIKA KHUTBAH JUM’AT BERIKUT INI ❗

💺 Fadhilatus Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah
☎ Pertanyaan :
✋ Apa hukum menjawab salam, mendoakan orang bersin (yarhamukallah dan bershalawat kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam pada hari Jum’at saat khatib berkhutbah di atas mimbar❓
💯 Jawaban :
⛔  Semua hal di atas tidak boleh.

Baik mendoakan orang bersin, menjawab salam maupun bershalawat kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam.
👍💯  Namun yang terakhir (shalawat kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam) boleh jika tidak mengacaukan konsentrasi orang lain. Karena shalawat bukan merupakan pembicaraan atau ucapan manusia.
☝  Apabila Rasul shallallahu alaihi wa sallam bersabda, 

“Jika engkau kepada temanmu pada hari Jum’at sementara imam sedang berkhutbah : 

diamlah.

 Maka sungguh kamu telah sia-sia.

Ucapan ‘Diam’

Adalah upaya melarang dari kemunkaran _ Nabi shallallahu alaihi wa sallam menjadikannya sebagai sesuatu yang sia-sia. 

Artinya perbuatan itu akan membuat seseorang kehilangan keutamaan shalat Jum’at.
⛔🗯 Sehingga segala bentuk ucapan manusia adalah haram.

 

✅  Adapun doa dan mengamininya maka boleh selama tidak mengacaukan konsentrasi orang lain.

🖥 Sumber :

[[ Liqa al-Bab al-Maftuh 73 ]]
__

 السؤال:
فضيلة الوالد، ما حكم رد السلام، وتشميت العاطس، والصلاة على النبي -صلى الله عليه وسلم- يوم الجمعة والإمام على المنبر؟
الجواب:
كل هذا لا يجوز، لا تشميت العاطس، ولا رد السلام على المسلم، ولا الصلاة على النبي -صلى الله عليه وسلم- لكن الأخيرة تجوز إذا لم يكن هناك تشويش على الناس؛ لأن الأخيرة ليست خطاباً ولا كلام آدمي، وإذا كان الرسول -صلى الله عليه وسلم- يقول: «إذا قلت لصاحبك يوم الجمعة والإمام يخطب: أنصت فقد لغوت» (أنصت) نهي عن منكر، وجعل النبي -صلى الله عليه وسلم- ذلك لغواً، أي: أنه يفوت على الإنسان فضيلة الجمعة، فكل خطاب لآدمي فهو حرام، وأما الدعاء والتأمين عليه فهذا جائز إذا لم يحصل فيه تشويش.
المصدر: لقاء الباب المفتوح [73]

•••┈••••○❁🌖❁○••••┈•••
✍🏻WhatsApp

Ⓚ①ⓉⒶ🌏ⓈⒶⓉⓊ

Bagi-bagi faedah ilmiahnya….ayo segera  bergabung

🌐📲 Join Channel Ⓚ①Ⓣ

https://bit.ly/KajianIslamTemanggung

📻📡 Dengarkan Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia

http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia

≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

(DOWNLOAD AUDIO KHUTBAH JUMAT)  AKHLAK MULIA-Al Ustadz Muhammad Umar as Sewed hafidzahullohu 


Salafy Cirebon:

📮📮📮
بسم الله الرحمن الرحيم

`💽 Audio Khubah Jum’at
📆 06 Syawal 1438 H/ 30  Juni 2017

🏡 Dari Masjid Abu Bakar As siddiq, Ma’had Dhiyaus Sunnah Cirebon

💺 Bersama:

Al-Ustadz  Muhammad bin Umar Assewed حفظه الله
*📖 AKHLAK MULIA*
🔂 Link Audio  :

http://bit.ly/kumpulankhutbah30062017

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

Live :
📻 107,7 Adhiya FM
📺www.salafycirebon.com
📲 Radio Islam Indonesia [ RII ]

