Tag Archives: al qur’an

HUKUM DOA YANG TERCETAK PADA LEMBARAN AKHIR SEBAGIAN MUSHAF AL QURAN


Penuhilah Harimu Dengan Ilmu:

📜HUKUM DOA YANG TERCETAK PADA LEMBARAN AKHIR SEBAGIAN MUSHAF AL QURAN

✍🏻 Berkata Asy syeikh Al imam Al albani rahimahullah:
 ﺇﻥ ﺍﻟﺪﻋـﺎﺀ ﺍﻟﻤﻄﺒـﻮﻉ ﻓـﻲ ﺁﺧـﺮ ﺑﻌـﺾ ﺍﻟﻤـﺼﺎﺣﻒ ﺍﻟﻤﻄـﺒﻮﻋﺔ ﻓـﻲ ﺗﺮﻛـﻴﺎ ﻭﻏـﻴﺮﻫﺎ، ﺗﺤـﺖ ﻋـﻨﻮﺍﻥ : « ﺩﻋـﺎﺀ ﺧـﺘﻢ ﺍﻟـﻘﺮﺁﻥ »

ﻭﺍﻟـﺬﻱ ﻳﻨﺴـﺐ ﻟﺸﻴـﺦ ﺍﻹﺳـﻼﻡ ﺍﺑﻦ ﺗﻴـﻤﻴﺔ ﺭﺣـﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺗـﻌﺎﻟﻰ، ﻓﻬـﻮ ﻣـﻤﺎ ﻻ ﻧـﻌﻠﻢ ﻟـﻪ ﺃﺻـﻼ ﻋﻦ ﺍﺑﻦ ﺗﻴـﻤﻴﺔ ﺃﻭ ﻏـﻴﺮﻩ ﻣـﻦ ﻋـﻠﻤﺎﺀ ﺍﻹﺳـﻼﻡ .

“Sesungguhnya doa yang yang tercetak pada sebagian mushaf yang tercetak di Turki dan selainnya di bawah judul DOA KHATAM (PENUTUP) AL QURAN dan yang disandarkan kepada Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah maka itu termasuk diantara apa yang kami tidak mengetahui asalnya dari Ibnu Taimiyah dan selainnya dari ulama islam”.

✍🏻 beliau rahimahullah berkata:

 ﻭﻗـﺪ ﺃﻣـﺮﻧﺎ ﺃﻥ ﻧﻜﻠـﻢ ﺍﻟﻨـﺎﺱ ﻋـﻠﻰ ﻗـﺪﺭ ﻋـﻘﻮﻟﻬﻢ ﻭﻣـﺎ ﻻ ﺷـﻚ ﻓـﻴﻪ ﺃﻥ ﺍﻟـﺘﺰﺍﻡ ﺩﻋـﺎﺀ ﻣﻌـﻴﻦ ﺑﻌـﺪ ﺧﺘـﻢ ﺍﻟﻘـﺮﺁﻥ ، ﻣـﻦ ﺍﻟﺒـﺪﻉ ﺍﻟﺘـﻲ ﻻ ﺗﺠـﻮﺯ  ﻟﻌﻤـﻮﻡ ﺍﻷﺩﻟـﺔ، ﻛﻘـﻮﻟﻪ ﺻـﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋـﻠﻴﻪ ﻭﺳـﻠﻢ : ‏« ﻛـﻞ ﺑـﺪﻋﺔ ﺿـﻼﻟﺔ، ﻭﻛـﻞ ﺿـﻼﻟﺔ ﻓـﻲ ﺍﻟـﻨﺎﺭ » ﻭﻫـﻮ ﻣـﻦ ﺍﻟﺒـﺪﻉ ﺍﻟﺘـﻲ ﻳﺴﻤﻴﻬﺎ ﺍﻹﻣـﺎﻡ ﺍﻟﺸـﺎﻃﺒﻲ : « ﺍﻟﺒـﺪﻋﺔ ﺍﻹﺿـﺎﻓﻴﺔ » 
“Dan sungguh kita diperintah mengajak bicara manusia sesuai kadar akal-akal  mereka, dan apa yang tidak diragukan bahwa konsisten pada doa tertentu setelah khatam al quran adalah termasuk bid’ah yang tidak boleh berdasarkan keumuman dalil-dalil, seperti sabda beliau shallallahu alaihi wasallam:
“Setiap bid’ah adalah sesat dan setiap sesat adalah di neraka”.
Dan itu termasuk bid’ah yang dinamakan oleh Imam Asy syathibi dengan BID’AH IDHAFIYAH”.

📚[silsilah adh dhaifah (13/315)]

📂 Bid’ah Idhafiyah ialah memasukkan atau menambah sesuatu yang tidak ada dasarnya ke dalam sesuatu yang disyariatkan sehingga mengeluarkannya dari asal disyariatkannya. Dan kebanyakan bid’ah yang tersebar dikalangan manusia ialah dari jenis ini.

🌐 https://telegram.me/manhaj_salafy

APAKAH BOLEH MELETAKKAN TANDA-TANDA YANG TIPIS PADA MUSHAF DENGAN MENGUNAKAN PENSIL KETIKA SESEORANG MENGHAFALKAN AL QURAN ?


الدين القيم:

📚💢♨️⚠️APAKAH BOLEH MELETAKKAN TANDA-TANDA YANG TIPIS PADA MUSHAF DENGAN MENGUNAKAN PENSIL KETIKA SESEORANG MENGHAFALKAN AL QURAN ?
🔘Asy Syaikh Musthafa Mabram حفظه اللّٰه menjawab :
▪️Tidak, tidak boleh memasukkan ke dalam mushaf dan tidak boleh diberi tanda padanya dengan tanda apapun dan ini merupakan fatwa para ulama’.

👉Aku mendengar guru kami Syaikh Al Fauzan حفظه اللّٰه mengatakan bahwa perbuatan ini tidak boleh.
📚Syarh Al Qowa’idul Mutsla, pelajaran kesembilan.
🌎Sumber : telegram.me/fawaidmbrm

⚠حكم الكتابة على المصحف ⚠

🔹 السؤال: هل يجوز وضع علامات بقلم الرصاص على المصحف -وتكون علامات خفيفة أثناء الحفظ-؟! 

 

أجاب الشيخ مصطفى مبرم حفظه الله:
لا؛ لا يُدخل في المصحف ولا يُؤشر عليه بشيء وهذا فتوى العلماء،

  👈 وسمعت شيخنا الفوزان حفظه الله يقول:” لا يجوز هذا”. 

 
📙 الدرس التاسع / شرح القواعد المثلى.
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️📚✍

Dinukil dari:

telegram.me/dinulqoyyim

BOLEHKAH MEWAKAFKAN HARTA DENGAN NIAT PAHALA UNTUK ORANG YANG TELAH MENINGGAL*❓


Salafy Cirebon:

إنما العيش عيش الآخرة:

بسم الله الرحمن الرحيم 
*🌿⛺BOLEHKAH MEWAKAFKAN HARTA DENGAN NIAT PAHALA UNTUK ORANG YANG TELAH MENINGGAL*❓
Assyaikh Abdul Aziz ibn baz Rahimahullah. 
✈Penanya dari Kuwait ; 
📜Apakah boleh meletakkan mushaf-mushaf dimasjid masjid, apakah orang yang melakukan ini mendapatkan pahala pada setiap huruf yang dibaca dari mushaf ini, meletakkan mushaf tersebut diniatkan pahala orang yang membacanya untuk orang yang telah meninggal, apakah ini disyari’atkan ❓
Jawaban; 🔓
💥Meletakkan mushaf – mushaf di masjid – masjid adalah disyari’atkan dikarenakan hal itu membantu orang yang datang ke masjid untuk membaca Al-Quran, dan orang yang melakukan ini mendapatkan pahala, diharapkan padanya pahala yang besar,
🚨dikarenakan dia termasuk orang yang menolong diatas kebaikan, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam mengatakan ;
 *”Allah menolong hambaNya ketika hamba tersebut menolong saudaranya”*
🛣Beliau shalallahu alaihi wasallam juga mengatakan ; 
 *”Barangsiapa yang membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah akan membantunya”*
🌾Apabila dia mendermakan