📲 Radio Syariah

========================
🔵 WhatsApp salafy Cirebon

*⬇️ Unduh Kajian*

(DOWNLOAD AUDIO) KHUTBAH JUM’AT YANG BERJUDUL “ASH SHABRU ALA JAURIL AIMMAH SUNNATUN NABAWIYYAH” (BERSABAR TERHADAP KEZHALIMAN PARA PENGUASA MERUPAKAN SUNNAH NABAWIYYAH)


 

💽AUDIO KHUTBAH JUM’AT YANG BERJUDUL “ASH SHABRU ALA JAURIL AIMMAH SUNNATUN NABAWIYYAH” (BERSABAR TERHADAP KEZHALIMAN PARA PENGUASA MERUPAKAN SUNNAH NABAWIYYAH)

📡Disampaikan oleh Fadhilatus Syaikh Dr. Khalid Bin Dhahwi Azh Zhafiry حفظه اللّٰه

📆Pada 18 Jumadats Tsani 1438 H.

 

📌خطبة الجمعة : الصبر على جور الأئمة سنة نبوية.

💥القاها: الشيخ الدكتور خالد بن ضحوي الظفيري حفظه الله تعالى.
في يوم 18 جمادى الثاني – عام 1438هـ

🎗Link Unduhan : http://aldhafiri.net/file/sound/khotb/1438/1438-06-18.mp3

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
telegram.me/dinulqoyyim

HUKUM KHATIB MENGINGATKAN JAMAAH JUM’AT YANG BERBICARA DI TENGAH KHUTBAH JUM’AT


 

⁉️🚫⚠️💥 HUKUM KHATIB MENGINGATKAN JAMAAH JUM’AT YANG BERBICARA DI TENGAH KHUTBAH JUM’AT

✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah

📬 Pertanyaan: Pada sebagian masjid, seringkali orang-orang ajnabi (orang asing) berbicara saat khutbah Jum’at berlangsung. Apakah khatib wajib untuk senantiasa mengingatkan mereka karena mereka berganti-berganti?

🔓 Jawaban:

Apabila orang-orang yang berbicara itu melakukannya di saat khutbah Jum’at, maka khatib wajib berbicara dan mengatakan: “Telah sampai kepada kami bahwa ada sebagian orang yang masih berbicara (di saat khutbah jum’at), maka ini sesuatu yang haram atas mereka.” Lalu dia mendatangkan hadits yang menjelaskan hal tersebut.

Akan tetapi masalahnya, bila yang berbicara itu terkadang dari kalangan yang tidak mengerti bahasa arab, sehingga masalahnya tidak hilang. Maka ketika itu tidak mengapa agar orang yang berada di dekatnya memberikan isyarat supaya diam. Dengan isyarat dan bukan dengan ucapan. Karena menyuruh mereka diam (saat khutbah) dengan ucapan adalah haram. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:

«إذا قلت لصاحبك: أنصت يوم الجمعة والإمام يخطب؛ فقد لغوت»

“Apabila engkau berkata kepada saudaramu “Diamlah” pada hari jum’at sementara imam sedang berkhutbah, sungguh engkau telah berlaku sia-sia.”

📚 Sumber || http://binothaimeen.net/content/1998

⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎

Link Download:

 

DIANTARA BID’AH SEBELUM KHUTBAH JUM’AT


 

💥⚠️⛔️🔥 DIANTARA BID’AH SEBELUM KHUTBAH JUM’AT

✍🏼 Asy-Syaikh Abdul Qadir bin Muhammad al-Junaid hafizhahullah berkata:

‏من البدع قراءة الحديث المتضمن أمر الناس بالإنصات عند صعود خطيب الجمعة المنبر، إذ لا يعرف عن النبي ﷺ وأصحابه ومن بعدهم، وقد أحدث سنة ١١٢٠ هـ

“Termasuk bid’ah adalah membacakan hadits yang berisi perintah kepada manusia agar diam mendengar khutbah ketika khathib Jum’at hendak naik mimbar, karena hal itu tidak diketahui contohnya dari Nabi shallallahu alaihi was sallam dan para shahabat beliau serta orang-orang yang datang setelah mereka, dan bid’ah ini diada-adakan pada tahun 1120 H.”

🌍 Sumber || https://twitter.com/aljuned77/status/864473827111301121

⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎

(DOWNLOAD AUDIO) KHUTBAH JUM’AT


#1

_____________ 🔊🔊

🔊 Audio Khutbah Jum’at

💺 Al Ustadz Muhammad bin Umar Assewed حفظه الله

💎 *Hati yang mati*

📲 Link Audio :
http://bit.ly/2qls5DA

========================

📆 Jum’at, 01 Sya’ban 1438 / 28 April  2017

📃 Masjid Abu Bakar Ash shiddiq / Ma’had Dhiyaus Sunnah Cirebon

🔊 Radio Adhiya Cirebon

Streeming :

💻www.salafycirebon.com

========================

🌈 WhatsApp Salafy Cirebon

📮 Salafy Cirebon

📲 JOIN TELEGRAM :
https://bit.ly/Salafycirebon

 

#2

🔊✴️✅_____________╭SⓂ️®╮

🅰️udio Khutbah JuⓂ️’at
🔅🔅🔅🔅🔅🔅🔅🔅🔅🔅🔅

_*Kewajiban Taat Kepada Syariat Allah dan Tafsir al Qur’an Surat al Balad Ayat 4*_

لَقَدْ خَلَقْنَا الإنْسَانَ فِي كَبَدٍ (٤)

💺 *αl ustαdz usαmαh fαíshσl mαhrí* حفظه الله

📆 Jum’at, 17 Rajab 1438 H / 14 April 2017 M

🕌 Masjid al Huda Sumberkotes Gedangan Kab. Malang

∴ ——————-❖❐❖——————- ∴

Download Kumpulan Audio Khutbah Jum’at
http://url.cn/ZhI2zj
⇏——————–↬◎↫——————–⇍
📱®adio ℹ️slam Ⓜ️alang di Radio Islam Indonesia
💻 salafymalangraya.or.id

°———————–°•✾•°———————–°

🌕 *WA Salafy Malang Raya*

♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️

📥📀✅ unduh di sini

 

#3

مجموعــة طريق السلف:
🔊💽 Khutbah Jum’at – Sifat Tawadhu’ & Sifat Takabur

💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Usamah Mahri حفظه الله

📅 Khutbah Jum’at ll Sifat Tawadhu’ & Sifat Takabur ll 24 Rajab 1438H II 21 April 2017M II Masjid Mujahidin II Malang

📥⏬ Sila muat turun audio rakaman di bawah (16kbps – 3.1MB) – Durasi [26:38] atau dari link berikut (64kbps – 12.2MB) untuk kualiti audio yang lebih jelas:
https://drive.google.com/file/d/0B7tktJYd2TtMMVdQc1J2NlVQUms/view?usp=drivesdk

📚 WhatsApp طريق السلف 📚
🌐 http://www.thoriqussalaf.com
🌐 http://telegram.me/thoriqussalaf

مجموعــة طريق السلف
مجموعــة طريق السلف

Link Unduhan:

 

#4

📀 AUDIO REKAMAN 📀
✅ Khutbah Jum’at
1 Sya’ban 1438 H
28 April 2017 M

▫️Disampaikan oleh:
al Ustadz Abu Thalhah Yahya Hafizhahullahu

🕌Tempat:
Masjid Ibnu Taimiyah
Ma’had Daarus Salaf
Sanggrahan, Grogol, Sukoharjo.
http://maps.google.com/?cid=16397456515163383553&hl=in&gl=id
📲 Informasi:
085326317174

📥File Audio: 32kbps
(Durasi 25:45 Menit)

———————-
©Sumber Audio Rekaman:
@radiorasyid
——————–📖

🌅 WhatsApp Salafy Solo
📮 Channel Telegram || https://telegram.me/salafysolo
╚═══════🔎📚