👉 mushaf mushaf tersebut,

👉atau kitab-kitab ilmu agama, 
📌(Meniatkan pahalanya) untuk orang-orang yang meninggal, 

*maka mereka mendapatkan pahalanya*, 
📦Apabila dia mendermakan mushaf, atau kitab ilmu agama dari kitab-kitab Hadits yang mulia, kitab tafsir atau fiqh *maka dia pula mendapatkan pahala*,
⚱Dan apabila dia meniatkan wakaf ini (pahalanya) untuk, ayahnya atau ibunya,

maka *dia mendapatkan pahala atas perbuatannya*, dan *untuk yang diniatkan wakaf juga mendapatkan pahala*.
☝Penanya: apa hukumnya menghadiahkan mushaf wahai Syaikh ❓
👋Assyaikh:  bagaimana bentuknya ❓
📝Penanya; saya menghadiahkan mushaf untuk teman saya ❓
✏Assyaikh: hal ini bagus, termasuk dalam bab pemberian, tolong menolong dalam kebaikan dan ketaqwaan, apabila engkau hadiahkan kepadanya  yang engkau lakukan patut disyukuri, 

Tidak mengapa, bagus. 
Alih bahasa; 📚

Abu fudhail Abdurrahman ibn ‘Umar حفظه الله 
Sumber; 📲

https://youtu.be/TeflCA1sLY0

Website; 🌍

Salafycurup.com

Telegram.me/salafycurup

KEBANYAKAN MANUSIA HANYA MENJADIKAN AL-QUR’AN SEBAGAI BARANG SIMPANAN


Salafy Indonesia:

💥❌⛔🔥 KEBANYAKAN MANUSIA HANYA MENJADIKAN AL-QUR’AN SEBAGAI BARANG SIMPANAN
✍🏻 Adh-Dhahhak bin Makhlad rahimahullah berkata:
«يأتي على الناس زمان يعلّقون المصحف حتى يعشش فيه العنكبوت لا ينتفع بما فيه»
“Akan datang kepada manusia suatu zaman di mana mereka akan meletakkan mushaf al-Qur’an begitu saja sehingga menjadi sarang laba-laba dan mereka tidak mengambil manfaat dari kandungannya.”
📚 Jami’ Bayanil ‘Ilmi, jilid 3 hlm. 1023
🌍 Sumber || https://twitter.com/fzmhm12121/status/804019485556539394
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia

⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎

KEUTAMAAN PUASA DAN MEMBACA AL-QUR’AN


KajianIslamTemanggung:

════════════════════
       🌖 PERMATA SALAF 🌔
════════════════════ 
✍🌙🕌💯 KEUTAMAAN PUASA DAN MEMBACA AL-QUR’AN
☝🗯 Berkata Ka’ab:
✍🌙 Nanti di hari kiamat ada yang menyeru dengan mengatakan: Setiap orang yang menanam maka akan diberikan hasilnya dan akan ditambah kecuali 

🕌🌙 “Ahli al-Qur’an dan ahli puasa” karena pahala mereka akan diberikan tanpa ada batasnya dan keduanya akan memberikan syafaat kepada pemilik nya.
📜 Sumber: [[ Lathaaiful Ma’arif 171 ]]
قال كعب: 

« ينادي يوم القيامة مناد بأن كل 

حارث يعطى بحرثه ويزاد غير ؛

« أهل القـــــرآن والصيـــــام » 

يعطون أجورهم بغير حســـاب ويشفعان له .!»
✍… لطائف المعارف لابن رجب (ص:171)].
•••┈••••○❁🌙❁○••••┈•••
✍🏻WhatsApp

Ⓚ①ⓉⒶ🌏ⓈⒶⓉⓊ

Bagi-bagi faedah ilmiahnya….ayo segera  bergabung

🌐📲 Join Channel Ⓚ①Ⓣ

https://bit.ly/KajianIslamTemanggung
≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

MEMPELAJARI AL-QUR’AN TIDAK HANYA DENGAN MEMBACA DAN MENGHAFALNYA SAJA


💐🌻🌷🌹 MEMPELAJARI AL-QUR’AN TIDAK HANYA DENGAN MEMBACA DAN MENGHAFALNYA SAJA

✍🏻 Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata:

‏وليس تعلم القرآن خاصًّا بحفظه وتلاوته، وإنما تعلم العمل به أيضًا، وتعليمه للناس، وبيانه، وبيان معانيه للناس، فهذا من تعلم القرآن.

“Mempelajari al-Qur’an tidak hanya dengan menghafal dan membacanya saja, tetapi juga dengan mempelajari bagaimana cara mengamalkannya, mengajarkannya kepada orang lain, menerangkannya, dan menjelaskan makna-maknanya kepada orang lain, ini semua termasuk bentuk mempelajari al-Qur’an.”

🌍 Sumber || https://twitter.com/salihalfawzan/status/805720222959357952

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎

Hukum Meletakkan Mushaf Al-Qur`an di Bawah


Apa hukum meletakkan mushaf Al-Qura’anul Karim di bawah (tanah/lantai), baik dalam jangka waktu yang pendek maupun lama. Apakah wajib meletakkannya di tempat yang tinggi dari lantai dengan jarak minimal satu jengkal?

Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah menjawab:

Meletakkan mushaf di tempat yang tinggi lebih utama, seperti di atas kursi, rak yang menempel di tembok, atau yang semisalnya dari tempat yang tinggi di atas tanah/lantai.

Dan jika meletakkannya di atas tanah yang suci / lantai karena keperluan tertentu dan bukan dalam rangka menghinakannya, seperti ketika shalat sementara tidak didapati tempat yang tinggi, atau ketika hendak sujud tilawah, maka yang seperti ini tidak mengapa insya Allah dan aku tidak mengetahui larangan dalam hal ini. Namun jika diletakkan di atas kursi, bantal atau yang semisalnya, atau di rak, maka ini lebih menjaga kehati-hatian (dari terjerumus ke dalam kesalahan).

Telah tetap dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa ketika beliau meminta didatangkan Taurat untuk dimuraja’ah (dilihat kembali) -karena orang-orang Yahudi mengingkari (pensyariatan) hukum rajam (ada dalam Taurat)-, beliau pun meminta untuk didatangkan sebuah kursi dan meletakkan Taurat tersebut di atasnya. Kemudian beliau memerintahkan untuk memuraja’ah kembali Taurat sampai ditemukannya ayat yang menyebutkan pensyariatan hukum rajam dan menunjukkan kedustaan orang Yahudi tersebut.

Jika kitab Taurat saja disyariatkan untuk diletakkan di atas kursi karena di dalamnya terdapat Kalamullah subhanahu wata’ala, maka Al-Qur`an itu lebih berhak untuk diletakkan di atas kursi karena Al-Qur`an lebih utama daripada Taurat.

Kesimpulan

Meletakkan mushaf Al-Qur`an di atas tempat yang tinggi seperti kursi, atau diletakkan di rak yang menempel dinding atau celah pada dinding tersebut, maka ini lebih utama dan yang semestinya dilakukan. Karena yang seperti ini menunjukkan pengagungan terhadap Al-Qur`an dan pemuliaan terhadap Kalamullah.

Namun kami tidak mengetahui ada dalil yang melarang orang meletakkan mushaf Al-Qur`an di atas tanah yang suci bersih / lantai jika memang dibutuhkan.

Diterjemahkan dengan sedikit perubahan dari http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=127900

Dinukil dari: http://www.mahadassalafy.net/2012/04/hukum-meletakkan-mushaf-al-quran-di-bawah.html#more-504