Salafy Solo
——————–📖——————–
🔑 Arsip Fawaid Pilihan:
🌍 Web: http://www.fawaidsolo.com/

Link Download:

download_gif

 

 

#5

5 Perkara Penting Yang Dijaga Dengan Syariat Islam

( http://bit.ly/2qdZyTZ )

╔═ 📀🕌📀 ══════════╗
🇦  🇺  🇩  🇮  🇴
Khutbah Jum’at
╚═════ 📀🕌📀 ══════╝

______________
🖊 Tema : 5 Perkara Penting Yang Dijaga Dengan Syariat Islam
______________

💺 Khotib : Al Ustadz Muhammad Rijal Lc حَفِظَهُ الله

🕌 Tempat : Masjid Umar Ibnul Khotthob  [ Jl. Truntum No 1, Krapyak – Pekalongan ]

📆 1 Sya’ban 1438 H / 28 April 2017

▪️Durasi : 17:53 | Ukuran : 4.21 MB

▪️Link Download : http://bit.ly/2qdqeBp

Semoga bermanfaat

______________
📱chanel telegram http://bit.ly/radiomasjidumar
________________________
💻 radiomasjidumar.com

Untuk versi irit kuota bisa download disini📥

Khutbah Jum’at : 5 Perkara Penting Yang Dijaga Dengan Syariat Islam
╔═ 📀🕌📀 ══════════╗ 🇦 🇺 🇩 🇮 🇴 Khutbah Jum’at ╚═════ 📀🕌📀 ══════╝ ____________________

TANYA JAWAB SEPUTAR SHOLAT JUM’AT


*Apakah Orang Yang Khutbah Jum’at dia juga yang menjadi Imam?

Jawab :

Pertanyaan antum kami jawab secara berurut sebagai berikut :

Kedelapan : Seorang yang khutbah jum?at tidaklah diharuskan dan tidak pula disyaratkan padanya agar mengimami shalat jum?at tersebut, karena sepanjang yang kami ketahui tidak ada dalil yang mengharuskan hal itu. Bahkan dalil yang ada justru menunjukkan tidak harusnya hal tersebut seperti hadits ?Abdullah bin Mas?ud radhiyallahu ?anhu riwayat Muslim dimana Rasulullah shollallahu ?alaihi wa alihi wa sallam bersabda :

وَلاَ يَؤُمَّنَّ الرَّجُلُ الرَّجُلَ فِيْ سُلْطَانِهِ

Dan janganlah sekali-sekali seseorang mengimami seseorang dalam wilayahnya.

Wilayah yang dimaksudkan dalam hadits ini mencakup wilayah umum seperti pemerintahan atau wilayah khusus seperti kalau ia seorang Imam tetap pada suatu mesjid atau ia di rumahnya. Maka hadits ini menunjukkan apabila ada khatib yang khutbah pada suatu mesjid yang mempunyai Imam tetap maka Imam tetap itulah yang lebih berhak untuk menjadi Imam.

Dan juga Rasulullah shollallahu ?alaihi wa alihi wa sallam bersabda dalam hadits Ibnu Mas?ud riwayat Muslim :

يَؤَمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤُهُمْ لِكِتَابِ اللهِ

Hendaknya yang mengimami suatu kaum adalah orang yang paling pandainya membaca Al- Qur`an?.

Hadits ni juga berlaku umum seperti dalam keadaan diatas. Wallahu A?lam.

Sumber: http://www.an-nashihah.com/isi_berita.php?id=37

Dinukil dari: http://www.darussalaf.or.id/stories.php?id=523

=====================================================

* Batal Saat Sholat Jum’at

Assalamu’alaykum,
Ana mau tanya apabila kita batal saat Sholat Jum’at,apakah kita harus sholat 2 roka’at sendirian sebagai pengganti sholat yang batal tadi atau menggantinya dengan sholat Dzuhur?
Jzakallohukhoironkatsiro

Hamza <azah_smi@…>

Dijawab Oleh:

Al Ustadz Abu Zakariya al-Makassari

Bismillahirrahmanirrahim, seseorang yang batal dalam pengerjaan shalat jum’at atau dia terlewatkan pengerjaan shalat jum’at, hingga dia tidak mendapatkan shalat jum’at sama sekali, atau dalam pandangan beberapa ulama: Dia tidak mendapatkan satu rakaat-pun dari shalat jum’at, orang tersebut diharuskan mengerjakan shalat dhuhur 4 rakaat jika dia mukim, dan jika dalam keadaan safar dia mengerjakannya 2 rakaat, shalat qashar..

Berdasarkan hadits, “Barang siapa yang mendapatkan satu rakaat dari suatu shalat, maka telah mendapatkan shalat tersebut.” Hadits muttafaq ‘alaihi dari hadits Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu.

Makna yang tersirat dari hadits ini, jika seseorang tidak mendapatkan satu rakaat -terlebih lagi jika sama sekali tidak mendapatkan shalat jum’at karena batal atau terlewatkan- maka dia tidaklah medapatkan shalat jum’at dan hanya dikenakan keharusan mengerjakan shalat dhuhur.

Adapun masalah kapan seseorang yang masbuk dikategorikan mendapatkan shalat jum’at, apakah dengan mendapatkan khutbah atau shalat atau satu rakaat atau salam imam… masalah ini merupakan masalah khilafiyah dikalangan ulama mutaqaddimin. Pendapat yang lebih tepat -insya Allah- seorang makmum dianggap mendapatkan jum’at jika mendapatkan satu rakaat bersama imam. Berdasarkan hadits Abu Hurairah di atas. Dan pendapat ini merupakan pendapat mayoritas ulama baik dikalangan shahabat maupun generasi tabi’in. Wallahu A’lam.

Dinukil dari: http://groups.yahoo.com/group/nashihah/message/3259

====================================================

* Fatwa Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi’i

Soal :

Apakah disyariatkan dalam sholat Jum’at seorang dikhususkan menjadi khotib dan seorang lagi dikhususkan menjadi imam?

Jawab :

Ini bukan perkara yang masyru’ (disyariatkan) mengkhususkan seorang menjadi khotib dan seorang lagi menjadi imam dalam sholat Jum’at atau sholat Ied, tidak ada perkara yang demikian dari hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam , demikian juga pada zaman sahabat. Maka, jika seorang khotib telah selesai berkhutbah, kemudian memimpin shalat jamaa’h bersama kaum muslimin dan membaca surat dalam al-Quran semampu yang telah dia hafalkan.

(Diterjemahkan dari kitab Ijabatus Sail ‘ala Ahammi Al Masail oleh Ustadz Abu ‘Isa Nurwahid)
Sumber: Buletin Da’wah Al Atsary, Semarang Edisi 4/1427H

Dinukil dari: http://www.darussalaf.or.id/stories.php?id=167

=====================================================

* Tanya sholat sunnah ba’da jum’at

Tanya:

Assalämu àlaykum
ana mau nanya, adakah sholat sunnah ba’da jum’at 6 rakaat?
Jazäkumullohu khoiyron katsiro

Dijawab Oleh:

Al Ustadz Dzulqarnain Bin Muhammad Sunusi

Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh

Yang ada dalam tuntunan  riwayat Abu Hurairah bahwa Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila salah seorang  dari kalian telah melakukan sholat jum’at maka sholatlah empat raka’at setelahnya.” (Dikeluarkan oleh Imam Muslim)

Dan dalam hadits Ibnu Umar, beliau melakukan sholat sunnah jum’at di rumah beliau sebanyak dua raka’at. Dan beliau menyandarkan hal tersebut dari perbuatan Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam. (Dikeluarkan oleh Al-Bukhary dan Muslim)

Maka nampak bahwa sholat enam raka’at sekaligus setelah jum’at adalah hal yang menyelisihi dua hadits di atas, dan saya tidak menemukan adalah hadits yang menjelaskan bahwa enam raka’at sekaligus.

Sebagian ulama ada yang memandang boleh melakukan enam raka’at dengan melaksanakan empat raka’at di mesjid dan dua raka’at di rumah.
Ada juga yang berpandangan bahwa dikerjakan kadang 4 raka’at dan kadang 2 raka’at.
Ana kira dalam hal ini ada keluasan.

Wallahu A’lam

Dinukil dari: http://groups.yahoo.com/group/nashihah/message/1477

=====================================================

* Tentang tata cara duduk ketika menyimak khutbah jum’at

Tanya:

Tentang tata cara duduk ketika menyimak khutbah jum’at

Jawab:

Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh

Ana tidak ingat sekarang tentang nukilan khusus dalam masalah duduk tersebut. Tapi tentunya bagi siapa yang hadir untuk sholat Jum’at, ia bersiap dengan mengisi shof-shof untuk sholat. Ini yang nampak dari sebagian hadits tentang pembahasan hukum-hukum jum’at.

Wallahu A’lam.

Ditulis oleh
Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi
Ahad, 27 Shofar 1430H
Dhuha berkabut debu tebal, Riyadh, KSA

Dinukil dari: http://groups.yahoo.com/group/nashihah/message/798

======================================================

* Hukum Mandi Pada Hari Jumat

Tanya:

Afwan Ustadz, ada tambahan pertanyaan mengenai hukum mandi Jum’at.
Apakah keutamaan mandi Jum’at itu berlaku umum untuk laki-laki dan perempuan atau khusus hanya laki-laki saja?

Jazaakallohu Khoiron

Jawab:

Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh

Amiin… Semoga kebaikan-kebaikan itu Allah limpahkan untuk kita semua.

Pertama, Mandi jum’at hukum adalah sunnah mu’akkadah menurut pendapat yang terkuat dalam masalah ini. Dan pendapat yang mewajibkan mungkin sangat terarah kalau ditujukan kepada orang yang menghadiri sholat jum’at dengan bau yang mengganggu orang di mesjid, seperti orang yang bau rokok, bau badan dan selainnya.

Kedua, Dalam hadits Abu Hurairah riwayat Al-Bukhari dan Muslim, Nabi shollallahu ‘alaihi wa salllam bersabda, “Siapa yang mandi jum’at dengan mandi janabah. maka….lalu beliau sebutkan keutamaanya. ” Para ulama ada dua pemaknaan terhadap hadits tersebut.

Satu: Maknanya, mandi seperti kaifiat (cara) mandi janabah.

Dua: Maknanya, seorang yang telah beristri mengambil sebab agar dia menjadi junub kemudian melakukan mandi jum’at sekaligus mandi janabah. Dan kedua makna tersebut adalah bagus.

Ketiga, Mandi jum’at itu untuk pelaksanaan sholat jum’at. Jadi pelaksaannya sebelum sholat.

Keempat, Sebaiknya mandi setelah matahari terbit. Namun kalau dilakukan sebelum matahari terbit setelah sholat subuh, saya harapkan hal tersebut adalah sah.

Wallahu A’lam

Ditulis oleh
Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi
Rabu, 9 Shofar 1430H

Dinukil dari: http://groups.yahoo.com/group/nashihah/message/620

=====================================================

* Hukum sholat jum’at bagi wanita

Tanya:

Bismillah
Assalamu’alaikum warohmatulloh wabarokaatuh
Kepada Al-Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi yang semoga Allohu Ta’aala selalu mencurahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada Ustadz dan keluarga serta senantiasa menjaganya.
Ana ada beberapa pertanyaan sebagai berikut:
1. Apa Hukum sholat Jum’at bagi wanita?
2. Sholat apa yang dilakukan para wanita di rumahnya pada waktu sholat Jum’at?
3. Apakah ada dalil yang menganjurkan wanita untuk tetap sholat Jum’at di rumahnya?
Jazaakallohu khoiron,
Firman bin Nugraha Gandasumantri
Dijawab oleh: Al Ustadz Dzulqarnain Bin Muhammad Sunusi
Bismillah,Kepada Al-Akh Firman Primahardika -semoga selalu dalam naungan taufiq, rahmat dan hidayah-Nya-

Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh

Jawaban pertanyaan antum sebagai berikut,

Pertama, Tidak kewajiban bagi perempuan untuk sholat berjama’ah, tidak dalam sholat lima waktu dan tidak pula dalam sholat jum’at. Tapi perempuan yang ingin hadir di sholat berjama’ah adalah boleh dan tidak boleh dilarang sepanjang mereka keluar dengan hijab yang syar’iy, tidak memakai wewangian dan berada di shof terbelakang. Dan di kebanyakan mesjid hal tidak terpenuhi untuk para perempuan karena kondisi masjid yang padat dengan kaum lelaki.

Kedua, Kalau seorang tidak hadir sholat jum’at, karena sakit, safar atau udzur maka sholat adalah sholat zhuhur. Demikian pula perempuan yang tidak menghadiri sholat jum’at. Karena jum’at itu punya kaifiat pelaksanaan tersendiri dan itu tidak terpenuhi pada mereka yang tidak menghadiri sholat jum’at.

Tiga, Tidak ada dalil kuat yang mengwajibkan perempuan sholat jum’at di rumahnya. Bahkan seharusnya dia sholat zhuhur sebagaimana yang telah saya terangkan.

Walllahu A’lam

====================================================

* Tanya tentang Tahiyyatul Masjid Saat Adzan Jum’at

Tanya:

Assalamu ‘alaikum warohmatulloh
>
Ustadz, Pada hari Jum’at, bila kita datang di Masjid pada saat itu
lagi dikumandangkan Adzan Apakah kita mendengarkan adzan sampai selesai, berdo’a, lalu sholat tahiyatul masjid Atau kita langsung sholat tahiyatul masjid, mengabaikan mendengarkan adzan yang sunnah, agar lekas bisa mendengarkan khutbah jumat yang wajib, mohon penjelasan
Jazakallohu khairan

Abu Fadhil

Dijawab oleh: Al Ustadz Dzulqarnain Bin Muhammad Sunusi

 

Wa’alaikumussalam Warahmatullahi wabarakatuh

Mendengarkan khutbah hukumnya adalah wajib. Sedang menjawab adzan
hukumnya sunnah menurut kebanyakan ulama. Tentunya yang wajib lebih
didahulukan, sehingga seorang yang terlambat ketika masuk masjid
sedang khatib sudah di atas mimbar harus segera melakukan tahiyyatul
masjid walaupun adzan jum’at sedang dikumandangkan. Demikiann fatwa
sejumlah ulama kita di masa ini, seperti Syaikh Ibnu ‘Utsaimin, Syaikh
Sholih Al-Fauzan dan lain-lainnya.

Juga perlu saya ingatkan bahwa para ahli fiqih menyebutkan bolehnya
orang yang punya udzur -seperti orang yang sedang sholat, orang sedang dalam kamar mandi, dll- untuk menjawab adzan sekaligus -dari awal hingga akhir- setelah adzan itu dikumandangkan kalau memang ia
mendengarkan adzan tersebut. Wallahuh A’lam.

Semoga jawaban ini bermanfaat. Wallâhu Al-Muwaffiq.

Dinukil dari: http://groups.yahoo.com/group/nashihah/message/20

======================================================

* Tertidur Saat Khutbah Jum’at

 

Tanya:

Bismillah…

Apakah hukumnya tertidur ketika duduk mendengarkan khotbah jum’at, membatalkan wudhu atau tidak membatalkan wudhu ?

 

Dijawab Oleh: Al Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi

Bismillah,

Tidur yang sedikit tidak membatalkan wudhu. Kalau tidurnya lama atau sangat lelap, wajib untuk berwudhu kembali. Wallahualam.

 

Dinukil dari: http://groups.yahoo.com/group/nashihah/message/4884